Diet LCHF : Minim Karbohidrat dan Tinggi Lemak

Diet LCHF

Diet LCHF berfokus pada pengurangan konsumsi karbohidrat dan peningkatan konsumsi lemak. Jadi, rumus yang harus dipatuhi dalam diet ini adalah : minim karbohidrat + lemak tinggi + protein sedang. Ya, protein juga harus tetap masuk dan menyumbang jumlah kalori yang lebih besar dibandingkan karbohidrat.

Go DokJika Anda sedang mencari cara efektif, tepat, namun tetap sehat untuk menurunkan berat badan, maka mungkin diet LCHF adalah jawabannya. Merupakan kepanjangan dari nama Low-Carbs and High-Fat, diet yang satu ini menekan konsumsi karbohidrat Anda, namun meningkatkan konsumsi lemak baik untuk tubuh.

Mereka yang menjalani diet ini mengklaim bahwa berat badan Anda bisa turun dengan efektif. Anda ingin mencoba diet ini? Yuk, simak penjelasan lengkap tentang mengenal diet LCHF berikut ini!

Apa itu diet LCHF?

Seperti yang disebutkan sebelumnya, diet LCHF berfokus pada pengurangan konsumsi karbohidrat dan peningkatan konsumsi lemak. Jadi, rumus yang harus dipatuhi dalam diet ini adalah : minim karbohidrat + lemak tinggi + protein sedang.

Ya, protein juga harus tetap masuk dan menyumbang jumlah kalori yang lebih besar dibandingkan karbohidrat dalam diet ini. Selain terkenal dalam urusan menurunkan berat badan, diet ini juga dikenal mampu mengoptimalkan pemanfaatan lemak dalam membuat tubuh lebih berotot.

Apa saja makanan yang harus dihindari?

Satu hal yang jelas, karbohidrat dilarang pengonsumsiannya, atau setidaknya haruslah dibatasi. Karbohidrat sendiri memiliki dua bentuk, yaitu karbohidrat kompleks (tepung, gandum murni, kacang polong) dan karbohidrat simpel (laktosa dalam susu, fruktosa dalam buah, dan gula).

Karena itu, makanan dengan gula buatan dilarang dan makanan pati, seperti gandum, nasi, roti, kentang, ubi, kacang polong, dan biji-bijian dibatasi pengonsumsiannya dalam diet ini. Total karbohidrat yang harus Anda konsumsi hanyalah sekitar 20 gr – 100 gr dalam sehari. Selain yang disebutkan tadi, berikut daftar makanan yang harus dibatasi :

  • Minuman dengan gula tambahan, seperti soda, jus, teh manis, sport drinks, dan
  • Sirup dan madu
  • Buah-buahan, hanya boleh dikonsumsi dalam jumlah sedikit
  • Segala sesuatu yang rendah-lemak
  • Makanan yang sudah diproses dan makanan kalengan.

Dan makanan apa saja yang harus dikonsumsi?

Diet LCHF mendorong Anda untuk mengonsumsi makanan yang memiliki kandungan lemak tinggi dan protein. Berikut adalah daftar makanan yang bisa Anda makan :

  • Telur, mengandung lemak baik dan protein yang tinggi
  • Minyak zaitun, minyak kelapa, dan minyak alpukat
  • Segala jenis ikan, terutama yang tinggi lemak, seperti ikan salmon, sardin, dan trout.
  • Daging sapi dan ayam, bebek, kalkun, kambing, dan domba.
  • Produk olahan sapi, seperti susu, keju, yoghurt
  • Sayuran tanpa starch (pati), seperti sayuran hijau, brokoli, kembang kol, paprika, jamur, dll.
  • Buah alpukat, yang kaya akan lemak.
  • Buah bluberi, blackberry, dan stroberi
  • Kacang-kacangan.

Apa keuntungan diet ini untuk kesehatan?

Selain terkenal bekerja cepat dalam hal menurunkan berat badan, diet ini juga bisa membuat perut dan lengan Anda lebih berotot jika diikuti dengan porsi olahraga rutin yang sesuai. Selain itu, diet ini juga salah satu cara efektif untuk menjaga kadar insulin tubuh tetap rendah.

Diet ini baik untuk diikuti penderita diabetes, mencegah penyakit syaraf, dan penyakit jantung. Hebat, bukan? Namun, tetap perhatikan asupan kalori Anda dalam sehari ya, jangan sampai mengonsumsi karbohidrat dan kalori yang terlalu sedikit.

Nah, itu tadi serba-serbi dalam mengenal diet LCHF untuk Anda yang ingin mencobanya. Jadi, selamat mencoba!

Baca juga:

Gunakan fitur ‘Tanya Dokter’ untuk tanya dokter online yang siap 7×24 jam. Download aplikasi Go Dok di sini.

SF/PJ/MA

Referensi