Gentamicin ; Efek Samping, Sediaan dan Indikasi

Gentamicin

Gentamicin merupakan obat golongan antibiotik yang digunakan pada pengobatan berbagai jenis infeksi bakteri. Obat ini sering digunakan dalam bentuk krim untuk infeksi mata dan kulit. Sediaan cairan injeksi intra vena gentamicin sangat efektif tapi juga dapat menjadi toksik.

Nama Generik

Gentamicin

Merek Dagang

Argensol; Azopt; Benoson G; Betagentam; Bioderm; Biogen; Celestoderm-V + Garamycin; Cinogenta; Decamisin; Dermagen; Dermagen forte; Digenta; Diprogenta; Ethigent; Fermaderm; Garabiotik; Garamycin; Garamycin Pediatric; Garapon; Garasone; Garexin; Genalten; Genbeta; Genoint; Genolon; Genta; Gentalex; Gentamerck; Gentasolon; Gentason B; Genticid; Gentiderm; Ikagen; Isotic; Timact; Konigen; Licogenta; Ottogenta; Proson G; Pyogenta; Pyogenta Pediatric; Rogencin; Sagestam; Salgen; Salgen plus; Salticin; Sinobiotik; Skilone; Sonigen; Synalten; Timact; Tria; Gentason; Ximex; Konigen; Zensoderm

Pengertian

Gentamicin merupakan obat golongan antibiotik yang digunakan pada pengobatan berbagai jenis infeksi bakteri. Obat ini sering digunakan dalam bentuk krim untuk infeksi mata dan kulit. Sediaan cairan injeksi intra vena gentamicin sangat efektif tapi juga dapat menjadi toksik.

Penggunaan injeksi gentamicin hanya diberikan pada infeksi berat dengan pengawasan ketat atau diberikan sebagai dosis jangka pendek untuk pencegahan infeksi.

Golongan

Antibiotik, Anti bakterial, Amioglikosida

Golongan Obat

K (Obat keras)

Sediaan

  • Krim 0,1%
  • Salep 0,1%
  • Tetes Mata 3 mg/mL
  • Tetes Telinga 3 mg/mL
  • Cairan injeksi 40 mg/mL.

Indikasi

Dosis untuk pemberian intravena atau intramuskular (cairan injeksi)

