Ini Penyebab Anda Terbangun dengan Kepala Berat

terbangun dengan kepala berat

Terbangun dengan kepala berat ; Seringkali kepala yang terasa berat diikuti oleh gejala-gejala lain seperti letih, sakit kepala, serta sakit leher. Biasanya, saat Anda merasakan perasaan ini, otak Anda sedang dalam kondisi terbaiknya akibat kekurangan oksigen atau nutrisi untuk menjalankan fungsi utuhnya.

 

Go Dok Memejamkan mata dan tenggelam di dalam alam mimpi memang dapat membuat tubuh Anda kembali fit dan siap menjalani aktivitas sehari penuh dengan semangat. Namun, tidak jarang Anda terbangun dengan kepala yang berat dan tubuh terasa letih? Menyebalkan, bukan? Ya, mungkin sebagian besar dari Anda pernah mengalami hal yang sama. Kemudian muncul juga pertanyaan di benak Anda, “Apa yang salah dengan tubuh saya ya?”

Keluhan perasaan kepala yang berat dan beberapa gejala yang mengikutinya memang sering muncul di meja dokter. Sayangnya, ada banyak faktor yang menyebabkan perasaan ini muncul.

Anda tidak mau, kan terus menerus harus bangun dengan kondisi kepala yang berat? Maka dari itu, scroll terus ke bawah, ya! Spesial untuk Anda, ini penyebab Anda terbangun dengan kepala berat.

Apa yang terjadi saat kepala terasa berat?

Kepala yang terasa berat memang cukup mengganggu dalam memulai aktivitas sehari-hari, kan. Bagaimana tidak? Perasaan seperti ada beban yang berada di kepala akhirnya memaksa Anda untuk tetap berbaring di tempat tidur dan berujung hanya bermalas-malasan.

Ditambah, seringkali kepala yang terasa berat diikuti oleh gejala-gejala lain seperti letih, sakit kepala, serta sakit leher. Biasanya, saat Anda merasakan perasaan ini, otak Anda sedang dalam kondisi terbaiknya akibat kekurangan oksigen atau nutrisi untuk menjalankan fungsi utuhnya.

Lantas, apa yang menyebabkan Anda terbangun dengan kepala berat?

1. Salah urat

Penyebab Anda terbangun dengan kepala berat bisa jadi adalah salah urat. Ya, salah urat di sini merupakan keadaan di mana otot dan ligamen pada leher Anda meregang melebihi batas maksimalnya.

Gerakan leher yang cepat dan kuat juga bisa menyebabkan kondisi ini terjadi. Benturan atau kecelakaan juga bisa menyebabkan salah urat, lho. Nah, untuk menjaga otot leher kita selalu fit, tetap lakukan senam ringan pada leher Anda, ya!

2. Otot yang tertekan

Ini penyebab Anda terbangun dengan kepala berat selanjutnya. Adanya tekanan pada otot di kepala atau leher akan membuat kepala Anda terasa berat untuk diangkat. Biasanya, hal ini terjadi saat kepala dan leher Anda berada pada posisi yang sama atau sejajar untuk waktu yang lama. Nah, maka dari itu, jika Anda bekerja di depan komputer, pastikan Anda merelaksasikan leher dan kepala Anda setiap 20 menit, ya!

3. Benturan pada kepala

Benturan pada kepala bisa menyebabkan organ otak Anda juga berbenturan dengan tengkorak Anda. Nah, jika kepala Anda pernah terbentur sebelumnya, mungkin Anda terpaksa harus bengun dengan kepala berat untuk beberapa minggu  ke depan.

Sayangnya, tidak hanya rasa berat atau pusing saja, ada gejala lain yang mengikuti jika kepala Anda memang terbentur. Gejala tersebut, misalnya bingung, mudah lupa, sensitif terhadap cahaya atau suara, hingga mual dan muntah.

4. Was was

Kegelisahan biasanya terjadi saat atau setelah peristiwa yang membuat Anda tertekan. Kondisi ini membuat jantung Anda berdetak lebih cepat, berkeringat, atau bermasalah dengan konsentrasi.

Kepala yang terasa berat lumrah terjadi pada seseorang yang memiliki kelainan was was loh. Hal ini terjadi akibat adanya sebuah kondisi yang disebut sakit kepala tensi. Ini adalah kondisi yang terjadi karena ada ketegangan pada leher dan kepala.

Wah rupanya semua ini penyebab Anda terbangun dengan kepala berat, ya. Jika dilihat, beberapa di antaranya merupakan kesalahan postur yang sering terjadi dalam aktivitas sehari-hari, ya. Namun ternyata, masih ada penyebab lain yang membuat kepala Anda berat saat terbangun. Walaupun lebih jarang terjadi, beberapa kelainan seperti migrain, sinus, alergi, dan tumor otak juga tidak bisa dianggap remeh, lho.

Satu hal lagi, jika kondisi kepala berat ini berlangsung terlalu lama, pastikan Anda segera konsultasi ke dokter, ya!

Baca juga:

Konsultasi kesehatan kini bisa langsung lewat gadget Anda. Download aplikasi Go Dok di sini.

RZ/TP/PJ

Referensi