Ini Lho Olahraga untuk penderita Rematik

Olahraga untuk penderita rematik

Olahraga untuk penderita rematik ; penelitian membuktikan bahwa masih ada olahraga yang ramah dengan persendian dan cocok dilakukan oleh para penderita rematik untuk menjaga tubuhnya tetap bugar. Apa saja jenis olahraga tersebut?

 

Go Dok – Bagi Anda yang sedang menderita rematik, tentunya segala aktivitas jadi terganggu, bukan? Jangankan untuk beraktivitas berat, hanya untuk berjalan saja terasa sulit, lantaran penyakit yang menyerang area persendian tulang ini. Padahal, salah satu cara agar tubuh tetap bugar ialah dengan berolahraga secara rutin, kan.

Seperti yang Anda tahu, olahraga merupakan sebuah pantangan bagi penderita rematik, karena dapat menyebabkan kondisi bertambah buruk yang disebabkan oleh tekanan berlebih pada persendian tulang.

Namun tahukah Anda, baru-baru ini penelitian membuktikan bahwa masih ada olahraga yang ramah dengan persendian dan cocok dilakukan oleh para penderita rematik untuk menjaga tubuhnya tetap bugar. Lantas, apa saja, olahraga yang cocok untuk penderita rematik?

Berikut daftar olahraga untuk penderita rematik!

1. Yoga

Kebanyakan penderita rematik menyebutkan bahwa persendian mereka terasa kaku sehingga menyulitkan mereka untuk melakukan aktivitas sehari-hari, bahkan hanya untuk sekadar menyapu atau merapikan tempat tidur.

Nah, yoga jadi salah satuh olahraga untuk penderita rematik. Pasalnya, olahraga yoga setiap pagi mampu menjaga kelenturan otot-otot sehingga mereka yang memiliki masalah persendian tetap mampu mempertahankan sistem geraknya dengan baik.

2. Angkat beban

Eitss, tunggu dulu, angkat beban di sini bukan seperti angkat beban yang ada di olimpiade, ya. Angkat beban di sini lebih tertuju pada peningkatan kekuatan otot lengan, perut dan kaki yang tidak berdampak langsung pada susunan tulang belakang dan persendian di lutut dan sekitar mata kaki.

Sejumlah studi menyebutkan bahwa olahraga angkat beban ringan yang dilakukan selama satu jam dalam tiga kali seminggu bisa meningkatkan kekuatan otot. Selain itu, gejala dan rasa sakit dari rematik juga berangsur-angsur berkurang sehingga sang penderita bisa melakukan aktivitas sehari-hari secara normal.

3. Bersepeda

Olahraga untuk penderita rematik ini sangat dianjurkan oleh para ahli medis mengingat manfaat yang diperoleh bukan pada kesehatan saja, namun bersepeda juga bisa menyegarkan pikiran dan suasana hati.

Bersepeda tiga kali seminggu selama satu jam setiap sesi, terbukti mampu meningkatkan jumlah aktivitas yang bisa dilakukan oleh penderita rematik, lho. Selain itu, rasa sakit yang biasanya muncul akibat penyakit ini juga perlahan dapat berkurang.

4. Berenang

Berenang atau olahraga lain yang dilakukan di dalam air sangat direkomendasikan oleh para ahli persendian bagi para penderita rematik. Pasalnya, air akan mengurangi tekanan pada persendian sehingga renang bisa disebut sebagai olahraga yang aman bagi para pengidap reumatik. Semua subjek penelitian mengungkapkan bahwa mereka tetap mendapat manfaat dari olahraga ini tanpa menimbulkan efek samping yang berarti pada penyakit rematiknya.

Demikianlah olahraga untuk penderita rematik yang bisa Anda lakukan secara rutin. Dengan begini, Anda tetap mendapat manfaat dari olahraga, seperti menjaga massa dan kelenturan otot, tanpa harus mengorbankan kesehatan Anda. Tapi ingat ya, untuk tidak memaksakan tubuh Anda dalam beraktivitas berat seperti olahraga, jika kondisi tubuh terasa tidak memungkinkan.

Baca juga:

Konsultasi kesehatan kini bisa langsung lewat gadget Anda. Download aplikasi Go Dok di sini.

RZ/TP/PJ/

Referensi