  • Meningitis bakteri
    • Dosis dewasa: 3 mg/kg/hari IV/IM dalam dosis terbagi setiap 8 jam selama 7 hingga 10 hari
    • Dosis dewasa untuk infeksi yang mengancam jiwa: 5 mg/kg/hari IV/IM dalam 3 atau 4 dosis terbagi secara merata; kurangi dosis menjadi 3 mg/kg/hari segera setelah diindikasikan secara klinis
    • Dosis dewasa untuk interval dosis diperpanjang: 5 hingga 7 mg/kg IV sekali setiap 24 jam disesuaikan berdasarkan konsentrasi serum
    • Dosis anak usia ≥1 tahun: 6-7,5 mg/kg/hari IV/IM dalam dosis terbagi setiap 8 jam selama 7 hingga 10 hari
    • Dosis neonatus, bayi atau anak < 1 tahun: 7,5 mg/kg/hari IV/IM dalam dosis terbagi setiap 8 jam selama 7 hingga 10 hari
    • Dosis bayi prematur, atau usia < 1 minggu: 5 mg/kg/hari IV/IM dalam dosis terbagi setiap 8 jam selama 7 hingga 10 hari
    • Dosis anak yang tidak respon terhadap pemberian parenteral: 1 hingga 2 mg intraventrikular setiap hari
  • Sepsis bakterial
    • Dosis dewasa: 3 mg/kg/hari IV/IM dalam dosis terbagi setiap 8 jam selama 7 hingga 10 hari
    • Dosis dewasa untuk infeksi yang mengancam jiwa: 5 mg/kg/hari IV/IM dalam 3 atau 4 dosis terbagi sama; kurangi dosis menjadi 3 mg / kg / hari segera setelah diindikasikan secara klinis
    • Dosis dewasa dengan interval dosis diperpanjang: 5 hingga 7 mg/kg IV sekali setiap 24 jam disesuaikan berdasarkan konsentrasi serum
    • Dosis anak usia ≥ 1 tahun: 6-7,5 mg/kg/hari IV/IM dalam dosis terbagi setiap 8 jam selama 7 hingga 10 hari
    • Dosis neonatus, bayi atau anak < 1 tahun: 7,5 mg/kg/hari IV/IM dalam dosis terbagi setiap 8 jam selama 7 hingga 10 hari
    • Dosis bayi prematur, atau usia < 1 minggu: 5 mg/kg/hari IV/IM dalam dosis terbagi setiap 8 jam selama 7 hingga 10 hari
  • Infeksi pada tulang
    • Dosis dewasa: 3 mg/kg/hari IV/IM dalam dosis terbagi setiap 8 jam selama 7 hingga 10 hari
    • Dosis dewasa untuk infeksi yang mengancam jiwa: 5 mg/kg/hari IV/IM dalam 3 atau 4 dosis terbagi sama; kurangi dosis menjadi 3 mg / kg / hari segera setelah diindikasikan secara klinis
    • Dosis dewasa dengan interval dosis diperpanjang: 5 hingga 7 mg/kg IV sekali setiap 24 jam disesuaikan berdasarkan konsentrasi serum
    • Dosis anak usia ≥ 1 tahun: 6-7,5 mg/kg/hari IV/IM dalam dosis terbagi setiap 8 jam selama 7 hingga 10 hari
    • Dosis neonatus, bayi atau anak < 1 tahun: 7,5 mg/kg/hari IV/IM dalam dosis terbagi setiap 8 jam selama 7 hingga 10 hari
    • Dosis bayi prematur, atau usia < 1 minggu: 5 mg/kg/hari IV/IM dalam dosis terbagi setiap 8 jam selama 7 hingga 10 hari
  • Infeksi pada kulit berat
    • Dosis dewasa: 3 mg/kg/hari IV/IM dalam dosis terbagi setiap 8 jam selama 7 hingga 10 hari
    • Dosis dewasa untuk infeksi yang mengancam jiwa: 5 mg/kg/hari IV/IM dalam 3 atau 4 dosis terbagi sama; kurangi dosis menjadi 3 mg / kg / hari segera setelah diindikasikan secara klinis
    • Dosis dewasa dengan interval dosis diperpanjang: 5 hingga 7 mg/kg IV sekali setiap 24 jam disesuaikan berdasarkan konsentrasi serum
    • Dosis anak usia ≥ 1 tahun: 6-7,5 mg/kg/hari IV/IM dalam dosis terbagi setiap 8 jam selama 7 hingga 10 hari
    • Dosis neonatus, bayi atau anak < 1 tahun: 7,5 mg/kg/hari IV/IM dalam dosis terbagi setiap 8 jam selama 7 hingga 10 hari
    • Dosis bayi prematur, atau usia < 1 minggu: 5 mg/kg/hari IV/IM dalam dosis terbagi setiap 8 jam selama 7 hingga 10 hari
  • Endokarditis infektif
    • Dosis dewasa: 3 mg/kg/hari IV/IM dalam dosis terbagi setiap 8 jam selama 7 hingga 10 hari
    • Dosis dewasa untuk infeksi yang mengancam jiwa: 5 mg/kg/hari IV/IM dalam 3 atau 4 dosis terbagi sama; kurangi dosis menjadi 3 mg / kg / hari segera setelah diindikasikan secara klinis
    • Dosis dewasa dengan interval dosis diperpanjang: 5 hingga 7 mg/kg IV sekali setiap 24 jam disesuaikan berdasarkan konsentrasi serum
