Gout; Penyebab, Gejala, dan Penanganan

gout

 

 

Gout merupakan penyakit yang menyerang area persendian, terutama bagian ibu jari kaki, yang disebabkan oleh kristalisasi asam urat di dalam tubuh. Terlalu banyak mengonsumsi makanan dengan kadar purin yang tinggi, seperti jeroan dan seafood, cenderung rentan terkena penyakit ini.

Mengenal Gout

Gout adalah keadaan penyakit yang ditandai oleh adanya serangan akut artritis inflamatori berulang dan ditandai dengan gejala kemerahan, rasa sakit atau nyeri yang tiba-tiba dan parah, serta panas pada pembengkakan sendi. Berdasarkan perkiraan, sekitar 50% sendi yang paling sering terkena adalah ibu jari kaki. Namun, gejala tersebut dapat pula muncul dalam keluhan batu ginjal atau nefropati asam urat. Keadaan ini muncul karena peningkatan kadar asam urat dalam darah. Asam urat akan mengkristal dan mengendap di persendian, jaringan sekitanya, dan tak terkecuali juga ginjal.

Jumlah penderita gout bertambah dalam beberapa dekade terakhir dan dapat menyerang siapa saja, tetapi pria lebih cenderung terkena asam urat di usia dewasa muda sampai lansia, tetapi wanita menjadi semakin rentan terhadap asam urat setelah menopause. Peningkatan pada kasus ini karena naiknya faktor risiko misalnya sindrom metabolik, harapan hidup yang lebih panjang, dan perubahan pola makan.

Penyebab

Asam urat terjadi ketika kristal urat terakumulasi di sendi dan menyebabkan peradangan hebat. Biasanya, kristal urat bisa terbentuk bila kadar asam urat dalam darah tinggi. Tubuh menghasilkan asam urat dari pemecahan purin terutama saat memakan makanan tertentu, seperti steak, bagian-bagian organ (jeroan), dan makanan laut. Makanan lain yang juga meningkatkan kadar asam urat yang lebih tinggi, seperti minuman beralkohol, terutama bir, dan minuman dengan pemanis buatan.

Normalnya, asam urat larut dalam darah akan melewati ginjal dan keluar di dalam urin. Akan tetapi, terkadang tubuh menghasilkan terlalu banyak asam urat atau bahkan ginjal mengeluarkan/mengekresikan terlalu sedikit asam urat. Bila hal ini terjadi, maka asam urat bisa terbentuk dengan cara membentuk kristal urat yang tajam seperti jarum di jaringan sendi atau sekitarnya yang menyebabkan rasa sakit, pembengkakan, dan peradangan.

Faktor Risiko

Faktor-faktor yang meningkatkan kadar asam urat dalam tubuh meliputi:

  • Mengonsumsi daging, makanan laut, pemanis buatan serta alkohol dalam jangka waktu sering dan jumlah berlebihan
  • Kelebihan berat badan
  • Tekanan darah tinggi (hipertensi) yang tidak diobati
  • Penyakit kronis seperti diabetes, sindrom metabolik, penyakit jantung, dan ginjal
  • Penggunaan diuretik
  • Riwayat keluarga asam urat
Gejala

Kemunculan gout selalu terjadi tiba-tiba dan seringkali di malam hari serta tanpa adanya peringatan.

Gejala tersebut dapat berupa :

  • Nyeri sendi yang intens di sendi besar jempol kaki, pergelangan kaki, lutut, tangan, dan pergelangan tangan
  • Ketidaknyamanan pada bagian yang terkena dapat berlangsung beberapa hari sampai beberapa minggu. Serangan selanjutnya cenderung bertahan lebih lama dan mempengaruhi lebih banyak persendian
  • Peradangan dan kemerahan
  • Sendi yang terkena menjadi bengkak, hangat, dan merah
  • Terbatasnya rentang gerak 
Diagnosis

Berdasarkan The American Rheumatism Association kriteria diagnostik untuk penyakit gout adalah :

  • Kristal urat yang khas dalam cairan sendi.
  • Lebih dari sekali mengalami serangan arthritis akut
  • Terjadi peradangan secara maksimal dalam satu hari
  • Oligoarthritis
  • Kemerahan di sekitar sendi yang meradang
  • Sendi ibu jari kaki terasa sakit atau membengkak
  • Serangan unilateral pada jari kaki
  • Tophus di tulang rawan sendi dan kapsula sendi
  • Hiperurisemia
  • Pembengkakan sendi secara asimetris (satu sisi tubuh saja)
  • Pada pemeriksaan laboratorium didapatkan kadar asam urat yang tinggi dalam darah, yaitu >5 mg/dl pada pria dan >6 mg/dl pada wanita.
Penanganan

Pengobatan yang paling mudah dan dapat dilakukan sendiri, yaitu dengan aktivitas fisik seperti  aerobik dan latihan fisik ringan. Terdapat penelitian yang menyebutkan bahwa kadar asam urat dapat diturunkan dengan olahraga rutin dan teratur.

Bila tidak berhasil, maka akan dilakukan penanganan dengan obat-obatan seperti :

  • Nonsteroidal anti-inflammatory drugs (NSAIDs); untuk mengontrol inflamasi dan rasa sakit.
  • Colchicine yang berguna untuk mengontrol gout secara efektif, diberikan secara oral setiap 1 sampai 2 jam dengan dosis maksimal 6mg.
  • Steroid
Komplikasi

Pasien dengan asam urat bisa mengalami kondisi yang lebih parah, seperti :

  • Nyeri, bengkak
  • Erosi dan penghancuran sendi tulang.
  • Endapan kristal urat di bawah kulit (tophi) di beberapa area tubuh.
  • Batu ginjal
Pencegahan

Gout atau asam urat bisa dicegah dengan cara :

  • Tambah jumlah konsumsi air harian
  • Batasi minuman manis
  • Batasi atau hindari alkohol
  • Protein dari produk susu rendah lemak masih diperbolehkan
  • Batasi asupan daging, ikan dan unggas
  • Pertahankan berat badan ideal

 

Baca juga:

 

Gunakan fitur ‘Tanya Dokter’ untuk berkonsultasi kesehatan dengan dokter online yang siap 7×24 jam. Download aplikasi kesehatan Go Dok di sini.

 

PJ/TP

Referensi