Griseofulvin ; Efek Samping, Sediaan dan Indikasi

Griseofulvin

 

 

Griseofulvin merupakan salah satu obat dalam golongan anti jamur. Obat ini digunakan untuk melawan infeksi jamur pada berbagai bagian tubuh terutama pada kulit kepala, kuku. Obat ini juga digunakan untuk melawan infeksi kurap.

Nama Generik

Griseofulvin

Merek Dagang

Fulcin; Fungistop; Gricin; Grivacin; Mycostop; Omefulvin; Rexavin

Pengertian

Griseofulvin merupakan salah satu obat dalam golongan anti jamur. Obat ini digunakan untuk melawan infeksi jamur pada berbagai bagian tubuh terutama pada kulit kepala, kuku. Obat ini juga digunakan untuk melawan infeksi kurap.

Obat ini ketika masuk ke dalam tubuh akan disimpan pada salah satu sel di kulit yang disebut sebagai sel prekusor keratin dan meningkatkan afinitas (kecenderungan suatu unsur untuk berikatan dengan unsur yang lain) sehingga lapisan kulit memiliki ketahanan terhadap invasi jamur.

Golongan

Anti jamur

Golongan Obat

K (Obat keras)

Sediaan

  • Tablet 125 mg
  • Tablet 250 mg
  • Tablet 500 mg
  • Tablet salut selaput 500 mg.

Indikasi

Dosis untuk pemberian secara oral (tablet dan tablet salut selaput)

  • Onikomikosis karena dermatofita
    • Dosis dewasa: 1 g sekali sehari selama minimal 4 bulan (kuku jari) atau setidaknya 6 bulan (kuku jari kaki)
    • Dosis anak (13,6 hingga 22,7 kg) 125 hingga 250 mg sekali sehari selama setidaknya 4 bulan (kuku jari) atau setidaknya 6 bulan (kuku jari kaki)
    • Dosis anak (lebih dari 22,7 kg): 250 hingga 500 mg sekali sehari selama setidaknya 4 bulan (kuku jari) atau setidaknya 6 bulan (kuku jari kaki)
  • Tinea barbae
    • Dosis dewasa: 500 mg sekali sehari sampai infeksi sudah bersih
    • Dosis anak (13,6 hingga 22,7 kg): 125 hingga 250 mg sekali sehari sampai infeksi telah sembuh
    • Dosis anak (lebih dari 22,7 kg): 250 hingga 500 mg sekali sehari sampai infeksi telah hilang.
  • Tinea capitis
    • Dosis dewasa: 500 mg sekali sehari selama 4 hingga 6 minggu
    • Dosis anak (13,6 hingga 22,7 kg): 125 hingga 250 mg sekali sehari selama 4 hingga 6 minggu
    • Dosis anak (lebih dari 22,7 kg): 250 hingga 500 mg sekali sehari selama 4 hingga 6 minggu.
  • Tinea corporis
    • Dosis dewasa: 500 mg sekali sehari selama 2 hingga 4 minggu
    • Dosis anak (13,6 hingga 22,7 kg): 125 hingga 250 mg sekali sehari selama 2 hingga 4 minggu
    • Dosis anak (lebih dari 22,7 kg): 250 hingga 500 mg sekali sehari selama 2 hingga 4 minggu.
  • Tinea cruris
    • Dosis dewasa: 500 mg sekali sehari sampai infeksi telah hilang
    • Dosis anak (13,6 hingga 22,7 kg): 125 hingga 250 mg sekali sehari sampai infeksi telah sembuh
    • Dosis anak (lebih dari 22,7 kg): 250 hingga 500 mg sekali sehari sampai infeksi telah hilang.
  • Tinea pedis
    • Dosis dewasa: 1 g sekali sehari selama 4 hingga 8 minggu
    • Dosis anak (13,6 hingga 22,7 kg): 125 hingga 250 mg sekali sehari selama 4 hingga 8 minggu
    • Dosis anak (lebih dari 22,7 kg): 250 hingga 500 mg sekali sehari selama 4 hingga 8 minggu.

Kontraindikasi

Griseofulvin sebaiknya tidak diberikan kepada:

  • Riwayat hipersensitivitas terhadap griseofulvin
  • Porfiria atau gagal hepatoseluler
  • Kehamilan; dapat menyebabkan kerusakan janin.

Efek Samping

Meskipun sangat jarang terjadi beberapa orang dapat mengalami efek samping obat yang sangat buruk bahkan terkadang mematikan ketika mengonsumsi obat tertentu.

