Fluoxetine ; Efek Samping, Sediaan dan Indikasi

Fluoxetine

Fluoxetine merupakan obat golongan selective serotonin reuptake inhibitor (SSRI) yang dikenal juga sebagai salah satu jenis anti depresan. Obat ini sering digunakan dalam pengobatan depresi atau terkadang pada gangguan obsesif kompulsif dan juga bulimia.

Nama Generik

Fluoxetine

Merek Dagang

Antiprestin; Courage; Deprezac; Deproz; Elizac; Floxet; Foransi; Kalxetin; Lodep; Nopres; Oxipres; Prozac; Zac; Zactin.

Pengertian

Fluoxetine merupakan obat golongan selective serotonin reuptake inhibitor (SSRI) yang dikenal juga sebagai salah satu jenis anti depresan. Obat ini sering digunakan dalam pengobatan depresi atau terkadang pada gangguan obsesif kompulsif dan juga bulimia.

Obat ini telah menolong banyak orang yang mengalami depresi dan cenderung memiliki efek samping yang lebih sedikit dibandingkan dengan anti depresan golongan lainnya.

Golongan

Selective serotonin reuptake inhibitor (SSRI), anti depresan

Golongan Obat

K (Obat keras)

Sediaan

  • Tablet atau kapsul 10 mg
  • Tablet atau kapsul 20 mg.

Indikasi

Dosis untuk pemberian oral (Tablet atau kapsul)

  • Bulimia nervosa
    • Dosis dewasa: 60 mg secara oral sekali sehari di pagi hari; dapat memulai dengan dosis yang lebih rendah dan melakukan titrasi selama beberapa hari; dosis lebih dari 60 mg / hari belum dievaluasi keamanannya.
  • Gangguan bipolar tipe I depresi, dalam kombinasi dengan olanzapine
    • Dosis dewasa awal: 20 mg oral sekali sehari pada malam hari dalam kombinasi dengan olanzapine 5 mg; titrasi untuk efek klinis dan tolerabilitas dalam rentang dosis, fluoxetine 20 hingga 50 mg/olanzapine 5 hingga 12,5 mg per oral setiap hari pada malam hari; keamanan dosis lebih besar dari fluoxetine 75 mg / olanzapine 18 mg belum ditetapkan
    • Dosis anak usia 10 hingga 17 tahun, dosis awal: 20 mg oral sekali sehari di malam hari dalam kombinasi dengan olanzapine 2,5 mg; titrasi untuk efek klinis dan tolerabilitas; keamanan dosis lebih besar dari fluoxetine 50 mg / olanzapine 12 mg belum ditetapkan.
  • Gangguan depresi mayor
    • Dosis dewasa awal: 20 mg secara oral sekali sehari di pagi hari; dapat tingkatkan dosis harian setelah beberapa minggu jika respon tidak memadai; efek terapeutik penuh dapat tertunda 4 minggu atau lebih lama; Dosis maksimal 80 mg/hari
    • Dosis dewasa pada pengobatan resisten, dalam kombinasi dengan olanzapine: Dosis awal, 20 mg oral sekali sehari pada malam hari dalam kombinasi dengan olanzapine 5 mg; titrasi untuk efek klinis dan tolerabilitas dalam rentang dosis, fluoxetine 20 hingga 50 mg / olanzapine 5 hingga 20 mg secara oral sekali sehari setiap malam; keamanan dosis lebih besar dari fluoxetine 75 mg / olanzapine 18 mg belum ditetapkan
    • Dosis anak usia 8 tahun atau lebih: 10 atau 20 mg per oral satu kali sehari; dapat memulai dengan 10 mg / hari selama 1 minggu dan kemudian meningkat menjadi 20 mg/hari; efek terapeutik penuh dapat tertunda 4 minggu atau lebih lama
    • Dosis anak dengan berat badan rendah, usia 8 tahun atau lebih, dosis awal: 10 mg secara oral sekali sehari, jika respons klinis tidak mencukupi setelah beberapa minggu, pertimbangkan untuk tingkatkan dosis menjadi 20 mg/hari; efek terapeutik penuh dapat tertunda 4 minggu atau lebih lama.
  • Gangguan obsesif-kompulsif
    • Dosis dewasa awal: 20 mg secara oral sekali sehari di pagi hari; pemeliharaan, 20 hingga 60 mg secara oral sekali sehari (dosis tunggal di pagi hari, atau 2 dosis terbagi pada pagi dan siang hari); setelah beberapa minggu jika respon yang tidak adekuat dosis dapat ditingkatkan hingga maksimal 80 mg/hari.
    • Dosis anak usia 7 tahun atau lebih, dosis awal: 10 mg per oral satu kali sehari selama 2 minggu; tingkatkan dosis hingga 20 mg satu kali sehari; dosis yang dianjurkan, 20 hingga 60 mg setiap hari.
  • Gangguan panik
    • Dosis dewasa awal: 10 mg per oral satu kali sehari selama 1 minggu, kemudian meningkat menjadi 20 mg/hari; peningkatan dosis lebih lanjut dapat dipertimbangkan setelah beberapa minggu jika respon klinis yang tidak memadai; dosis lebih dari 60 mg/hari belum dievaluasi.
  • Gangguan dysphoric pramenstruasi
    • Dosis dewasa 20 mg secara oral sekali sehari secara terus menerus atau 20 mg secara oral sekali sehari secara intermiten (mulai 14 hari sebelum onset menstruasi yang diantisipasi dan dilanjutkan setiap hari selama satu hari penuh menstruasi); dosis maksimal 80 mg/hari.

