Bunda, Hati-hati Ada Gula Tersembunyi di Makanan Ini

gula tersembunyi di makanan manis

Gula bisa bersembunyi dengan sangat manis di dalam makanan yang kita anggap sehat. Hmm, makanan apa saja sih yang sering kali jadi tempat persembunyian gula kadar tinggi?

Menurut dr Diana F Suganda M.Kes, SpGK, sering kali ada gula tersembunyi di puding, yoghurt, jus buah, susu almond, dan protein bar. Pada puding ada kadar gula 22 gram, yoghurt 20 gram, jus buah 20 gram, susu almond 10,5 gram, dan protein bar 7 gram.

Menurut WHO, konsumsi gula untuk orang dewasa 50 gram per hari atau 4 sendok makan per hari. Karena itu menurut dr Diana, kita harus menjadi Bunda yang smart dalam mengonsumsi makanan.

Hal ini dikatakan dr Diana saat Pepsodent Media Conference ‘Lindungi Kesehatan Gigi Keluarga dari Risiko Gula Tersembunyi’ di Suasana Restaurant, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (5/9/2018).

“Kan biasanya pada makanan ada nutrition fat. Kita bisa lihat kadar gulanya. Kalau yang susah yang tidak tercatat,” ucap dr Diana.

Karena kita sudah tahu bisa jadi ada kandungan gula yang tinggi di makanan yang kita asup, maka sebaiknya jangan mengonsumsi berlebihan ya, Bun. Selain itu perlu dikombinasikan dengan konsumsi air putih yang cukup dan makanan lain yang kaya serat dan nutrisi.

Sementara itu, dalam acara yang sama, drg Ratu Mirah Afifah GCClinDent., MDSc mengatakan gula tersembunyi bisa menjadi salah satu penyebab utama gigi berlubang atau karies. Sebab karies seringkali digambarkan sebagai 4 mata rantai yang saling berinteraksi yaitu host yang terdiri dari gigi dan air liur, mikroorganisme atau bakteri pada plak, substrat atau asupan makanan, serta waktu.

Kondisi host dan mikroorganisme memang sangat tergantung dari kondisi alami dan perilaku kesehatan gigi masing-masing individu. Namun substrat dan waktu sebenarnya merupakan faktor-faktor yang bisa banget kita kendalikan.

Terkait substrat, Bun, gula yang kita konsumsi diubah oleh mikroorganisme di dalam mulut. Karena itu kondisi pH mulut otomatis berubah menjadi asam dan proses karies pun terjadi.

Selain substrat, faktor waktu menjadi hal penting lain yang harus diperhatikan, karena berhubungan erat dengan seberapa seringnya kita mengonsumsi gula, termasuk gula tersembunyi. Namun, proses karies akibat gula ini dapat dikendalikan dengan lebih mewaspadai konsumsi gula dan menginterupsi waktu pembentukan karies dengan rutin menyikat gigi pada pagi hari setelah sarapan dan malam hari sebelum tidur.

“Pakai pasta gigi yang mengandung flouride dan berkonsultasi ke dokter gigi minimal 6 bulan sekali,” saran drg Mirah.

Sumber : haibunda.com

Content partnerhaibunda.com