Ergotamine ; Efek Samping, Sediaan, dan Indikasi

Ergotamine

 

 

Ergotamine merupakan obat yang berada pada salah satu kelompok obat-obat yang disebut sebagai derivat alkaloid ergot. Obat ini bekerja dengan mengecilkan rongga pembuluh darah (vasokonstriksi) di sekitar otak.

 

Nama Generik

Ergotamine

Merek Dagang

Bellaphen; Cafergot; Erifac; Ergomar

Pengertian

Ergotamine merupakan obat yang berada pada salah satu kelompok obat-obat yang disebut sebagai derivat alkaloid ergot. Obat ini bekerja dengan mengecilkan rongga pembuluh darah (vasokonstriksi) di sekitar otak. Ergotamin juga memengaruhi pola aliran darah yang berhubungan dengan berbagai jenis nyeri kepala. Obat ini pada umumnya digunakan untuk pengobatan migren.

Obat ini akan memberikan efek pada nyeri kepala yang baru dirasakan. Tidak untuk mencegah atau mengurangi frekuensi serangan migren. Ergotamin tidak boleh digunkan untuk pengobatan nyeri kepala tegang atau nyeri kepala lainnya yang tampak berbeda dengan gejala migren yang biasanya.

Golongan

Anti Migren, Alkaloid Ergot

Sediaan
  • Tablet 1 mg
Indikasi

Dosis untuk pemberian oral (tablet)

  • Migren
    • Dosis dewasa: Awal, 2 mg SL, kemudian 2 mg setiap 30 menit; maksimal 6 mg / 24 jam dan 10 mg / minggu
  • Nyeri kepala vaskular
    • Dosis dewasa: Awal, 2 mg SL, kemudian 2 mg setiap 30 menit jika diperlukan; MAX 6 mg / 24 jam dan 10 mg / minggu

Catatan

  • Keamanan dan efektivitas tidak ditemukan pada pasien anak.
Kontraindikasi

Ergotamine sebaiknya tidak diberikan kepada:

  • Penggunaan bersamaan dengan penghambat CYP3A4 yang poten (ritonavir, nelfinavir, indinavir, erythromycin, klaritromisin, troleandomycin, ketoconazole, itraconazole, protease inhibitor, antibiotik makrolida)
  • Penyakit jantung koroner, penyakit pembuluh darah perifer, atau hipertensi
  • Hipersensitivitas terhadap ergotamine tartrat atau komponen produk apa pun
  • Gangguan fungsi hati atau ginjal
  • Hamil atau sedang merencakan kehamilan
  • Sepsis.
Efek samping

Meskipun sangat jarang terjadi beberapa orang dapat mengalami efek samping obat yang sangat buruk bahkan terkadang mematikan ketika mengkonsumsi obat tertentu. Hubungi dokter Anda atau segera minta pertolongan medis jika anda mengalami salah satu gejala atau tanda berikut yang terkait dengan efek samping Ergotamine yang buruk:

  • Tanda reaksi alergi seperti ruam, gatal-gatal, kulit kemerahan, bengkak, dengan atau tanpa demam, mengi, sulit bernapas atau berbicara. Pembengkakan pada mulut, wajah, lidah, atau tenggorokan.
  • Nyeri dada atau perasaan seperti tertekan di dada
  • Sesak napas
  • Merasakan denyut jantung menjadi lebih lambat atau lebih cepat
  • Denyut jantung terasa tidak normal
  • Pembengkakan
  • Pusing yang sangat parah dan pingsan
  • Nyeri kepala berat
  • Nyeri otot dan kelemahan
  • Perubahan warna pada tangan atau kaki dari pucat menjadi biru atau merah
  • Kesemutan, nyeri, kram, atau merasa dingin pada tangan dan kaki
  • Luka jari-jari.

Semua obat dapat menimbulkan efek samping. Tapi, pada sebagian orang efek samping obat tersebut tidak muncul atau hanya menimbulkan efek samping yang minor (kecil). Hubungi dokter Anda untuk mendapatkan pertolongan medis jika salah satu efek samping berikut ini membuat anda terasa sangat terganggu atau mengganggu aktivitas anda:

  • Perut begah
  • muntah.

Gejala dan tanda di atas bukan merupakan seluruh efek samping yang dapat terjadi bila anda mengkonsumsi Ergotamine. Jika Anda memiliki pertanyaan terhadap efek samping tersebut silakan hubungi dokter Anda. Dokter dapat memberikan penjelasan mengenai efek samping obat Ergotamine.

Kehamilan & Laktasi

Obat ini memiliki kategori kehamilan X. Kategori ini menyatakan bahwa penelitian pada hewan coba atau manusia telah menunjukkan kelainan janin atau ada bukti risiko janin berdasarkan pengalaman manusia atau keduanya, dan risiko penggunaan obat pada wanita hamil jelas melebihi manfaat yang mungkin. Obat ini kontraindikasi pada wanita yang sedang atau merencakan kehamilan.

