Endokarditis Infektif ; Penyebab, Gejala dan Penanganan

Endokarditis infektif

Endokarditis infektif merupakan suatu kondisi terinfeksinya jantung oleh mikroba –baik bakteri maupun jamur. Umumnya mikroba ini menyerang katup jantung maupun dinding jantung dan hal ini menyebabkan kematian karena fungsi jantung dapat menjadi abnormal.

 

Go DokPernahkah Anda menyangka bahwa jantung juga bisa terinfeksi oleh bakteri dan juga jamur?? Yups, dalam dunia medis, penyakit ini dikenal dengan nama endokarditis infektif. Untuk lebih mengetahui apa gejalanya dan bagaimana penanganannya, yuk simak penjelasannya di bawah ini!

Mengenal endokarditis infektif

Endokarditis infektif merupakan suatu kondisi terinfeksinya jantung oleh mikroba –baik bakteri maupun jamur. Umumnya mikroba ini menyerang katup jantung maupun dinding jantung dan hal ini menyebabkan kematian karena fungsi jantung dapat menjadi abnormal.

Semua manusia bisa terkena oleh penyakit mematikan ini, tetapi berdasarkan data kasus ini lebih banyak menyerang pria dibandingkan wanita dengan rasio 1,6 sampai 2,5 kali lebih besar. Penyakit endokarditis juga erat kaitannya dengan tindak penyalahgunaan narkoba suntik.

Penyebab dan faktor risiko

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, penyebab dari endokarditis infektif adalah mikroba –baik bakteri dan jamur. Adapun bakteri yang menyebabkan penyakit ini adalah golongan Staphylococcus, Streptococcus, Enterococcus dan bakteri gram negatif seperti Actinobacter, Haemophilus dan Cardiobacterium. Sedangkan, jamur yang menyebabkan penyakit ini adalah  Aspergillus dan Candida albicans.

Mikroba tersebut masuk ke tubuh melalui berbagai macam cara diantaranya yaitu melalui infeksi rongga mulut, infeksi saluran pernafasan, infeksi saluran cerna, infeksi saluran kemih, dan infeksi kulit. Infeksi ini dapat pula disebabkan oleh kebiasaan buruk seperti menyikat gigi terlalu kasar –sampai melukai gusi, penggunaan dental floss, penggunaan tusuk gigi, kebiasaan mengigit makanan yang terlalu keras –sehingga melukai rongga mulut, dan penggunaan narkoba suntik.

Gejala

Bintik-bintik kemerahan pada beberapa lokasi seperti kelopak mata bagian dalam, pipi bagian dalam, langit-langit mulut serta anggota gerak tubuh merupakan gejala yang khas dari endokarditis infektif.

Selain itu,  gejala dan tanda lain yang dapat meyertai adalah :

  • Demam
  • Nafsu makan menurun
  • Penurunan berat badan
  • Perubahan denyut nadi
  • Ditemukannya suara jantung abnormal berupa murmur(ditemukan sekitar 80-85% pasien)
  • Pembesaran limpa.
Diagnosis

Diagnosis ditegakkan oleh dokter melalui anamnesis dan pemeriksaan fisik. Umumnya, beberapa gejala yang dikeluhkan pasien adalah demam, sesak nafas, nyeri dada, batuk, muntah yang didahului mual, berat badan menurun serta nyeri pada otot dan sendi. Tanda yang terpenting pada pemeriksaan fisik adalah ditemukannya suara jantung abnormal (murmur) serta adanya kelainan di kulit.

Bila diperlukan, dokter akan melakukan pemeriksaan penunjang, yaitu…

  • USG jantung
  • Pemeriksaan darah. Pemeriksaan ini berfungsi untuk menemukan mikroba spesifik penyebab infeksi.
Penanganan

Setelah mikroba penyebab infeksi diketahui dengan tepat melalui pemeriksaan darah,  barulah dokter memberikan penanganan yang tepat; disesuaikan dengan mikroba penyebab –jika penyebabnya adalah bakteri maka dokter akan memberikan antibiotik dan jika penyebabnya adalah jamur maka dokter akan memberikan antifungal. Tetapi, ada kalanya hasil pemeriksaan penyebab tidak spesifik, untuk itu dokter umumnya memberikan pengobatan berupa suntikan antibiotik golongan sefalosporin (ceftriaxone) 1 x 2 gram selama 4 minggu.

Selain itu, dokter akan mempertimbangkan pembedahan jantung apabila pengobatan antibiotik gagal, terdapat nanah di jantung, katup jantung bocor, aliran sirkulasi jantung tidak adekuat serta didapatkannya kondisi gagal jantung kongestif.

Setelah mengetahui faktor risiko dan penyebab endokarditis infektif , sangat disarankan agar Anda tidak menggunakan segala jenis narkotika, menangani infeksi sampai dengan tuntas, selalu menjaga kebersihan tubuh, menghindari penggunaan dental floss dan tusuk gigi yang dapat melukai gusi maupun rongga mulut.

Komplikasi

Komplikasi dari endokarditis infektif  adalah dapat terjadinya gagal jantung kongestif. Selain itu, beberapa organ yang dapat terkena akibat komplikasi penyakit ini adalah…

  • Otak. Pada organ inidapat terjadi penyumbatan dikarenakan adanya gumpalan yang menyebabkan kerusakan dan kematian jaringan otak serta dapat pula terjadi stroke perdarahan.
  • Ginjal
  • Paru-paru.
Prognosis

90% penderita endokarditis infektif  yang mendapat penanganan secara cepat dan tepat –berupa injeksi antibiotik dan pembedahan dinyatakan sembuh. Beberapa faktor lain yang juga mempengaruhi angka kesembuhan, yaitu usia penderita, ada/tidaknya riwayat penyakit jantung sebelumnya, kepatuhan berobat, dan ada/tidaknya penyakit sistemik lain.

Semoga bermnafaat!

Baca juga:

Jaga kesehatan Anda dengan gunakan fitur ‘Tanya Dokter’ untuk diskusikan permasalahan kesehatan Anda. GRATIS! Download aplikasi Go Dok, di sini.

HW/PJ/MA

Referensi