Glibenclamide ; Efek Samping, Sediaan dan Indikasi

Glibenclamide

Glibenclamide merupakan obat anti diabetes oral yang digunakan untuk membantu mengontrol kadar gula darah. Obat ini diberikan secara bersamaan dengan perubahan gaya hidup (diet dan olahraga) untuk meningkatkan kontrol kadar gula darah pada pasien dengan diabetes tipe 2.

Nama Generik

Glibenclamide

Merek Dagang

Condiabet;Daonil; Diacella; Euglucon; Glibenclamide; Glidanil; Gluconic; Gluconin; Glucovance; Glulo; Glyamid; Harmida; Latibet; Libronil; Merzanil; Minkosa; Padonil; Prodiabet; Renabetic; trodeb; vorbet

Pengertian

Glibenclamide merupakan obat anti diabetes oral yang digunakan untuk membantu mengontrol kadar gula darah. Obat ini diberikan secara bersamaan dengan perubahan gaya hidup (diet dan olahraga) untuk meningkatkan kontrol kadar gula darah pada pasien dengan diabetes tipe 2. Obat ini tidak digunakan pada diabetes tipe 1.

Golongan

Sulfonylurea generasi ke 2, obat hipoglikemik oral

Sediaan

  • Tablet 2,5 mg
  • Tablet 5 mg.

Indikasi

Dosis untuk pemberian oral (tablet)

  • Diabetes mellitus tipe 2
    • Dosis dewasa: awal, 2,5 hingga 5 mg sekali sehari; titrasi dengan penambahan tidak lebih dari 2,5 mg setiap minggu berdasarkan respon glikemik; dosis maksimal 5 mg/hari; dapat mempertimbangkan memulai dengan dosis 1,25 mg sekali sehari pada pasien yang lebih sensitif terhadap obat hipoglikemik
    • Dosis dewasa: pemeliharaan, 1,25 hingga 20 mg sekali sehari atau dalam 2 dosis terbagi; dosis maksimal 20 mg / hari.

Catatan

  • Kriteria Beers untuk pemberian obat terhadap lanjut usia: gunakan obat secara hati-hati atau hindari penggunaan obat karena berpotensi tidak cocok untuk lanjut usia
  • Konversi obat ini dari insulin hingga 40 unit per hari: hentikan pemberian insulin dan mulai pemberian glibenclamide
  • Konversi obat ini dari insulin dengan dosis lebih 40 unit per hari: periode transisi dibutuhkan; kurangi dosis insulin hingga 50% ketika menggantinya dengan glibenclamide
  • Keamanan dan efektivitas pemberian obat pada anak-anak belum tersedia.

Kontraindikasi

Glibenclamide sebaiknya tidak diberikan kepada:

  • Penggunaan bersamaan dengan bosentan
  • Ketoasidosis diabetetik dengan atau tanpa koma; harus diobati dengan menggunakan insulin
  • Hipersensitivitas terhadap seluruh komponen produk atau glibenclamide
  • Diabetes mellitus tipe 1 harus diobati dengan insulin.

Efek Samping

Meskipun sangat jarang terjadi beberapa orang dapat mengalami efek samping obat yang sangat buruk bahkan terkadang mematikan ketika mengonsumsi obat tertentu. Hubungi dokter Anda atau segera minta pertolongan medis jika Anda mengalami salah satu gejala atau tanda berikut yang terkait dengan efek samping Glibenclamide yang buruk:

  • Tanda reaksi alergi seperti ruam, gatal-gatal, kulit kemerahan, bengkak, dengan atau tanpa demam, mengi, sulit bernapas atau berbicara. Pembengkakan pada mulut, wajah, lidah, atau tenggorokan
  • Tanda masalah liver (hati) seperti urin berwarna gelap, merasa letih, tidak lapas, perut begah atau nyeri perut, kotoran berwarna lebih cerah, muntah, atau kulit dan mata menjadi kuning
  • Denyut jantung terasa tidak normal
  • Pusing berat atau pingsan
  • Perubahan tajam penglihatan
  • Memar atau perdarahan
  • Kadar gula darah rendah dapat terjadi. Tandanya dapat berupa pusing, nyeri kepala, merasa mengantuk, merasa lemas, gemetar, denyut jantung lebih cepat, kebingungan, lapar, atau berkeringat. Selalu sediakan tablet gula atau cairan gula untuk mengatasi kadar gula darah rendah.

Semua obat dapat menimbulkan efek samping. Tapi, pada sebagian orang efek samping obat tersebut tidak muncul atau hanya menimbulkan efek samping yang minor (kecil). Hubungi dokter Anda untuk mendapatkan pertolongan medis jika salah satu efek samping berikut ini membuat Anda terasa sangat terganggu atau mengganggu aktivitas Anda:

  • Nyeri perut
  • Nyeri ulu hati
  • Perut kembung.

Gejala dan tanda di atas bukan merupakan seluruh efek samping yang dapat terjadi bila Anda mengonsumsi Glibenclamide. Jika Anda memiliki pertanyaan terhadap efek samping tersebut silakan hubungi dokter Anda. Dokter dapat memberikan penjelasan mengenai efek samping obat Glibenclamide.