    • Dosis anak usia ≥ 1 tahun: 6-7,5 mg/kg/hari IV/IM dalam dosis terbagi setiap 8 jam selama 7 hingga 10 hari
    • Dosis neonatus, bayi atau anak < 1 tahun: 7,5 mg/kg/hari IV/IM dalam dosis terbagi setiap 8 jam selama 7 hingga 10 hari
    • Dosis bayi prematur, atau usia < 1 minggu: 5 mg/kg/hari IV/IM dalam dosis terbagi setiap 8 jam selama 7 hingga 10 hari
  • Penyakit radang panggul
    • Dosis dewasa untuk dosis loading: 2 mg/kg IV atau IM, diikuti dengan dosis pemeliharaan 1,5 mg/kg IV atau IM setiap 8 jam, dalam kombinasi dengan klindamisin 900 mg IV setiap 8 jam; dapat diganti dengan dosis harian gentamicin 3 hingga 5 mg/kg/hari; dapat menghentikan terapi IV/IM 24 hingga 48 jam setelah perbaikan klinis dimulai dan menyelesaikan terapi 14 hari dengan klindamisin 450 mg per oral 4 kali sehari atau doxycycline 100 mg secara oral dua kali sehari.
  • Peritonitis
    • Dosis dewasa: 3 mg/kg/hari IV/IM dalam dosis terbagi setiap 8 jam selama 7 hingga 10 hari
    • Dosis dewasa untuk infeksi yang mengancam jiwa: 5 mg/kg/hari IV/IM dalam 3 atau 4 dosis terbagi sama; kurangi dosis menjadi 3 mg / kg / hari segera setelah diindikasikan secara klinis
    • Dosis dewasa dengan interval dosis diperpanjang: 5 hingga 7 mg/kg IV sekali setiap 24 jam disesuaikan berdasarkan konsentrasi serum
    • Dosis anak usia ≥ 1 tahun: 6-7,5 mg/kg/hari IV/IM dalam dosis terbagi setiap 8 jam selama 7 hingga 10 hari
    • Dosis neonatus, bayi atau anak < 1 tahun: 7,5 mg/kg/hari IV/IM dalam dosis terbagi setiap 8 jam selama 7 hingga 10 hari
    • Dosis bayi prematur, atau usia < 1 minggu: 5 mg/kg/hari IV/IM dalam dosis terbagi setiap 8 jam selama 7 hingga 10 hari.
  • Plaque (wabah)
    • Dosis dewasa: 5 mg/kg IM/IV sekali sehari ATAU 2 mg/kg dosis loading diikuti oleh 1,7 mg/kg setiap 8 jam selama 10 hingga 14 hari atau hingga 2 hari setelah demam mereda; dapat beralih ke terapi oral bila diindikasikan secara klinis.
  • Infeksi saluran napas berat
    • Dosis dewasa: 3 mg/kg/hari IV/IM dalam dosis terbagi setiap 8 jam selama 7 hingga 10 hari
    • Dosis dewasa untuk infeksi yang mengancam jiwa: 5 mg/kg/hari IV/IM dalam 3 atau 4 dosis terbagi sama; kurangi dosis menjadi 3 mg / kg / hari segera setelah diindikasikan secara klinis
    • Dosis dewasa dengan interval dosis diperpanjang: 5 hingga 7 mg/kg IV sekali setiap 24 jam disesuaikan berdasarkan konsentrasi serum
    • Dosis anak usia ≥ 1 tahun: 6-7,5 mg/kg/hari IV/IM dalam dosis terbagi setiap 8 jam selama 7 hingga 10 hari
    • Dosis neonatus, bayi atau anak < 1 tahun: 7,5 mg/kg/hari IV/IM dalam dosis terbagi setiap 8 jam selama 7 hingga 10 hari
    • Dosis bayi prematur, atau usia < 1 minggu: 5 mg/kg/hari IV/IM dalam dosis terbagi setiap 8 jam selama 7 hingga 10 hari.
  • Infeksi saluran kemih berat
    • Dosis dewasa: 3 mg/kg/hari IV/IM dalam dosis terbagi setiap 8 jam selama 7 hingga 10 hari
    • Dosis dewasa untuk infeksi yang mengancam jiwa: 5 mg/kg/hari IV/IM dalam 3 atau 4 dosis terbagi sama; kurangi dosis menjadi 3 mg / kg / hari segera setelah diindikasikan secara klinis
    • Dosis dewasa dengan interval dosis diperpanjang: 5 hingga 7 mg/kg IV sekali setiap 24 jam disesuaikan berdasarkan konsentrasi serum
    • Dosis anak usia ≥ 1 tahun: 6-7,5 mg/kg/hari IV/IM dalam dosis terbagi setiap 8 jam selama 7 hingga 10 hari
    • Dosis neonatus, bayi atau anak < 1 tahun: 7,5 mg/kg/hari IV/IM dalam dosis terbagi setiap 8 jam selama 7 hingga 10 hari
    • Dosis bayi prematur, atau usia < 1 minggu: 5 mg/kg/hari IV/IM dalam dosis terbagi setiap 8 jam selama 7 hingga 10 hari.
  • Tularemia
    • Dosis dewasa: 5 mg/kg IV/IM sekali sehari selama 10 hari
    • Dosis anak: 2,5 mg/kg IV/IM sekali sehari selama 10 hari.

