Fenofibrat ; Efek Samping, Sediaan dan Indikasi

Fenofibrat

Fenofibrat merupakan obat yang digunakan untuk menurunkan kadar kolesterol tinggi dalam darah. Obat ini terutama digunakan untuk mengatasi kadar trigliserida (salah satu jenis kolesterol jahat) yang sangat tinggi.

 

Nama Generik

Fenofibrat

Merek Dagang

Evothyl, Lipanthyl, Felosma, Lipanthyl Penta, Lipanthyl Supra, Fenolip, Lipofibrat, Fenosup, Lidose, Lotropid, Fibesco, Noles, Fibramed. Profibrat, Hicholfen, Trichol, Hipolip, Trolip, Hipolip, Yosenob, Hyperchol, Zumafib, Lifen, Zumafib, Micro,

Pengertian

Fenofibrat merupakan obat yang digunakan untuk menurunkan kadar kolesterol tinggi dalam darah. Obat ini terutama digunakan untuk mengatasi kadar trigliserida (salah satu jenis kolesterol jahat) yang sangat tinggi. Fenofibrat termasuk dalam golongan derivat (turunan) asam fibrat yang bersifat hipolipidemik (menurunkan kadar kolesterol darah). Obat ini biasanya menjadi bagian terapi kombinasi untuk menurunkan kadar kolesterol darah dan paling sering dikombinasikan dengan obat golongan statin (misalnya simvastatin dan atorvastatin).

Golongan

Hipolipidemik, Derivat Asam Fibrat

Sediaan
  • Kapsul 100 mg
  • Kapsul 160 mg
  • Kapsul 200 mg
  • Kapsul 300 mg
  • Tablet salut selaput 145 mg
  • Tablet pelepasan lambat 160 mg.
Indikasi

Untuk dosis oral (kapsul, tablet salut selaput, tablet pelepasan lambat)

  • Hiperkolesterolemia primer atau dislipidemia campuran (Fredrickson types IIa, IIb)
    • Orang dewasa: dosis awal 300 mg sehari dalam dosis terbagi; kisaran lazim 100-400 mg sehari
  • Hipertrigliseridemia (Fredrickson types IV dan V)
    • Orang dewasa: sebagai obat tambahan dengan diet rendah lemak, dosis awal 300 mg sehari dalam dosis terbagi; kisaran lazim 100-400 mg sehari. Dosis disesuaikan setelah pemeriksaan kolesterol ulang dalam interval 4 hingga 8 minggu
  • Anak: informasi dosis umum tidak memiliki bukti keamanan dan efikasi pada pasien anak
  • Dosis dapat berbeda pada beberapa merek dagang tertentu.
Kontraindikasi

Obat ini sebaiknya tidak diberikan kepada orang dengan hipersensitivitas atau alergi terhadap fenofibrat atau asam fibrat dan komponen komposisi obat lainnya. Selain itu, obat ini sebaiknya tidak diberikan kepada pasien dengan:

  • Penyakit liver akut termasuk:
    • Sirosis bilier primer
    • Gangguan fungsi liver persisten
  • Penyakit kantung empedu
  • Penyakit ginjal tahap akhir
  • Ibu menyusui
Efek Samping

Efek samping yang berbahaya dan mematikan dapat terjadi pada konsumsi obat. Tapi, kondisi ini sangat jarang terjadi. Hubungi dokter Anda dan segera dapatkan pertolongan medis bila anda mengalami gejala yang mengancam jiwa atau Anda merasa bahwa Anda sedang mengalami kondisi gawat darurat.

Efek samping serius dan gejala setelah konsumsi fenofibrat dapat berupa:

  • Reaksi alergi, gejalanya berupa:
    • Bengkak pada mata, wajah, bibir, anggota gerak
    • Kesulitan untuk bernapas, berbicara, atau menelan
    • Ruam pada kulit.
  • Masalah liver, gejalanya berupa:
    • Perubahan warna kulit atau bagian putih pada mata (sklera) menjadi kuning
    • Jarang lapar
    • Merasa lelah
    • Buang air besar berwarna cerah
    • Perut terasa begah atau nyeri
    • Air kencing berwarna gelap.

Anda juga harus segera menghubungi dokter apabila mengalami gejala dan tanda berikut:

  • Nyeri dan kelemahan otot
  • Tanda-tanda pankreatitis (nyeri perut, nyeri punggung)
  • Nyeri dan pembengkakan sendi
  • Nyeri dada
  • Demam atau menggigil
  • Nyeri, pembengkakan, terasa hangat, kesemutan, dan perubahan warna pada lengan atau kaki
  • Perdarahan
  • Tidak mampu berkemih atau perubahan jumlah urin.

