Irbesartan ; Efek Samping, Sediaan dan Indikasi

Irbesartan

Irbesartan adalah antagonis reseptor angiotensin II. Obat ini berperan dalam melemaskan atau melebarkan pembuluh darah yang menyempit, yang menurunkan tekanan darah dan meningkatkan aliran darah. Obat ini digunakan untuk mengobati tekanan darah tinggi (hipertensi).

Nama Generik

Irbesartan

Merek Dagang

Aprovel; Arbiten-I; Betavein; Cardiocom; Co-Aprovel; Co-Irvebal; Co-Irvell; Dovapro; Elzar; Fritens; Irbedox; Irbewin; Iretensa; Irtan; Irtan Plus; Irvask; Irvell; Irverbal; Nortens; Opisar; Sobestan; Tensira.

Pengertian

Irbesartan adalah antagonis reseptor angiotensin II. Obat ini berperan dalam melemaskan atau melebarkan pembuluh darah yang menyempit, yang menurunkan tekanan darah dan meningkatkan aliran darah.

Obat ini digunakan untuk mengobati tekanan darah tinggi (hipertensi). Kadang-kadang diberikan bersamaan dengan obat tekanan darah lainnya. Irbesartan juga digunakan untuk mengobati masalah ginjal yang disebabkan oleh diabetes tipe 2.

Golongan

Antagonis Reseptor Angiotensin II; Agen kardiovaskular

Golongan Obat

K (Obat keras)

Sediaan

  • Tablet 75 mg
  • Tablet 150 mg
  • Tablet 300 mg
  • Tablet salut selaput 150 mg
  • Tablet salut selaput 300 mg.

Indikasi

Dosis untuk pemberian secara oral (tablet dan tablet salut selaput)

  • Nefropati diabetik
    • Dosis dewasa untuk target dosis perawatan: 300 mg per oral satu kali sehari
  • Hipertensi
    • Dosis dewasa: 150 mg secara oral sekali sehari; dapat dititrasi hingga maksimal 300 mg sekali sehari
    • Dosis anak (6 hingga 12 tahun): 75 hingga 150 mg secara oral sekali sehari
    • Dosis anak (13 tahun atau lebih): 150 hingga 300 mg per oral sekali sehari.

Kontraindikasi

Obat ini sebaiknya tidak diberikan kepada:

  • Penggunaan bersamaan aliskiren pada pasien diabetes
  • Hipersensitivitas terhadap irbesartan atau komponen produk apa pun.

Efek Samping

Meskipun sangat jarang terjadi beberapa orang dapat mengalami efek samping obat yang sangat buruk bahkan terkadang mematikan ketika mengonsumsi obat tertentu.

Hubungi dokter atau segera minta pertolongan medis jika  mengalami salah satu gejala atau tanda berikut yang terkait dengan efek samping Irbesartan yang buruk:

  • Tanda reaksi alergi seperti ruam, gatal-gatal, kulit kemerahan, bengkak, dengan atau tanpa demam, mengi, sulit bernapas, pembengkakan pada mulut, wajah, lidah, atau tenggorokan
  • Tanda-tanda masalah ginjal seperti tidak dapat buang air kecil, perubahan jumlah urin, darah di urin, atau pertambahan berat badan yang besar
  • Tanda-tanda kadar kalium tinggi seperti detak jantung yang tidak terasa normal; perubahan dalam berpikir jernih dan logika; merasa lemah, pusing, atau pusing; merasa seperti pingsan; mati rasa atau kesemutan; atau sesak nafas
  • Pusing yang sangat buruk atau pingsan
  • Nyeri dada atau dada terasa tertekanan atau detak jantung cepat
  • Pembengkakan.

Semua obat dapat menimbulkan efek samping. Tapi, pada sebagian orang efek samping obat tersebut tidak muncul atau hanya menimbulkan efek samping yang minor (kecil).

Hubungi dokter Anda untuk mendapatkan pertolongan medis jika salah satu efek samping berikut ini membuat Anda terasa sangat terganggu atau mengganggu aktivitas:

  • Sakit perut
  • Diare
  • Pusing
  • Merasa lelah dan lemah.

Gejala dan tanda di atas bukan merupakan seluruh efek samping yang dapat terjadi bila Anda mengonsumsi Irbesartan. Jika memiliki pertanyaan terhadap efek samping tersebut silakan hubungi dokter Anda.

Kehamilan dan Laktasi

Obat ini memiliki kategori kehamilan D dimana terdapat bukti positif berisiko pada janin manusia, tetapi manfaat dari penggunaan pada wanita hamil dapat diterima dengan mengesampingkan  risikonya (misalnya, jika obat diperlukan dalam situasi yang mengancam jiwa atau untuk penyakit serius dimana obat yang aman tidak dapat digunakan atau tidak efektif).