Dosis untuk pemberian tetes mata atau tetes telinga

  • Infeksi pada mata
    • Dosis dewasa untuk salep mata 0,3%: oleskan sejumlah kecil (kurang lebih setengah inci) secara TOPIKAL ke mata yang terkena 2 hingga 3 kali sehari
    • Dosis dewasa untuk tetas mata: teteskan 1 hingga 2 tetes secara TOPIKAL ke mata yang terkena setiap 4 jam, hingga 2 tetes sekali setiap jam untuk infeksi berat
    • Dosis bayi dan anak: oleskan sejumlah kecil (kurang lebih setengah inci) secara TOPIKAL ke mata yang terkena 2 hingga 3 kali sehari atau teteskan 1 hingga 2 tetes secara TOPIKAL ke mata yang terkena setiap 4 jam, hingga 2 tetes sekali setiap jam untuk infeksi berat.

Dosis untuk pemberian topikal (salep atau krim)

  • Infeksi kulit atau jaringan subkutan
    • Dosis dewasa: Oleskan sedikit krim (0,1%) atau salep (0,1%) ke lesi yang terkena 3 sampai 4 kali sehari
    • Dosis anak: Oleskan sedikit krim (0,1%) atau salep (0,1%) ke lesi yang terkena 3 sampai 4 kali sehari.

Catatan:

  • Ukur berat badan pasien sebelum memulai pengobatan untuk perhitungan dosis yang tepat kecuali pasien mengalami obesitas
  • Gunakan perkiraan massa tubuh tanpa lemak pada pasien obesitas untuk menentukan dosis
  • Penggunaan jangka pendek disarankan bila memungkinkan
  • Dosis yang dianjurkan untuk pemberian IV atau IM adalah sama.

Kontraindikasi

Gentamicin sebaiknya tidak diberikan kepada:

  • Hipersensitivitas terhadap Gentamicin, antibiotik golongan aminoglikosida lainnya, dan komponen lainnya dari produk.

Efek Samping

Meskipun sangat jarang terjadi beberapa orang dapat mengalami efek samping obat yang sangat buruk bahkan terkadang mematikan ketika mengonsumsi obat tertentu. Hubungi dokter Anda atau segera minta pertolongan medis jika Anda mengalami salah satu gejala atau tanda berikut yang terkait dengan efek samping gentamicin yang buruk:

  • Tanda reaksi alergi seperti ruam, gatal-gatal, kulit kemerahan, bengkak, dengan atau tanpa demam, mengi, sulit bernapas, pembengkakan pada mulut, wajah, lidah, atau tenggorokan
  • Tanda-tanda masalah ginjal seperti tidak dapat buang air kecil, perubahan jumlah urin, darah pada urin, atau pertambahan berat badan yang besar
  • Perubahan keseimbangan
  • Pusing yang sangat buruk atau pingsan
  • Kehilangan pendengaran
  • Dering atau menderu di telinga
  • Kelemahan otot
  • Rasa terbakar, kebas, atau kesemutan yang tidak normal
  • Berkedut
  • Kejang
  • Sesak napas
  • Perubahan dalam berpikir jernih dan dengan logika
  • Rendah mood (depresi)
  • Perubahan penglihatan
  • Sakit kepala yang sangat buruk.

Gejala dan tanda di atas bukan merupakan seluruh efek samping yang dapat terjadi bila anda mengonsumsi gentamicin. Jika Anda memiliki pertanyaan terhadap efek samping tersebut silakan hubungi dokter Anda. Dokter dapat memberikan penjelasan mengenai efek samping obat gentamicin.

Kehamilan & Laktasi

Obat ini memiliki kategori kehamilan D dimana terdapat bukti positif risiko janin pada manusia, tetapi manfaat dari penggunaan pada wanita hamil dapat diterima dengan mengesampingkan risikonya (misalnya, jika obat diperlukan dalam situasi yang mengancam jiwa atau untuk penyakit serius yang obat yang aman tidak dapat digunakan atau tidak efektif).

