Faktor-Faktor Ini Menjadi Penyebab Anak Cadel

penyebab anak cadel

Go DokPenyebab anak cadel- Pernahkah Anda berbicara dengan anak-anak yang cadel? Bisa dipastikan setiap orang pernah berkomunikasi dengan anak atau orang yang cadel. Cadel adalah kesalahan pengucapan yang biasanya terjadi pada anak-anak maupun orang dewasa akibat ketidakmampuan menempatkan lidah pada posisi yang tepat untuk memproduksi suatu huruf. Dalam konteks bahasa asing, terutama bahasa Inggris, orang yang cadel biasanya sulit mengucapkan hurup /s/, /z/, /r/, dan /ch/. Sedangkan dalam konteks bahasa Indonesia atau bahasa daerah yang ada di Indonesia, kebanyakan pengidap cadel kesulitan menyebut huruf /r/ dan /s/. Huruf /r/ sering dilafalkan sebagai /l/ atau /y/, sedangkan /s/ sering dilafalkan sebagai /t/.

Menurut National Institute on Deafness and Other Communication Disorders, satu dari enam orang di Amerika Serikat 42 juta orang dewasa dan anak-anak memiliki gangguan dalam berkomunikasi. Dari semua itu, 14 juta orang memiliki gangguan berbicara, suara, dan bahasa yang tidak berhubungan dengan ketulian. Gangguan fungsi bicara yang tidak diketahui penyebabnya seperti cadel mempengaruhi 10% dari populasi; 8-9% cukup serius dan memerlukan treatment. Hampir 5% siswa kelas 1 SD memiliki gangguan berbicara, dan 50-70% anak-anak dengan gangguan berbicara harus berjuang secara akademik pada tingkat sekolah dasar dan menengah.

Sejauh ini, belum diketahui pasti apa penyebab anak cadel, namun dari banyak kasus yang ditemukan dapat ditarik kesimpulan bahwa ada beberapa faktor yang menyebabkan anak menjadi cadel.

Yuk, simak beberapa faktor penyebab anak cadel berikut ini!

1. Peniruan

Faktor penyebab anak cadel yang pertaman yaitu peniruan. Anak meniru ujaran orang dewasa namun perkembangan alat-alat bicaranya belum sempurna. Anak di bawah umur 4,5 tahun biasanya akan banyak mengimitasi ujaran-ujaran yang ia dengar. Namun, penempatan lidahnya belum ia lakukan dengan benar sehingga ujarannya terdengar berbeda dari ujaran yang seharusnya. Seiring berkembangnya usia anak, cadel perlahan akan hilang. Namun jika hingga usia 7-8 tahun anak masih berbicara seperti anak usia 4, 5 tahun, sebaiknya lakukan pemeriksaan dan treatment. Di samping itu, bisa pula peniruan anak sangat sempurna, yakni ketika orang dewasa justru mengajarkan pelafalan yang tidak benar pada suatu kata sehingga anak menirunya dan menjadi kebiasaannya hingga dewasa. Maka dari itu, dalam perkembangan bahasa anak, ajarilah anak dengan pelafalan yang benar meskipun anak melafalkan dengan cadel. Jangan sampai, orang dewasa malah ikut-ikutan menjadi cadel.

2. Tanggalnya gigi

Pada masa pertumbuhan, gigi susu anak perlahan akan tanggal satu per satu untuk kemudian berganti menjadi gigi tetap. Pada saat ini pelafalan anak terhadap huruf tertentu akan menjadi terganggu sehingga menjadi cadel.

3. Gangguan pendengaran

Penyebab anak cadel selanjutnya dikarenakan gangguan pendengaran. Anak yang memiliki gangguan pendengaran biasanya akan mengalami kesulitan berbicara, termasuk cadel. Hal ini disebabkan ujaran yang ia dengar tidak sama persis dengan ujaran yang orang lain ucapkan sehingga berdampak pada “produksi” suara si anak tersebut.

4. Menarik perhatian

Pada beberapa kasus ditemukan bahwa anak melafalkan kata-kata dengan cadel hanya untuk menarik perhatian.

5. Trauma atau stres

Anak yang mengalami stres atau trauma ada kemungkinan besar untuk tiba-tiba cadel. Yang harus diobati bukan ketidaksempurnaan alat ucapnya, melainkan kondisi psikologisnya.

6. Tekanan pada lidah

Terakhir, yang menjadi penyebab anak cadel adalah tekanan pada lidah. Menurut salah satu teori yang diungkapkan para pasikolog, penyebab cadel adalah lidah yang tertekan akibat kebiasaan mengemut jari, penggunaan dot bayi yang berlebihan, pemberian susu pada botol, dan ISPA yang sering kambuh.

Demikianlah beberapa faktor yang memungkinkan menjadi penyebab anak cadel. Semoga bermanfaat.

Baca juga:

Kini Anda bisa tanya dokter gratis lewat fitur ‘Tanya Dokter’. Download aplikasi Go Dok di sini.