Kandungan Rokok dan Bahayanya bagi Kesehatan Anda

Kandungan rokok

Kandungan rokok ; Rokok terdiri dari bahan utama berupa tembakau yang dibungkus menggunakan kertas khusus. Beberapa produsen di Indonesia kadang memberikan campuran rempah-rempah tertentu untuk dapat menghasilkan aroma dan rasa yang diinginkan. Apa rokok benar-benar mengandung bahan yang berbahaya?

 

Go Dok – Kebiasaan merokok menjadi rutinitas wajib yang tak dapat dipisahkan dari para penikmatnya. Bagaimana tidak, sensasi yang dihasilkan dari aktivitas satu ini dianggap mampu membuka cakrawala berpikir disaat kehilangan ide, melepaskan ketegangan saat stress, membunuh waktu disaat sendirian atau sekedar pengisi momen disaat obrolan bersama teman – teman sedang berlangsung. Namun tahukah Anda? Dibalik semua kenikmatan semu tersebut, asap rokok mengandung banyak bahan kimia berbahaya yang nyata-nyata mengancam kesehatan tubuh Anda.

Apakah rokok kandungan rokok benar-benar berbahaya?

Rokok terdiri dari bahan utama berupa tembakau yang dibungkus menggunakan kertas khusus. Beberapa produsen di Indonesia kadang memberikan campuran rempah-rempah tertentu untuk dapat menghasilkan aroma dan rasa yang diinginkan. Mungkin Anda beranggapan bahan-bahan organik di dalam rokok tidaklah seberbahaya seperti yang di informasikan para penyuluh kesehatan. Namun yang perlu Anda sadari adalah: saat rokok dibakar, komposisi dari bahan – bahan tersebut akan menghasilkan lebih dari 5000 bahan kimia yang berbeda. Sebagian besar dari bahan kimia tersebut sangat berbahaya bagi kesehatan tubuh Anda, seperti:

1. Nikotin

Nikotin adalah kandungan utama di dalam pada daun tembakau, yang merupakan komposisi utama dari rokok itu sendiri. Nikotin merupakan suatu zat adiktif, yang bisa membuat Anda menjadi kecanduan setelah berkali-kali menghisap tembakau. Tidak main-main, kandungan rokok yang satu ini dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan, mulai dari gangguan jantung, paru-paru, hingga masalah kesehatan pada otak dan daya ingat Anda. Berbahaya, bukan?

2. Tar

Tar merupakan suatu zat yang dihasilkan dari arang, atau sisa-sisa pembakaran batu bara. Setiap merk rokok memiliki kandungan tar yang berbeda-beda, namun bahayanya tetap saja sama. Paparan terhadap tar dalam jumlah banyak dapat meningkatkan risiko Anda dalam terkena kanker kulit. Tak hanya itu, risiko Anda dalam terkena jenis kanker lainnya, seperti kanker paru-paru, kanker ginjal, dan kanker saluran pencernaan juga akan meningkat. Menyeramkan? Tentu saja.

3. Formaldehyde

Kandungan rokok yang satu ini merupakan zat gas yang tidak berwarna, berbau kuat, dan biasa digunakan dalam pembuatan bahan bangunan, pengolahan kayu, serta lem. Kandungan ini biasa pula ditemukan pada berbagai produk kosmetik sabun, shampoo, dan rokok. Meskipun dalam jumlah sedikit, penghirupan atas gas ini tidaklah dikatakan berbahaya, namun paparan terus menerus terhadap zat formaldehyde dapat memicu datangnya penyakit kanker serta leukemia.

4. Karbonmonoksida

Karbonmonoksida merupakan suatu jenis gas beracun yang biasa ditemukan dan dihasilkan oleh pembakaran batu bara. Dalam kehidupan sehari-hari, zat ini bisa ditemukan pada perapian, kompor, mesin mobil, serta truk. Perokok bisa terpapar zat ini terlalu sering, karena kandungannya pun ditemukan dalam sebatang rokok. Hati-hati! Terlalu banyak terekspos gas karbonmonoksida dapat membuat Anda keracunan gas karbonmonoksida. Gejala keracunan ini biasanya berupa gangguan pernapasan (sesak napas), pusing, sakit kepala, mual-mual, muntah, dan lemas. Jika Anda keracunan tanpa disadari, atau saat sedang tidur, gas karbonmonksida bisa saja membunuh Anda. Menyeramkan, bukan?

5. Hidrogen Sianida

Salah satu kandungan rokok yang berbahaya adalah Hidrogen Sianida, yang biasanya digunakan pada produk-produk pembasmi hama, pestisida, racun hama, kegiatan penambangan, dan pengolahan plastik serta pewarna. Meskipun kandungan ini hanya terdapat dalam jumlah yang sangat sedikit pada sebatang rokok, namun paparannya tetap bisa berbahaya. Efek samping dari zat ini menyerang dan menyebabkan gangguan kesehatan pada sistem organ tubuh Anda yang paling sensitif terhadap kondisi kekurangan oksigen, yaitu sistem syaraf pusat pada otak, jantung, jaringan pembuluh darah, dan paru-paru.

6. Benzene

Benzene merupakan suatu jenis zat cair yang tidak berwarna, mudah terbakar, beraroma manis, dan dapat menguap dengan cepat saat terpapar udara. Zat ini umum ditemukan sebagai bahan utama dalam pembuatan beberapa produk, seperti pestisida, karet, pewarna, detergen, plastik, dan obat-obatan. Zat ini secara alami terdapat pada asap rokok, dan beberapa studi (baik pada hewan maupun manusia) telah menemukan bahwa paparan terhadap zat ini secara terus menerus dapat menyebabkan kanker dan leukemia.

Nah, itu dia beberapa jenis kandungan rokok beserta bahaya yang bisa ditimbulkannya bagi kesehatan Anda. Ingat, masih banyak kandungan zat kimia dalam rokok yang, meskipun kadarnya rendah, namun tetap bisa membahayakan kesehatan Anda. Jadi, ada baiknya Anda menghindari rokok sejak dini. Semoga bermanfaat!

Baca juga:

Konsultasi dokter kini bisa lewat fitur ‘Tanya Dokter’. Download aplikasinya Go Dok di sini.

SF/PJ/MA

Referensi