Konsumsi Gentamicin oleh ibu menyusui adalah kompatibel, efeknya pada bayi menyusui sangat kecil.

Peringatan

  • Sampaikan  kepada dokter sebelum Anda mengonsumsi obat ini bahwa:
    • Anda alergi terhadap gentamicin atau antibiotik golongan aminoglikosida lainnya
    • Jika Anda memiliki alergi terhadap obat, makanan, atau zat lainnya. Sampaikan gejala apa yang muncul saat anda mengalami alergi.
  • Jika Anda alergi terhadap sulfit, diskusikan dengan dokter Anda. Beberapa produk mengandung sulfit
  • Apakah pekerjaan darah Anda sering diperiksa. Diskusikan dengan dokter Anda
  • Jangan gunakan lebih lama dari yang dianjurkan oleh dokter. Infeksi kedua bisa terjadi
  • Jika Anda berusia 65 tahun atau lebih, gunakan obat ini dengan hati-hati. Anda bisa mengalami lebih banyak efek samping
  • Sampaikan kepada dokter bila Anda sedang hamil atau merencanakan kehamilan
  • Sampaikan kepada dokter bila Anda sedang menyusui.

Interaksi Obat

Dua atau lebih obat yang diberikan pada waktu yang bersamaan dapat memberikan efek masing-masing dan saling berinteraksi. Efek tersebut dapat berupa penambahan efek salah satu obat, penurunan efek salah satu obat, atau bahkan meningkatkan risiko munculnya efek samping obat. Efek ini disebut sebagai interaksi obat.

Mengonsumsi obat di bawah ini bersamaan dengan gentamicin telah diketahui memunculkan interaksi obat. Dokter mungkin akan meminta anda untuk berhenti mengonsumsi salah satu obat atau menyesuaikan dosisnya bila dikonsumsi bersamaan dengan gentamicin. Obat tersebut antara lain:

  • Kontraindikasi (tidak dapat diberikan bersamaan)
    • Ataluren.
  • Interaksi mayor (efek yang muncul ketika konsumsi kedua obat secara bersamaan cukup besar)
    • Furosemide
    • Ethacrynic Acid  
    • Nondepolarizing Neuromuscular Blockers
    • Succinylcholine
    • Vancomycin
    • Cidofovir
    • Lysine
    • Colistimethate Sodium
    • Foscarnet
    • Cholera Vaccine, Live
    • Digoxin
    • Agalsidase Alfa.
  • Interaksi moderat (efek yang muncul ketika konsumsi kedua obat secara bersamaan  dalam tingkat sedang)
    • Methoxyflurane
    • Indomethacin
    • Polygeline
    • Magnesium
    • Carboplatin
    • Piretanide
    • Capreomycin
    • Cyclosporine
    • Bumetanide
    • Live Typhoid Vaccine
    • Torsemide.
  • Interaksi minor (efek yang muncul ketika konsumsi kedua obat secara bersamaan  dalam tingkat ringan)
    • Penicillins.

Penyimpanan

Untuk sediaan salep, krim, tetes mata atau telinga, obat ini sebaiknya disimpan pada suhu ruangan (20°C hingga 30°C). Simpan pada tempat yang kering dan hindari dari tempat yang lembab. Jangan simpan di kamar mandi.

Jauhkan obat dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan. Jangan dimasukkan ke dalam freezer. Untuk sedian cairan injeksi maka tidak boleh di simpan di rumah.  Obat ini akan diberikan kepada Anda di rumah sakit atau klinik dokter.

Bila obat yang disimpan telah mencapai masa kadaluarsa hindari membuang obat ini secara sembarangan. Tanyakan kepada apoteker atau petugas sarana pengelola limbah di lingkungan Anda dimana dan bagaimana cara paling aman untuk membuang sisa produk ini.

Semoga bermanfaat!

 

Baca juga:

Jangan ragu untuk selalu gunakan fitur ‘Tanya Dokter’ untuk berkonsultasi dengan dokter online yang siap siaga 7×24 jam. Segera download aplikasi kesehatan Go Dok di sini.

RE/PJ/MA

Referensi