Catatan:

  • Hentikan obat golongan MAOI yang dimaksudkan untuk mengobati gangguan kejiwaan setidaknya 14 hari sebelum pemberian fluoxetine. Setidaknya minimal 5 minggu setelah penghentian fluoxetine, sebelum memulai pemberian obat golongan MAOI dimaksudkan untuk mengobati gangguan kejiwaan
  • Kriteria Beers: Gunakan secara hati-hati atau hindari penggunaan karena berpotensi tidak cocok pada lanjut usia
  • Menghentikan pengobatan: Secara bertahap kurangi dosis untuk menghindari gejala penarikan (putus obat).

Kontraindikasi

Fluoxetine sebaiknya tidak diberikan kepada:

  • Penggunaan bersamaan dengan MAOI, termasuk linezolid atau methylene blue IV, atau dalam waktu 14 hari setelah penghentian MAOI; setidaknya 5 minggu harus berlalu setelah penghentian fluoksetin hidroklorida sebelum inisiasi MAOI karena risiko sindrom serotonin
  • Penggunaan bersama pimozide atau thioridazine; meningkatkan risiko pemanjangan QT
  • Hipersensitivitas terhadap Fluoxetine dan komponen lainnya dari produk.

Efek samping

Meskipun sangat jarang terjadi beberapa orang dapat mengalami efek samping obat yang sangat buruk bahkan terkadang mematikan ketika mengonsumsi obat tertentu. Hubungi dokter Anda atau segera minta pertolongan medis jika anda mengalami salah satu gejala atau tanda berikut yang terkait dengan efek samping Fluoxetine yang buruk:

  • Tanda reaksi alergi seperti ruam, gatal-gatal, kulit kemerahan, bengkak, dengan atau tanpa demam, mengi, sulit bernapas, pembengkakan pada mulut, wajah, lidah, atau tenggorokan
  • Tanda-tanda kadar natrium rendah seperti sakit kepala, sulit fokus, masalah ingatan, perubahan dalam berpikir jernih dan dengan logika, kelemahan, kejang, atau perubahan keseimbangan
  • Tanda-tanda perdarahan seperti muntah darah atau muntah yang terlihat seperti bubuk kopi; batuk darah; darah dalam urin; tinja berwarna hitam atau merah; pendarahan dari gusi; pendarahan vagina yang tidak normal; memar tanpa alasan atau yang semakin besar; atau perdarahan apa pun yang sangat buruk atau tidak bisa berhenti
  • Tanda-tanda suasana hati rendah (depresi), pikiran untuk bunuh diri sendiri, kegugupan, naik turunnya emosi, berpikir yang tidak normal, kecemasan, atau kurang minat dalam hidup
  • Perubahan cara bertindak
  • Pusing yang sangat buruk atau pingsan
  • kejang
  • Perubahan penglihatan
  • Kenaikan atau penurunan berat badan yang besar.
  • Masalah kesehatan yang sangat buruk dan kadang-kadang mematikan yang disebut sindrom serotonin dapat terjadi. Risikonya mungkin lebih besar jika Anda meminum obat ini dengan obat-obatan tertentu lainnya. Hubungi dokter Anda segera jika Anda mengalami gejala pusing, sakit kepala yang sangat buruk, agitasi, halusinasi, demam, detak jantung cepat, detak jantung yang tidak terasa normal, kemerahan, kejang, gemetar, berkeringat banyak, perubahan keseimbangan, perubahan dalam berpikir jernih dan dengan logika, sakit perut yang sangat buruk dan muntah, atau kotoran yang sangat buruk
  • Hubungi dokter Anda segera jika Anda mengalami ereksi yang menyakitkan atau ereksi yang berlangsung lebih dari 4 jam. Kondisi ini mungkin terjadi bahkan ketika Anda tidak berhubungan seksual.