Hubungi dokter Anda atau segera minta pertolongan medis jika mengalami salah satu gejala atau tanda berikut yang terkait dengan efek samping Griseofulvin yang buruk:

  • Tanda reaksi alergi seperti ruam, gatal-gatal, kulit kemerahan, bengkak, dengan atau tanpa demam, mengi, sulit bernapas atau berbicara. Pembengkakan pada mulut, wajah, lidah, atau tenggorokan
  • Perubahan dalam berpikir jernih dan dengan logika
  • Rasa terbakar, kram, atau kesemutan yang tidak normal
  • Kemerahan atau bercak putih di mulut atau tenggorokan
  • Masalah hati yang sangat buruk dan kadang-kadang mematikan telah terjadi terkait dengan konsumsi obat ini. Hubungi dokter Anda segera jika memiliki tanda-tanda masalah hati seperti urine menjadi gelap, merasa lelah, tidak lapar, sakit perut atau perut begah, kotoran berwarna terang, muntah, atau kulit atau mata kuning
  • Reaksi kulit yang sangat buruk (sindrom Stevens-Johnson/nekrolisis epidermal toksik) dapat terjadi. Kondisi ini dapat menyebabkan masalah kesehatan yang sangat buruk yang mungkin tidak kunjung hilang, dan terkadang kematian. Dapatkan bantuan medis segera jika Anda memiliki tanda-tanda seperti kulit merah, bengkak, melepuh, atau mengelupas (dengan atau tanpa demam); mata merah atau iritasi; atau luka di mulut, tenggorokan, hidung, atau mata Anda.

Kehamilan dan Laktasi

Obat ini memiliki kategori kehamilan X dimana penelitian pada hewan atau manusia telah menunjukkan kelainan janin atau ada bukti risiko janin berdasarkan pengalaman manusia atau keduanya, dan risiko penggunaan obat pada wanita hamil jelas melebihi manfaat yang mungkin. Obat ini kontraindikasi pada wanita yang sedang atau mungkin hamil.

Pemberian Griseofulvin pada ibu menyusui, Risiko terhadap bayi yang disusui tidak dapat ditentukan.

Peringatan

  • Sampaikan  kepada dokter sebelum Anda mengonsumsi obat ini bahwa:
    • Anda alergi terhadap Griseofulvin
    • Jika Anda memiliki masalah kesehatan seperti: Penyakit hati atau porfiria
    • Jika Anda sedang hamil atau mungkin hamil. Jangan mengonsumsi obat ini jika Anda hamil.
  • Anda dapat terbakar matahari dengan lebih mudah. Hindari matahari, sunlamps, dan berjemur di bawah sinar matahari. Gunakan tabir surya dan kenakan pakaian dan kacamata yang melindungi Anda dari matahari
  • Jangan gunakan lebih lama dari yang dianjurkan oleh dokter. Infeksi kedua bisa terjadi.
  • Gunakan alat kontrasepsi yang dapat Anda percaya untuk mencegah kehamilan saat mengonsumsi obat ini
  • Pil KB dan kontrol kelahiran berdasarkan hormon lainnya mungkin tidak bekerja dengan baik untuk mencegah kehamilan. Gunakan beberapa jenis alat kontrasepsi lain seperti kondom saat mengonsumsi obat ini
  • Katakan kepada dokter jika Anda menyusui.

Interaksi Obat

Dua atau lebih obat yang diberikan pada waktu yang bersamaan dapat memberikan efek masing-masing dan saling berinteraksi. Efek tersebut dapat berupa penambahan efek salah satu obat, penurunan efek salah satu obat, atau bahkan tingkatkan risiko munculnya efek samping obat. Efek ini disebut sebagai interaksi obat.

Mengonsumsi obat di bawah ini bersamaan dengan Griseofulvin telah diketahui memunculkan interaksi obat. Dokter mungkin akan meminta Anda untuk berhenti mengonsumsi salah satu obat atau menyesuaikan dosisnya bila dikonsumsi bersamaan dengan Griseofulvin. Obat tersebut antara lain:

  • Kontraindikasi (Tidak dapat diberikan bersamaan)
    • Tidak ada .
  • Interaksi mayor (efek yang muncul ketika konsumsi kedua obat secara bersamaan cukup besar)
    • hormonal contraceptives.
  • Interaksi moderat (efek yang muncul ketika konsumsi kedua obat secara bersamaan  dalam tingkat sedang)
    • warfarin
    • phenobarbital
    • aminolevulinic acid
    • cyclosporine
    • Porfimer.
  • Interaksi minor (efek yang muncul ketika konsumsi kedua obat secara bersamaan  dalam tingkat ringan)
    • Tidak ada.

Penyimpanan

Untuk sediaan tablet, tablet salut selaput simpan pada suhu ruangan (20-30°C) . Simpan pada tempat yang kering dan hindari dari tempat yang lembap. Jangan simpan di kamar mandi. Jauhkan obat dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.

Bila obat yang disimpan telah mencapai masa kadaluarsa hindari membuang obat ini secara sembarangan. Tanyakan kepada apoteker atau petugas sarana pengelola limbah di lingkungan Anda dimana dan bagaimana cara paling aman untuk membuang sisa produk ini.

 

Baca juga:

Gunakan fitur ‘Tanya Dokter’ untuk tanya dokter online yang siap 7×24 jam. Download aplikasi Go Dok di sini

 

JJ/MA

Referensi