Flu Singapura ; Gejala, Penyebab dan Penanganan

Flu singapura

Flu singapura  merupakan suatu penyakit infeksi virus yang ditandai dengan gelembung lepuh pada telapak tangan, telapak kaki, dan mulut sehingga menimbulkan rasa tidak nyaman dan sulit menelan. Penyakit ini disebabkan oleh infeksiVirus Coxsackievirus.

 

Mengenal Flu Singapura

Flu Singapura atau biasa juga dikenal dengan nama Hand-Foot-and-Mouth Disease (HFMD) –penyakit tangan, kaki, dan mulut merupakan suatu penyakit infeksi virus yang ditandai dengan gelembung lepuh pada telapak tangan, telapak kaki, dan mulut sehingga menimbulkan rasa tidak nyaman dan sulit menelan.

Penyakit ini disebut sebagai penyakit “Flu Singapura” diduga karena pada sekitar tahun 2000 penyakit ini sempat menjadi wabah di Singapura yang menyebabkan beberapa anak meninggal dunia. Pemerintah Singapura juga menganjurkan ditutupnya restoran siap saji, kolam renang, dan tempat bermain anak-anak untuk mencegah penularan penyakit tersebut.

Flu Singapura paling sering mengenai anak-anak usia dibawah 10 tahun dan jarang menyerang orang dewasa. Penyakit ini lebih sering terjadi di musim panas dan gugur sedangkan pada daerah tropis terjadi sepanjang tahun.

Penyebab

Flu Singapura disebabkan oleh infeksi virus. Virus Coxsackievirus adalah jenis enterovirus paling umum yang terkait denganpenyakit ini, terutama Virus Coxsackievirus A16.

Virus ini biasanya menyebar melalui mulut dan anus. Pada umumnya, virus ini biasa ditemukan dalam air liur, lendir, kotoran, dan cairan dari gelembung lepuh penderita Flu Singapura.

Cara penularan virus ini melalui :

  • Berada dekat atau kontak langsung dengan orang yang terinfeksi,
  • Batuk dan bersin,
  • Menyentuh benda-benda yang terkontaminasi,
  • Kontak langsung atau tidak langsung dengan feses yang terinfeksi.
Faktor Risiko

Beberapa faktor risiko terjadinya Flu Singapura antara lain :

  • Anak-anak usia <10 tahun dan lebih berisiko bila usia <5 tahun,
  • Anak- anak yang berada di tempat penitipan anak atau sekolah,
  • Anak-anak usia >10 tahun dan orang yang memiliki sistem kekebalan tubuh lemah.
Gejala

Periode awal infeksi hingga timbulnya tanda dan gejala (masa inkubasi) membutuhkan waktu sekitar tiga hingga enam hari. Demam seringkali menjadi tanda awal Flu Singapura, diikuti oleh sakit tenggorokan dan kadang-kadang nafsu makan yang menurun dan tubuh terasa lemas.

Satu atau dua hari setelah demam dimulai, akan muncul luka lepuh berwarna kemerahan yang terasa nyeri di bagian depan mulut atau tenggorokan. Selain itu, dapat juga muncul ruam di tangan dan kaki serta bisa juga muncul di daerah sekitar bokong dalam satu atau dua hari berikutnya.

Gelembung lepuh yang muncul di belakang mulut dan tenggorokan mungkin menunjukkan bahwa anak terinfeksi penyakit virus terkait yang disebut herpangina. Ciri khas lain dari herpangina, yaitu demam tinggi yang tiba-tiba dan dalam beberapa kasus dapat terjadi kejang. Ruam yang berkembang di tangan, kaki, atau bagian tubuh lainnya sangat jarang ditemukan.

Diagnosis

Seorang dokter dapat mendiagnosa Flu Singapura hanya dengan melakukan pemeriksaan fisik. Dokter akan memeriksa mulut dan tubuh untuk melihat gelembung lepuh dan ruam. Dokter juga akan bertanya mengenai gejala lain yang muncul.

Dokter mungkin mengambil sampel dari ruam di kulit, sampel usap tenggorokan, atau sampel tinja yang dapat diuji untuk mendeteksi virus. Ini akan membantu dokter untuk mengkonfirmasi diagnosis.

Penanganan

Dalam kebanyakan kasus, infeksi akan hilang tanpa pengobatan dalam 7 hingga 10 hari. Namun, dokter mungkin merekomendasikan perawatan tertentu untuk membantu meringankan gejala, yaitu:

  • Salep yang diresepkan atau yang dijual bebas untuk meredakan lecet dan ruam,
  • Obat nyeri, seperti acetaminophen atau ibuprofen,
  • Obat sirup atau pelega tenggorokan untuk meredakan sakit tenggorokan yang menyakitkan,

Perawatan di rumah juga dapat meredakan gejala Flu Singapura yang dapat membantu membuat luka lecet berkurang, yaitu :

  • Minum minuman dingin,
  • Hindari buah jeruk, minuman buah, dan soda,
  • Hindari makanan pedas atau asin.
  • Mengoleskan air garam hangat di sekitar mulut juga dapat membantu meredakan rasa sakit karena luka melepuh dan luka tenggorokan. Lakukan hal ini beberapa kali sehari atau sesering yang diperlukan.
Pencegahan

Beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mencegah terjangkit penyakit Flu Singapura adalah :

  • Jaga kebersihan dengan baik merupakan salah satu cara pencegahan yang terbaik. Mencuci tangan secara tepat dan teratur dapat sangat mengurangi risiko tertular virus ini.
  • Ajari anak-anak untuk mencuci tangan menggunakan air hangat dan sabun. Tangan harus selalu dicuci setelah menggunakan kamar kecil, sebelum makan, dan setelah keluar dari tempat umum. Anak-anak juga harus diajarkan untuk tidak meletakkan tangan mereka atau benda lain di dalam atau di dekat mulut mereka.
  • Penting juga untuk membersihkan area rumah secara rutin. Perlu diperhatikan harus membersihkan seluruh mainan, dot, dan benda lain yang mungkin terkontaminasi dengan virus.
  • Jika ada anggota keluarga yang mengalami gejala seperti demam atau sakit tenggorokan, tetaplah berada di rumah dan sebisa mungkin hindari lingkungan ramai.
  • Hindari kontak dengan orang lain begitu lepuh dan ruam muncul. Ini dapat membantu untuk menghindari penyebaran penyakit ke orang lain.
Komplikasi

Komplikasi yang paling umum dari Flu Singapura adalah dehidrasi. Perhatikan dengan seksama untuk memastikan kebutuhan cairan tercukupi. Bila didapati adanya dehidrasi sedang hingga berat bisa diberikan cairan intravena.

Apabila terinfeksi suatu bentuk Coxsackievirus yang jarang dan kadang-kadang serius dapat melibatkan komplikasi ke otak yaitu :

  • Meningitis virus. Ini adalah infeksi langka yang menyerang selaput otak (meningen) dan cairan serebrospinal yang mengelilingi otak dan sumsum tulang belakang.
  • Ensefalitis. Penyakit berat dan berpotensi mengancam jiwa ini melibatkan peradangan otak yang disebabkan oleh virus, namun kasus ini jarang terjadi.

Semoga bermanfaat!

Baca juga:

Gunakan aplikasi Go Dok untuk dapatkan ragam layanan kesehatan gratis, langsung dari SmartphoneDownload aplikasinya di sini.

PJ/MA

Referensi