Fakta dan Mitos Diet yang Sering Salah Dipahami Orang

Fakta dan mitos diet

Fakta dan mitos diet begitu banyak berkembang di masyarakat, terutama bagi mereka yang sedang menjalani program menurunkan berat badan. Sayangnya, banyak orang yang salah paham dengan hal tersebut, seperti menghindari makan malam dan sarapan, serta mengurangi asupan lemak dan karbohidrat.

 

Go DokSeperti yang sudah kita ketahui bersama, begitu banyak fakta dan mitos seputar diet yang berkembang di masyarakat, seperti menghindari makan malam karena dapat meningkatkan berat badan. Selain itu, ada pula saran untuk mengonsumsi asupan tertentu yang dipercaya dapat menghancurkan lemak secara otomatis.

Lalu, benarkah fakta dan mitos diet yang banyak dibicarakan oleh banyak orang ini?

1. Makan malam membuat gemuk

Fakta dan mitos diet pertama, banyak yang menyebutkan kalau makan setelah jam 8 malam dapat membuat tubuh menjadi gemuk. Sebenarnya, hal tersebut tidak sepenuhnya salah, namun jangan membuat Anda jadi terpengaruh dengan anggapan ini dan menjadi tersiksa ketika rasa lapar menyerang di malam hari.

Dibandingkan dengan waktu makan yang terlalu malam, jumlah asupan yang selalu dimakan setiap malam nyatanya lebih berdampak pada kondisi berat badan Anda. Maka dari itu, ganti asupan makan malam Anda dengan makanan sehat seperti yogurt, sayur, dan buah, serta mengurangi asupan nasi.

Walau begitu, memang, kebiasaan memakan terlalu malam dan dekat dengan waktu tidur membuat Anda mudah terserang gangguan pencernaan, seperti GERD atau naiknya asam lambung ke kerongkongan. Selain itu, kebiasaan buruk ini juga meningkatkan Anda terserang risiko hipertensi dan diabetes, lho. Biasakan untuk memberi jeda waktu hingga 2 jam antara makan malam dengan tidur, ya!

2. Lemak sebagai penyebab utama gemuk

Mungkin, Anda sangat sering mendengar mengonsumsi asupan yang mengandung lemak dapat membuat tubuh menjadi gemuk dengan mudah. Padahal, mengonsumsi lemak sesuai dengan porsinya terbukti tidak membuat tubuh gemuk, lho.

Adanya kandungan lemak dalam menu diet nyatanya dapat meningkatkan rasa lezat dalam makanan dan membuat Anda lebih cepat untuk kenyang. Nyatanya, tubuh lebih mudah menjadi gemuk lantaran terlalu banyak jumlah kalori yang masuk dibandingkan yang dibakar, jika dibandingkan faktor lemak dalam makanan.

3. Mengurangi karbohidrat untuk menurunkan berat badan

Fakta dan mitos diet yang satu ini sepertinya sudah sangat sering didengar, ya! Banyak orang yang harus menderita tiap malam karena lapar akibat kekurangan asupan karbohidrat sehari-hari demi dapat menurunkan berat badan dan memiliki bentuk tubuh yang ideal.

Nyatanya, tidak semua karbohidrat itu sama, lho. Ada yang berbentuk karbohidrat kompleks dan karbohidrat sederhana. Mengurangi asupan karbohidrat seperti yang terdapat pada camilan kue dan permen memang terbukti dapat membuat tubuh lebih sehat dan menurunkan berat badan karena minim akan kandungan vitamin, mineral, dan serat.

Di sisi lain, karbohidrat kompleks seperti roti gandum, kacang dan biji-bijian, serta buah-buahan seperti pisang dan alpukat nyatanya memiliki banyak nutrisi yang baik untuk kesehatan Anda. Satu hal yang harus diingat adalah tubuh membutuhkan karbohidrat untuk menghasilkan energi demi aktivitas sehari-hari.

4. Melewatkan sarapan membuat gemuk

Banyak orang yang menghindari sarapan dengan anggapan dapat menurunkan berat badan. Sayangnya, Anda memilih untuk melewatkan sarapan dan mengonsumsi camilan yang tinggi gula dan garam seperti keripik kemasan saat menunggu waktu makan siang tiba. Nah, hal inilah yang dapat membuat tubuh menjadi gemuk!

Padahal, sarapan dengan menu sehat seperti oatmeal dan buah-buahan tinggi kalori seperti pisang dan alpukat sebelum beraktivitas, dapat menahan rasa lapar hingga waktu makan siang tiba. Selain itu, hal tersebut juga dapat mengurangi keinginan Anda untuk mengemil hingga waktu makan siang tiba, bukan?

5. Mengonsumsi makanan seperti grapefruit dan seledri bisa membakar lemak

Sejatinya, tidak ada makanan yang dapat membakar lemak dengan sendirinya. Walau begitu, memang ada sejumlah makanan yang mempercepat metabolisme tubuh dalam mengolah kandungan lemak dalam tubuh untuk kemudian dibakar menjadi energi.

Satu-satunya cara untuk menghilangkan sisa lemak dalam tubuh adalah dengan mengurangi asupan lemak jahat dan meningkatkan frekuensi Anda dalam berolahraga.

6. Berpuasa dapat menurunkan berat badan

Mitos dan fakta diet yang terakhir, berpuasa memang terbukti dapat membuat tubuh menjadi lebih sehat karena dapat memelihara fungsi pencernaan dan metabolisme tubuh. Namun, seringkali bagi Anda yang berpuasa, memilih untuk “balas dendam” dengan mengonsumsi makanan dengan porsi besar ketika sudah berbuka. Nah, hal inilah yang sebenarnya berdampak buruk bagi fungsi pencernaan dan membuat tubuh kembali gemuk.

Itulah sejumlah fakta dan mitos diet yang sering disalahpahami oleh banyak orang. Selalu ingat untuk melakukan olahraga secara rutin, untuk menjaga kebugaran tubuh dan membentuk tubuh lebih ideal. Semoga bermanfaat!

Baca juga:

Ingin tips sehat seputar diet? Gunakan fitur ‘Tanya Dokter’ untuk chat dengan dokter seputar tipsnya. GRATIS! Download aplikasi Go Dok di sini.

TP/PJ/MA

Referensi