Semua obat yang dikonsumsi dapat menimbulkan efek samping. Meskipun demikian, banyak orang yang tidak mengalami atau hanya mengalami efek samping minor. Hubungi dokter Anda atau minta pertolongan medis bila salah satu efek samping ini mengganggu aktivitas Anda:

  • Nyeri kepala
  • Nyeri punggung
  • Nyeri pinggang.

Ini semua bukan keseluruhan dari efek samping fenofibrat. Jika Anda memiliki pertanyaan terkait dengan efek samping obat silakan hubungi dokter anda. Anda dapat berdiskusi dengan dokter Anda tentang efek samping obat lainnya.

Kehamilan & Laktasi

Fenofibrat memiliki kategori kehamilan C. Kejadian efek samping telah tampak pada penelitian pada hewan coba. Kadar trigliserida dan lemak meningkat selama kehamilan dan hal ini adalah kondisi yang dibutuhkan untuk perkembangan janin di rahim. Bila peningkatan ini lebih tinggi dari yang diharapkan, intervensi diet merupakan pilihan terapi. Pada ibu hamil dengan hipertrigliseridemia yang sangat berat dan berisiko tinggi untuk mengalami pankreatitis, penggunaan fenofibrat dapat dimulai pada trimester kedua sebagai salah satu intervensi tambahan diluar modifikasi diet. Obat lainnya harus digunakan untuk hiperkolesterolemia.

Untuk masa laktasi obat ini dikontraindikasikan pada ibu menyusui.

Peringatan
  • Beritahu dokter ketika Anda sedang mengkonsumsi obat ini
  • Periksakan tekanan darah teratur dan diskusikan dengan dokter Anda
  • Bila anda mengkonsumsi obat pengencer darah maka lakukan pemeriksaan darah dan diskusikan dengan dokter Anda
  • Jika anda juga mengkonsumsi obat cholestyramine atau colestipol, minum obat tersebut sekurangnya 4 jam sebelum atau 1 jam sesudah mengkonsumsi fenofibrat
  • Ikuti saran diet dan rencana olahraga yang dokter sarankan kepada Anda
  • Bila anda berusia > 65 tahun, konsumsi obat ini akan lebih sering menimbulkan efek samping
  • Jika Anda hamil atau merencanakan kehamilan, diskusikan dengan dokter Anda apakah manfaat dan risiko konsumsi obat ini selama kehamilan.
Interaksi Obat

Dua atau lebih obat yang diberikan pada waktu yang bersamaan dapat memberikan efek masing-masing dan saling berinteraksi. Efek tersebut dapat berupa penambahan efek salah satu obat, penurunan efek salah satu obat, atau bahkan meningkatkan risiko munculnya efek samping obat. Efek ini disebut sebagai interaksi obat. Mengonsumsi obat di bawah ini bersamaan dengan fenofibrat telah diketahui memunculkan interaksi obat. Dokter mungkin akan meminta anda untuk berhenti mengonsumsi salah satu obat atau menyesuaikan dosisnya bila dikonsumsi bersamaan dengan fenofibrat. Obat tersebut antara lain:

  • Kontraindikasi (tidak dapat diberikan bersamaan)
    • Ciprofibrat
  • Kontraindikasi Mayor (efek yang muncul ketika konsumsi kedua obat secara bersamaan cukup besar)
    • Anisindion
    • Atorvastatin
    • Pravastatin
    • Colchicine
    • Simvastatin
    • Lovastatin
    • Antikoagulan.
  • Interaksi moderat (efek yang muncul ketika konsumsi kedua obat secara bersamaan dalam tingkat sedang)
    • Ezetimibe
    • Siklosporin
    • Rosiglitazone
    • Colestipol
    • Cholestyramine
    • Glimepiride
    • Insulin.
Penyimpanan

Obat harus disimpan dalam temperatur ruang dengan suhu rata-rata 25°C (suhu yang diperbolehkan 15°C-30°C. Hindari paparan sinar matahari langsung. Simpan pada tempat yang kering dan hindari dari tempat yang lembap. Jangan simpan di kamar mandi. Jauhkan obat dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.

Bila obat yang disimpan telah mencapai masa kadaluarsa hindari membuang obat ini secara sembarangan. Tanyakan kepada apoteker atau petugas sarana pengelola limbah di lingkungan Anda dimana dan bagaimana cara paling aman untuk membuang sisa produk ini.

Baca juga:

Konsultasi kesehatan kini bisa langsung lewat gadget Anda. Download aplikasi Go Dok di sini.

RE/PJ/MA

Referensi