Dampak Pujian Bagi Seseorang : Apakah Selalu Baik?

dampak pujian bagi seseorang

Go DokDampak pujian bagi seseorang – Tentunya, hampir semua orang merasa senang saat orang lain melontarkan pujian kepadanya. Pujian dapat disampaikan dalam berbagai cara, baik dengan memberi kata-kata langsung maupun dengan memberi hadiah atas kerja keras seseorang. Layaknya hadiah lain, kebanyakan pujian dapat menghadirkan rasa bahagia, dihargai, dan membuat seseorang melakukan suatu hal dengan lebih baik lagi. Nah, sebenarnya apakah yang membuat pujian begitu menyenangkan? Dan adakah sisi buruk dari pujian itu sendiri? Untuk mengetahui jawabannya, yuk simak penjelasan lengkap tentang dampak pujian bagi seseorang berikut ini!

Mengapa pujian terasa menyenangkan?

Untuk mengetahui dampak pujian bagi seseorang, ada baiknya Anda mengetahui terlebih dulu mengapa pujian itu terasa menyenangkan. Sebuah penelitian yang dilakukan National Institute for Psychological Sciences, Nagoya Institute of Technology dan University of Tokyo menemukan bahwa sebuah pujian dapat mengaktifkan suatu area otak bernama striatum. Ini adalah bagian yang sama, yang aktif saat seseorang memberi Anda uang dan membuat Anda termotivasi untuk bekerja lebih baik. Artinya, bagi otak Anda, menerima pujian sama rasanya dengan menerima hadiah dalam bentuk uang. Karena itulah, pemberian pujian dianjurkan sebagai strategi untuk memotivasi di ruang kelas, dan di pusat-pusat rehabilitasi.

Lalu, bagaimana dampak pujian bagi seseorang?

Sejatinya, dampak pujian bagi seseorang akan berlainan, dan tidak selalu bagus. Hal ini tergantung dari orang yang menerima pujian itu sendiri. Sebagai contoh, suatu penelitian terbaru mengemukakan bahwa seorang anak yang dipuji atas pekerjaannya memang bisa menjadi lebih baik lagi. Namun, hal ini terjadi hanya jika si anak memiliki harga diri yang tinggi terhadap diri mereka sendiri sejak awal. Artinya, mereka adalah anak-anak yang memang optimis dan pekerja keras sejak awal. Namun sebaliknya, pada anak-anak yang memiliki penghargaan diri yang rendah terhadap dirinya sendiri, ia tetap akan tidak tertarik untuk mengambil tantangan baru.

Dalam sebuah penelitian lain, juga ditemukan bahwa setelah menerima pujian dan kembali ditantang untuk memilih suatu tugas yang baru, anak yang memiliki penghargaan diri rendah akan memilih tugas yang sama gampangnya dengan sebelumnya, atau justru lebih gampang. Padahal, pada tugas sebelumnya, mereka mendapat pujian yang tinggi. Namun, untuk selanjutnya mereka memilih untuk main aman, mungkin dengan tujuan untuk kembali mendapatkan pujian. Mereka tidak memilih tugas lain yang lebih menantang, meskipun itu bisa membuat mereka belajar sesuatu yang baru. Mereka lebih takut gagal karena mencoba sesuatu yang baru, sehingga akhirnya memilih tugas lain yang setara dengan sebelumnya. Hal ini justru tidak bagus, karena artinya mereka kurang termotivasi untuk mencoba sesuatu yang baru dan menjadi lebih baik.

Tak hanya itu, mereka yang dipuji karena bakat dan kecerdasan (“Kau sangat cerdas!” atau “Pintar sekali!”) juga lebih cenderung bermain aman, menjadi lebih khawatir akan kegagalan, dan seringkali menjadi ogah-ogahan mengerjakan sesuatu saat pekerjaan tersebut menjadi lebih sulit di tengah jalan. Sebaliknya, mereka yang dipuji karena telah bekerja keras (“Kau bekerja dengan baik” atau “Kau benar-benar sudah mencoba dengan keras”) justru menunjukkan kemauan untuk menghadapi tantangan dalam pekerjaannya. Mereka juga tidak menjadi malas saat pekerjaan menjadi sulit, dan justru merasa tertantang serta mencoba pendekatan baru dalam bekerja. Saat mengalami kegagalan pun, mereka lebih sering menyalahkan kekurangan usaha (kerja keras) mereka dibandingkan kekurangan otak. Hal ini penting, karena artinya mereka mau memperbaiki usaha dan menjadi lebih baik lagi.

Lalu, apakah berarti dampak pujian bagi anak itu buruk?

Tidak selalu, dan semuanya bergantung pada cara Anda memuji serta kepribadian si anak sendiri. Saran yang baik, adalah Anda sebaiknya tidak terlalu berlebian dalam memuji, dan usahakan untuk memuji seseorang karena kerja kerasnya. Hal ini akan membuat mereka termotivasi untuk selalu berusaha yang terbaik.

Nah, itu dia penjelasan lengkap mengenai dampak pujian bagi seseorang. Semoga bermanfaat!

Baca juga:

Konsultasi dokter kini bisa lewat fitur ‘Tanya Dokter’. Download aplikasi Go Dok di sini.

SF/PJ/MA

Referensi