Semua obat dapat menimbulkan efek samping. Tapi, pada sebagian orang efek samping obat tersebut tidak muncul atau hanya menimbulkan efek samping yang minor (kecil).

Hubungi dokter Anda untuk mendapatkan pertolongan medis jika salah satu efek samping berikut ini membuat anda terasa sangat terganggu atau mengganggu aktivitas anda:

  • Gugup dan bersemangat
  • Sakit kepala
  • Sakit perut
  • Tidak lapar
  • Mulut kering
  • Mengantuk
  • Pusing
  • Feses cair (diare)
  • Perubahan kemampuan seksual
  • Menurunkan minat seksual
  • Mimpi buruk
  • Tidak bisa tidur
  • Merasa lelah atau lemah
  • Kegoyahan
  • Berkeringat banyak
  • Tanda-tanda seperti flu
  • Menguap.

Gejala dan tanda di atas bukan merupakan seluruh efek samping yang dapat terjadi bila Anda mengonsumsi Fluoxetine. Jika Anda memiliki pertanyaan terhadap efek samping tersebut silakan hubungi dokter Anda.

Kehamilan & Laktasi

Obat ini memiliki kategori kehamilan C dimana baik studi pada hewan telah mengungkapkan efek buruk pada janin (efek teratogenik atau embryocidal atau efek lainnya) dan tidak ada penelitian terkontrol pada wanita atau studi pada wanita dan hewan tidak tersedia. Obat harus diberikan hanya jika manfaat potensial lebih besar dibandingkan potensi risiko pada janin.

Konsumsi Fluoxetine oleh ibu menyusui, efeknya pada bayi menyusui tidak diketahui tetapi mungkin menjadi perhatian.

Peringatan

  • Sampaikan  kepada dokter sebelum Anda mengonsumsi obat ini bahwa:
    • Anda alergi terhadap Fluoxetine
    • Jika Anda memiliki alergi terhadap obat, makanan, atau zat lainnya. Sampaikan gejala apa yang muncul saat anda mengalami alergi
    • Jika Anda mengonsumsi salah satu dari obat-obatan ini: Linezolid atau methylene blue
    • Jika Anda mengkonsumsi pimozide
    • Jika Anda mengkonsumsi tioridazin
    • Jika Anda telah menggunakan obat-obatan tertentu yang digunakan untuk suasana hati rendah (depresi) seperti isocarboxazid, phenelzine, atau tranylcypromine atau obat yang digunakan untuk penyakit Parkinson seperti selegiline atau rasagiline dalam 14 hari terakhir. Konsumsi obat ini dalam waktu 14 hari dari obat-obatan tersebut dapat menyebabkan tekanan darah tinggi yang sangat buruk. Diskusikan dengan dokter Anda.
  • Hindari mengemudi dan melakukan tugas atau tindakan lain yang meminta Anda untuk waspada atau berkonsentrasi
  • Jangan berhenti menggunakan obat ini secara tiba-tiba tanpa saran dari dokter Anda. Anda mungkin memiliki risiko efek samping yang lebih besar. Jika Anda perlu menghentikan obat ini, Anda harus menghentikannya secaraperlahan-lahan seperti yang diperintahkan oleh dokter Anda
  • Diskusikan dengan dokter Anda sebelum Anda menggunakan obat lain dan produk alami (herbal)
  • Jika Anda memiliki gula darah tinggi (diabetes), Anda harus memperhatikan kadar gula darah Anda dengan cermat
  • Mungkin diperlukan beberapa minggu untuk melihat efek penuh dari obat
  • Obat ini dapat meningkatkan kemungkinan pendarahan. Terkadang, pendarahan bisa mengancam jiwa
  • Gunakan hati-hati pada anak-anak
  • Obat ini dapat mempengaruhi pertumbuhan pada anak-anak dan remaja dalam beberapa kasus. Mereka mungkin membutuhkan pemeriksaan pertumbuhan yang teratur
  • Jika Anda berusia 65 tahun atau lebih, gunakan obat ini dengan hati-hati. Anda bisa mengalami lebih banyak efek samping
  • Sampaikan kepada dokter bila Anda sedang hamil atau merencanakan kehamilan
  • Sampaikan kepada dokter bila Anda sedang menyusui.

