Jenis Penyakit Liver yang Satu Ini Berbahaya Tahu

Jenis penyakit liver

Jenis penyakit liver, Mengingat pentingnya organ liver bagi fungsi tubuh, ada baiknya untuk menjaga kesehatan fungsi liver. Sebelum terlambat, yuk, sama-sama mengenal jenis penyakit liver yang dapat membahayakan fungsi tubuh Anda.

 

Go Dok – Siapa, sih, yang ingin sakit hati? Mungkin Anda mengira hati yang dimaksud adalah cinta atau perasaan terhadap seseorang, ya? Namun hati yang satu ini merupakan organ hati atau liver yang berada di area sekitar lambung, ya.

Seperti yang Anda ketahui, selain berfungsi membersihkan darah agar terhindar dari penyumbatan, organ hati atau liver memainkan peran penting dalam memproduksi protein dan enzim-enzim yang bermanfaat bagi penyerapan makanan dalam sistem pencernaan.

Sayangnya, organ yang terletak di dalam tulang rusuk bagian kanan bawah ini memiliki kontak langsung dengan segala hal yang masuk ke dalam tubuh. Artinya, organ ini rawan terkena penyakit, deh.

Mengingat pentingnya organ liver bagi fungsi tubuh, ada baiknya untuk menjaga kesehatan fungsi liver dan mengethaui jenispenyakit liver.

Berikut jenis penyakit liver yang dapat membahayakan fungsi tubuh Anda

Penyakit liver oleh alkohol dan sirosis

Konsumsi alkohol yang berlebihan merupakan salah satu penyebab utama gangguan fungsi pada liver. Senyawa yang terkandung dalam minuman yang memabukan mampu meracuni sel-sel dalam hati dan menyebabkan pembengkakan pada organ ini.

Pada tingkatan yang lebih parah, penumpukan lemak pada sel-sel di dalam hati juga dapat menyebabkan fungsi hati tidak bekerja sebagaimana mestinya, lho. Kondisi tersebut juga dikenal sebagai penyakit sirosis.

Pembengkakan atau luka tersebut lah yang menyebabkan gagal fungsi hati. Memang, infeksi minor pada sel-sel di dalam organ ini masih bisa ditanggulangi oleh sel-sel lainnya, namun jika mayoritas sel-sel dalam organ ini rusak, fungsi hati tidak bisa dikembalikan lagi seperti semula.

Maka dari itu, pasien yang telat menemui dokter memiliki kemungkinan kecil untuk sembuh dari sirosis. Serem juga, ya?

Penyakit liver oleh obat-obatan

Selain karena efek alkohol, sel-sel dalam liver juga bisa terganggu dan rusak oleh obat-obatan yang Anda konsumsi, lho. Termasuk, obat-obatan yang memerlukan resep dari dokter!

Memang, sebagian jenis obat perlu dosis yang banyak untuk membuat kerusakan hati. Namun, tidak menutup kemungkinan sebagian lainnya dapat merusak fungsi hati, meskipun sudah sesuai dengan dosis yang dianjurkan oleh dokter.

Obat pereda rasa sakit yang mengandung acetaminophen berpotensi merusak liver jika dikonsumsi dalam jumlah berlebihan. Maka dari itu, ada batas dosis yang harus diikuti pada obat yang umum digunakan sebagai penurun panas dan penghilang sakit kepala ini.

Obat-obatan yang digunakan untuk menurukan tekanan darah dan kolesterol juga mampu merusak fungsi hati. Meskipun dikonsumsi dengan jumlah sesuai resep dokter, sel-sel dalam organ ini bisa mati, lho.

Penyakit liver oleh virus

Hepatitis merupakan istilah untuk pembengkakan pada organ hati. Umumnya, infeksi akibat faktor luar seperti virus adalah tersangka utama dari penyakit hati yang satu ini.

Hepatitis A merupakan jenis penyakit liver yang disebabkan oleh virus yang menyebar melalui makanan (fecal oral). Nah, mereka yang kurang teliti dengan kebersihan lingkungan, termasuk yang paling rawan terserang penyakit ini. Itu mengapa ahli kesehatan menyarankan untuk mencuci tangan sebelum memasak atau makan, karena terbukti dapat menurunkan risiko terkena hepatitis secara drastis, lho!

Hepatitis B menular melalui cairan tubuh, seperti pada organ seksual dan darah. Maka dari itu, mereka yang sering berganti pasangan dan berbagi jarum suntik berisiko besar terjangkit hepatitis B. Nah, sakit kuning menjadi salah satu gejala penyakit ini. Bahkan, jika ditangani lebih lanjut dapat berkembang menjadi kanker hati, lho!

Itulah jenis penyakit liver yang bisa saja menyerang Anda dan mengganggu fungsi hati kapanpun tanpa pandang bulu. Maka dari itu, mulai biasakan pola hidup sehat, seperti mencuci tangan sebelum makan. Semoga bermanfaat!

Baca juga:

Jaga kesehatan Anda dengan gunakan fitur ‘Tanya Dokter’ untuk diskusikan permasalahan kesehatan Anda. GRATIS! Download aplikasi Go Dok, di sini.

NA/PJ/MA

Referensi