Konsumsi Ergotamine oleh ibu menyusui harus dihindari karena berhubungan dengan berbagai efek buruk signifikan pada bayi.

Peringatan
  • Sampaikan  kepada dokter sebelum Anda mengkonsumsi obat ini bahwa:
    • Anda alergi terhadap Ergotamine
    • Jika Anda memiliki alergi terhadap obat, makanan, atau zat lainnya. Sampaikan gejala apa yang muncul saat anda mengalami alergi
    • Bila Anda mengalami salah satu masalah kesehatan berikut: penyakit pembuluh darah, penyakit jantung, tekanan darah tinggi, penyakit ginjal, penyakit liver, atau infeksi berat
    • Jika Anda mengkonsumsi almotriptan, frovatriptan, naratriptan, rizatriptan, sumatriptan, atau zolmitriptan dalam 24 jam terakhir
    • Jika Anda mengkonsumsi obat lainnya
    • Jika Anda hamil dan merencanakan kehamilan. Obat ini tidak boleh dikonsumsi saat hamil
  • Obat ini dapat menyebabkan kebiasaan untuk penggunaan obat ini dalam waktu jangka panjang
  • Hindari konsumsi kafein (contohnya teh, kopi, kola) dan cokelat
  • Hindari konsumsi buah grapefruit dan jus grapefruit
  • Jangan berikan obat kepada anak-anak
  • Sampaikan kepada dokter Anda bila Anda sedang hamil atau merencanakan kehamilan
  • Sampaikan kepada dokter Anda bila Anda sedang menyusui.
Interaksi Obat

Dua atau lebih obat yang diberikan pada waktu yang bersamaan dapat memberikan efek masing-masing dan saling berinteraksi. Efek tersebut dapat berupa penambahan efek salah satu obat, penurunan efek salah satu obat, atau bahkan meningkatkan risiko munculnya efek samping obat. Efek ini disebut sebagai interaksi obat. Mengkonsumsi obat di bawah ini bersamaan dengan Ergotamine telah diketahui memunculkan interaksi obat. Dokter mungkin akan meminta anda untuk berhenti mengkonsumsi salah satu obat atau menyesuaikan dosisnya bila dikonsumsi bersamaan dengan Ergotamine. Obat tersebut antara lain:

  • Kontraindikasi (Tidak dapat diberikan bersamaan)
    • Sumatriptan
    • Saquinavir  
    • Zolmitriptan
    • Nelfinavir
    • Naratriptan
    • Indinavir
    • Ritonavir
    • Ketoconazole
    • Itraconazole
    • Nefazodone
    • Frovatriptan
    • Lopinavir
    • Delavirdine
    • Dopamine
    • Voriconazole
    • Atazanavir
    • Amprenavir
    • Fosamprenavir
    • Almotriptan
    • Tipranavir
    • Darunavir
    • Posaconazole
    • Boceprevir
    • Telaprevir
    • Mifepristone
    • Eletriptan.
  • Interaksi mayor (efek yang muncul ketika konsumsi kedua obat secara bersamaan cukup besar)
    • Sibutramine
    • Telithromycin  
    • Fluconazole
    • Fluvoxamine
    • Lanreotide
    • Imatinib  
    • Ranolazine  
    • Alefacept  
    • Crizotinib
    • Enzalutamide
    • Ceritinib
    • Idelalisib
    • Lumacaftor
    • Eluxadoline
    • Pitolisant.
  • Interaksi moderat (efek yang muncul ketika konsumsi kedua obat secara bersamaan dalam tingkat sedang)
    • Propranolol
    • Nevirapine
    • Timolol
    • Oxprenolol
    • Fluoxetine
    • Zileuton
    • Metronidazole
    • Clotrimazole  
    • Alprazolam
    • Rilonacept
    • Dronedarone
    • Lapatinib
    • Infliximab
    • Metreleptin.
Penyimpanan

Untuk sediaan obat tablet, obat ini sebaiknya disimpan pada suhu ruangan (20°C hingga 25°C). Simpan pada tempat yang kering dan hindari dari tempat yang lembab. Jangan simpan di kamar mandi. Jauhkan obat dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.

Bila obat yang disimpan telah mencapai masa kadaluarsa hindari membuang obat ini secara sembarangan. Tanyakan kepada apoteker atau petugas sarana pengelola limbah di lingkungan Anda dimana dan bagaimana cara paling aman untuk membuang sisa produk ini.

Baca juga:

Jangan ragu untuk selalu gunakan fitur ‘Tanya Dokter’ untuk berkonsultasi dengan dokter online yang siap siaga 7×24 jam. Segera download aplikasi kesehatan Go Dok di sini.

 

RE/PJ/MA

Referensi