Hati-hati, Ini Penyebab Sering Bersendawa

Penyebab sering bersendawa

Penyebab sering bersendawa biasanya dikarenakan kebiasaan buruk ataupun menjadi sinyal pertanda akan kondisi kesehatan yang kurang baik. Seperti makan terlalu banyak dan cepat, mengonsumsi minuman bersoda, iritasi usus hingga produksi asam lambung berlebih. 

Go DokBersendawa adalah hal yang normal terjadi pada tubuh manusia. Namun jika ini terjadi terlalu sering atau disertai dengan rasa sakit, disarankan untuk segera menemui dokter. Kunjungan ke dokter perlu dilakukan karena kemungkinan adanya indikasi gangguan sistem pencernaan.

Sendawa terjadi ketika udara dikeluarkan dari perut melalui mulut. Biasanya terjadi ketika kita terlalu banyak menelan udara. Sendawa melepaskan udara untuk mengurangi kembung. Selain itu, sendawa juga bisa dianggap sebagai signal jika ada sesuatu yang tidak beres di dalam tubuh.

Mungkin saja Anda penasaran tentang penyebab sering bersendawa dan apa arti signal yang coba diberikan tubuh jika ini berlangsung terlalu sering.

Berikut ini beberapa penyebab sering bersendawa yang juga bisa menjadi kode dari kondisi tubuh yang perlu diperhatikan:

1. Makan terlalu banyak

Makan terlalu banyak adalah penyebab utama gangguan gastrointestinal, termasuk sendawa berlebihan. Normalnya, orang dewasa dapat mengonsumsi satu hingga satu setengah liter makanan dan cairan tanpa gangguan.

Tapi jika Anda menambah porsi asupan yang dikonsumsi, perut akan sedikit membesar untuk mengakomodasinya. Bagi kebanyakan orang, kapasitas maksimum berada pada tiga atau empat liter.

Ketika mengonsumsi makanan dalam jumlah besar, Anda meningkatkan tekanan di dalam perut. Gas di dalam perut tersebut tidak memiliki jalan keluar lain kecuali ke esofagus kemudian keluar melalui mulut.

2. Makan terlalu cepat

Tak hanya makan terlalu banyak, makan yang terlalu cepat disertai mengobrol juga menjadi penyebab sering bersendawa. Jika Anda makan terlalu cepat atau makan sambil mengobrol, kemungkinan udara yang ditelan jadi lebih banyak dari biasanya.

Hal tersebut dapat membuat Anda jadi sering bersendawa. Disarankan untuk makan perlahan agar dapat menurunkan frekuensi sendawa setelahnya.

3. Menghirup udara terlalu banyak

Ketika Anda makan perlahan pun dan menghayati apa yang sedang dikunyah, tetap akan ada udara berlebih yang terhirup dan itu dapat menjadi penyebab sering bersendawa. Istilah medis dari jenis sendawa seperti ini adalah aerophagia.

Banyak hal dapat menyebabkan ini, contohnya seperti mengunyah permen karet, merokok, atau bahkan hiperventilasi yang disebabkan oleh kecemasan.

4. Konsumsi sayuran

Makanan memproduksi gas selama dicerna. Ini juga berlaku bagi makanan yang dianggap sehat. Gula, tepung, dan makanan berserat tertentu dapat menyebabkan Anda sering sendawa.

Sendawa dapat berbau tidak sedap jika Anda mengonsumsi makanan dengan kandungan sulfur seperti bawang, brokoli, dan sayuran lain dari keluarga kubis.

5. Minuman bersoda

Bersendawa tidak dapat dihindari jika Anda termasuk penggemar minuman bersoda. Ini karena minuman bersoda mengandung karbondioksida yang merupakan gas tanpa warna yang aman untuk dikonsumsi namun dapat menyebabkan sendawa terus menerus.

6. Iritasi usus

Jika sendawa Anda disertai gejala gangguan sistem pencernaan seperti kembung, nyeri perut, dan sembelit atau diare (atau keduanya), mungkin saja penyebab sering bersendawa tersebut adalah iritasi usus atau yang disebut dengan Irritable Bowel Syndrome.

Kelainan kronis yang lebih sering diderita perempuan dibandingkan laki-laki ini sering diasosiasikan dengan kebutuhan untuk mengeluarkan gas. Meski begitu, sebuah penelitian yang diterbitkan secara online di Journal of Neurogastroenterology and Motility menemukan kalau sendawa adalah gejala yang sering ditemukan pada iritasi usus.

7. Produksi asam lambung berlebih

Jika sendawa diikuti dengan rasa mulas, bisa jadi asam lambung berlebih adalah dalangnya. Ini terjadi ketika isi perut naik lagi ke esofagus.

Gejala lain yang umum termasuk kesulitan menelan, nyeri dada atau perut bagian atas, suara menjadi serak, dan perasaan seperti ada sesuatu yang tersangkut di tenggorokan.

Batasi konsumsi kafein, minuman beralkohol, serta makanan pedas dan berlemak. Selain itu makanlah dalam porsi kecil dengan frekuensi sering untuk menghindari asam lambung berlebih.

8. Gastritis atau radang perut

Sendawa juga bisa menjadi gejala dari sebuah masalah perut yang disebut gastritis atau radang perut. Terutama jika saat sendawa Anda mengalami nyeri perut bagian atas, mual atau muntah, gangguan pencernaan, atau kehilangan napsu makan.

Meski lima penyebab sering bersendawa pertama bisa dihindari agar tidak memicu sendawa terlalu sering, Anda benar-benar harus memeriksakan diri apabila kelima hal itu sudah dikontrol namun frekuensi sendawa masih terlalu sering.

Nantinya dokter bisa memberitahu apa yang sebenarnya terjadi pada tubuh Anda dan apakah dapat membahayakan bagi kesehatan. Lebih baik mengetahui lebih awal daripada ketika sudah terlambat dan menjadi parah, ya kan?

 

Baca juga:

Konsultasi dokter kini bisa lewat fitur ‘Tanya Dokter’. Download aplikasinya Go Dok di sini.

 

FY/JJ/MA

Referensi