Interaksi Obat

Dua atau lebih obat yang diberikan pada waktu yang bersamaan dapat memberikan efek masing-masing dan saling berinteraksi. Efek tersebut dapat berupa penambahan efek salah satu obat, penurunan efek salah satu obat, atau bahkan tingkatkan risiko munculnya efek samping obat. Efek ini disebut sebagai interaksi obat.

Mengonsumsi obat di bawah ini bersamaan dengan Fluoxetine telah diketahui memunculkan interaksi obat. Dokter mungkin akan meminta anda untuk berhenti mengonsumsi salah satu obat atau menyesuaikan dosisnya bila dikonsumsi bersamaan dengan Fluoxetine. Obat tersebut antara lain:

  • Kontraindikasi (tidak dapat diberikan bersamaan)
    • Mesoridazine
    • Terfenadine
    • Pimozide
    • Nialamide
    • Toloxatone
    • Linezolid
    • Clorgyline
    • Levomethadyl
    • Methylene Blue
    • Monoamine Oxidase Inhibitors
    • Amifampridine
    • Piperaquine
    • Bepridil
    • Sparfloxacin
    • Dronedarone
    • Thioridazine
    • Cisapride
    • Saquinavir
    • Ziprasidone
    • Bromopride.
  • Interaksi mayor (efek yang muncul ketika konsumsi kedua obat secara bersamaan cukup besar)
    • Ritonavir
    • NSAID
    • Iloperidone
    • Trazodone
    • Carbamazepine
    • Haloperidol
    • Anticoagulants
    • Propranolol
    • Sibutramine
    • Fluphenazine
    • Cyclobenzaprine
    • Propafenone
    • Risperidone
    • Gemifloxacin
    • Duloxetine
    • Galantamine
    • Tetrabenazine
    • Cilostazol
    • Hydroxychloroquine
    • Donepezil
    • Warfarin
    • Safinamide
    • Alfentanil
    • Lofexidine
    • Tricyclic Antidepressants.
  • Interaksi moderat (efek yang muncul ketika konsumsi kedua obat secara bersamaan  dalam tingkat sedang)
    • Buspirone
    • Cyproheptadine
    • Phenytoin
    • Alprazolam
    • Delavirdine
    • Digoxin
    • Quinidine
    • Zolpidem
    • Digitoxin.
  • Interaksi minor (efek yang muncul ketika konsumsi kedua obat secara bersamaan dalam tingkat ringan)
    • Diazepa.

Penyimpanan

Untuk sediaan tablet atau kapsul, obat ini sebaiknya disimpan pada suhu ruangan (20°C hingga 30°C). Simpan pada tempat yang kering dan hindari dari tempat yang lembab. Jangan simpan di kamar mandi. Jauhkan obat dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.

Bila obat yang disimpan telah mencapai masa kadaluarsa hindari membuang obat ini secara sembarangan. Tanyakan kepada apoteker atau petugas sarana pengelola limbah di lingkungan Anda dimana dan bagaimana cara paling aman untuk membuang sisa produk ini.

Semoga bermanfaat!

Baca juga:

Konsultasi kesehatan kini bisa langsung lewat gadget Anda. Download aplikasi Go Dok di sini.

RE/JJ/MA

Referensi