Pemberiannya pada ibu menyusui, risiko terhadap bayi yang disusui belum dapat ditentukan.

Peringatan

  • Sampaikan  kepada dokter sebelum Anda mengonsumsi obat ini bahwa:
    • Anda alergi terhadap Irbesartan
    • Jika Anda memiliki alergi terhadap obat, makanan, atau zat lainnya. Sampaikan gejala apa yang muncul saat Anda mengalami alergi
    • Jika Anda mengonsumsi obat yang mengandung aliskiren di dalamnya dan Anda juga menderita gula darah tinggi (diabetes) atau masalah ginjal. Periksa dengan dokter atau apoteker Anda jika Anda tidak yakin apakah obat yang Anda konsumsi memiliki aliskiren di dalamnya.
  • Hindari mengemudi dan melakukan tugas atau tindakan lain yang membutuhkan kewaspadaaan sampai Anda melihat bagaimana efek obat ini terhadap diri Anda
  • Untuk mengurangi kemungkinan merasa pusing atau pingsan, bangun secaraperlahan-lahan selama beberapa menit ketika duduk atau berbaring. Hati-hati ketika naik tangga
  • Jika Anda mengonsumsi pengganti garam yang mengandung kalium, diuretik hemat kalium, atau kalium, diskusikan dengan dokter Anda
  • Jika Anda sedang menjalani diet rendah garam atau bebas garam, diskusikan dengan dokter Anda
  • Jika Anda mengonsumsi obat ini dan memiliki tekanan darah tinggi, diskusikan dengan dokter Anda sebelum menggunakan produk obat bebas yang dapat meningkatkan tekanan darah. Produk ini termasuk obat batuk atau pil untuk flu, pil diet, stimulan, ibuprofen atau produk sejenis, dan beberapa produk alami atau alat bantu
  • Bicarakan dengan dokter Anda sebelum Anda minum anggur, bir, atau minuman campuran
  • Hati-hati dalam cuaca panas atau saat Anda sedang aktif. Minum banyak cairan untuk menghentikan kehilangan cairan
  • Katakan kepada dokter jika Anda hamil atau berencana untuk hamil. Anda perlu membicarakan manfaat dan risiko menggunakan obat ini saat Anda hamil
  • Katakan kepada dokter jika Anda menyusui. Anda perlu membicarakan risiko apa pun pada bayi Anda.

Interaksi Obat

Dua atau lebih obat yang diberikan pada waktu yang bersamaan dapat memberikan efek masing-masing dan saling berinteraksi. Efek tersebut dapat berupa penambahan efek salah satu obat, penurunan efek salah satu obat, atau bahkan meningkatkan risiko munculnya efek samping obat.

Efek ini disebut sebagai interaksi obat. Mengonsumsi obat di bawah ini bersamaan dengan Irbesartan telah diketahui memunculkan interaksi obat. Dokter mungkin akan meminta Anda untuk berhenti mengonsumsi salah satu obat atau menyesuaikan dosisnya bila dikonsumsi bersamaan dengan Irbesartan. Obat tersebut antara lain:

  • Kontraindikasi (Tidak dapat diberikan bersamaan)
    • Aliskiren.
  • Interaksi mayor (efek yang muncul ketika konsumsi kedua obat secara bersamaan cukup besar)
    • Angiotensin Converting Enzyme
    • Ceritinib
    • Fluconazole
    • Entacapone
    • Trimethoprim
    • Lithium.
  • Interaksi moderat (efek yang muncul ketika konsumsi kedua obat secara bersamaan  dalam tingkat sedang)
    • ACE inhibitors dan NSAIDS
    • Yohimbine
    • Potassium
    • Amiodarone
    • Mifepristone
    • Insulin
    • Ombitasvir
    • Ritonavir
    • Paritaprevir
    • Potassium-sparing diuretic.
  • Interaksi minor (efek yang muncul ketika konsumsi kedua obat secara bersama an  dalam tingkat ringan)
    • Tidak ada obat yang berinteraksi minor dengan Irbesartan.

Penyimpanan

Untuk sediaan tablet, kaptabs, tablet salut selaput, simpan pada suhu ruangan (20-30°C). Simpan pada tempat yang kering dan hindari dari tempat yang lembab. Jangan simpan di kamar mandi. Jauhkan obat dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.

Bila obat yang disimpan telah mencapai masa kadaluarsa hindari membuang obat ini secara sembarangan. Tanyakan kepada apoteker atau petugas sarana pengelola limbah di lingkungan Anda dimana dan bagaimana cara paling aman untuk membuang sisa produk ini.

Semoga bermanfaat!

Baca juga:

Jangan ragu untuk selalu gunakan fitur ‘Tanya Dokter’ untuk berkonsultasi dengan dokter online yang siap siaga 7×24 jam. Segera download aplikasi kesehatan Go Dok di sini.

JJ/MA

Referensi