Kehamilan & Laktasi

Obat ini memiliki kategori kehamilan C. Kategori ini menyatakan bahwa penelitian pada uji coba hewan menunjukkan efek samping penggunaan obat terhadap janin (efek teratogenik dan efek lain) dan tidak terdapat uji klinis terkontrol pada wanita. Obat-obat hanya diberikan jika pertimbangan keuntungan lebih besar dari pada risiko potensi pada janin.

Konsumsi Glibenclamide oleh ibu menyusui; risiko terhadap bayi belum dapat ditentukan.

Peringatan

  • Sampaikan  kepada dokter sebelum Anda mengonsumsi obat ini bahwa:
    • Anda alergi terhadap Glibenclamide
    • Jika Anda memiliki alergi terhadap obat, makanan, atau zat lainnya. Sampaikan gejala apa yang muncul saat anda mengalami alergi
    • Bila Anda mengalami salah satu masalah kesehatan berikut: masalah pH darah yang asam atau diabetes tipe 1
    • Jika Anda mengonsumsi bosentan.
  • Hati-hati bila Anda memiliki defisiensi G6PD. Anemia dapat terjadi bila mengonsumsi obat ini
  • Periksa kadar gula darah Anda secara rutin
  • Jangan gunakan obat ini bila kadar gula darah Anda rendah. Mengonsumsi obat ini pada kondisi tersebut dapat menyebabkan Anda pingsan
  • Jangan mengganti dosis, merek obat, atau menghentikan obat ini tanpa izin dokter
  • Jika Anda mengonsumsi colesevalam maka minum obat tersebut 4 jam setelah Anda mengonsumsi obat ini
  • Sulit untuk mengontrol kadar gula darah selama Anda mengalami stress seperti saat Anda mengalami demam, infeksi, cedera, atau pembedahan
  • Obat ini dapat meningkatkan risiko kematian akibat penyakit jantung
  • Anda dapat terbakar matahari lebih mudah. Hindari paparan sinar matahari atau berjemur. Gunakan tabir surya dan gunakan pakaian serta kacamata untuk melindungi diri dari sinar matahari
  • Sampaikan kepada dokter Anda bila Anda sedang hamil atau merencanakan kehamilan
  • Sampaikan kepada dokter Anda bila Anda sedang menyusui.

Interaksi Obat

Dua atau lebih obat yang diberikan pada waktu yang bersamaan dapat memberikan efek masing-masing dan saling berinteraksi. Efek tersebut dapat berupa penambahan efek salah satu obat, penurunan efek salah satu obat, atau bahkan meningkatkan risiko munculnya efek samping obat. Efek ini disebut sebagai interaksi obat.

Mengonsumsi obat di bawah ini bersamaan dengan Glibenclamide telah diketahui memunculkan interaksi obat. Dokter mungkin akan meminta Anda untuk berhenti mengonsumsi salah satu obat atau menyesuaikan dosisnya bila dikonsumsi bersamaan dengan Glibenclamide. Obat tersebut antara lain:

  • Kontraindikasi (Tidak dapat diberikan bersamaan)
    • Bonsetan.
  • Interaksi mayor (efek yang muncul ketika konsumsi kedua obat secara bersamaan cukup besar)
    • Metreleptin
    • Dulaglutide
    • Letermovir
    • Disopyramide
    • Acarbose
    • Asam Thioctic
    • Fluoroquinolone
    • Entacapone
    • Simeprevir
    • Lixisenatide
    • Aspirin
    • Pioglitazone
    • Sitagliptin.
  • Interaksi moderat (efek yang muncul ketika konsumsi kedua obat secara bersamaan dalam tingkat sedang)
    • Clarithromycin
    • Rifampin
    • Gemfibrozil
    • Warfarin
    • Cyclosporine
    • Beta-Adrenergic Blockers
    • Monoamine Oxidase Inhibitors
    • Voriconazole
    • Rifapentine
    • Colesevelam
    • Fluvastatin
    • Saxagliptin
    • Asam Aminolevulinic
    • Cimetidine
    • Chloramphenicol
    • Fluoxetine
    • Amiodarone
    • Mifepristone
    • ACE Inhibitors
    • Semaglutide
    • Exenatide.
  • Interaksi minor (efek yang muncul ketika konsumsi kedua obat secara bersamaan dalam tingkat rendah)
    • Antasida
    • Glucosamine.

Penyimpanan

Untuk sediaan obat tablet, obat ini sebaiknya disimpan pada suhu ruangan (20°C hingga 25°C). Simpan pada tempat yang kering dan hindari dari tempat yang lembap. Jangan simpan di kamar mandi. Jauhkan obat dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.

Bila obat yang disimpan telah mencapai masa kadaluarsa hindari membuang obat ini secara sembarangan. Tanyakan kepada apoteker atau petugas sarana pengelola limbah di lingkungan Anda dimana dan bagaimana cara paling aman untuk membuang sisa produk ini.

Semoga bermanfaat!

 

Baca juga:

Konsultasi kesehatan kini bisa langsung lewat gadget Anda. Download aplikasi Go Dok di sini.

RE/PJ/MA

Referensi