Dampak Buruk Terlalu Banyak Mengonsumsi Es Teh Manis

Terlalu Banyak Mengonsumsi Es Teh Manis

Terlalu banyak  mengonsumsi es teh  manis ternyata buruk bagi kesehatan ginjal. Es teh pada dasarnya sarat akan kandungan oxalic acid. Saat kandungan asam ini diserap tubuh dalam jumlah yang berlebih, maka akan mengendap di dalam ginjal  dan mengganggu kinerja ginjal dalam membuang kotoran dari darah.  

Go DokHarus diakui, bahwa hingga saat ini es teh manis masih menjadi minuman segar terfavorit baik bagi genarasi tradisional maupun generasi milenial. Harganya yang relatif murah, manisnya yang menyegarkan, serta es batu yang meredakan haus membuat kepopuleran es teh tak tergoyahkan lagi.

Tak jarang, Anda mengonsumsi es teh manis sebagai minuman pendamping sarapan, makan siang, hingga makan malam. Namun, tahukah Anda bahwa terlalu banyak mengonsumsi es teh manis bisa berdampak buruk bagi kesehatan?

Berikut adalah dampak buruk terlalu banyak mengonsumsi es teh manis!

 Es teh dan gangguan ginjal

Teh diketahui memiliki beragam manfaat sehat, mulai dari menurunkan risiko terkena kanker, gangguan jantung, osteoporosis, hipertensi, hingga membantu menurunkan berat badan. Namun, terlalu banyak mengonsumsi es teh manis juga ternyata buruk bagi kesehatan ginjal Anda.

Dilaporkan dari Central Arkansas Veterans Healthcare System, bahwa seorang pria dari Arkansas mengalami gagal ginjal akibat mengonsumsi 16 gelas es teh dalam sehari. Scott Youngquist, MD., seorang doter di University of Utah Health menjelaskan bahwa es teh pada dasarnya sarat akan kandungan oxalic acid.

Nah, saat kandungan asam ini diserap tubuh dalam jumlah yang berlebih, maka akan mengendap di dalam ginjal Anda dan mengganggu kinerja ginjal dalam membuang kotoran dari darah Anda.  Hasilnya, ginjal Anda akan gagal berfungsi dengan baik.

Dehidrasi

Dilansir dari WebMd, meskipun teh memang memiliki banyak manfaat sehat, namun beberapa jenis teh juga mengandung kafein di dalamnya. Terlalu banyak mengonsumsi es teh manis menyebabkan tubuh menyerap kafein dalam jumlah banyak, dan bisa berujung pada dehidrasi.

Diabetes

Sudah menjadi rahasia umum, bahwa di Indonesia, es teh manis dibuat dengan menambahkan gula hingga terlalu banyak. Banyak rumah makan dan warung makan yang bahkan memberi 2 -3 sdm gula pada es teh buatannya.

Tentu Anda tahu, bahwa konsumsi gula yang berlebih dapat berujung pada penyait diabetes. Semakin banyak es teh manis yang Anda minum, semakin banyak pula gula dan pemanis buatan yang masuk ke dalam tubuh.

Karenanya, risiko terkena diabetes akan semakin tinggi pada para penggemar es teh manis yang mengonsumsinya terlalu berlebihan ( 4-5 gelas dalam sehari).

Obesitas

Tak banyak yang tahu, bahwa selain menyebabkan diabetes, terlalu banyak asupan gula ke dalam tubuh juga bisa membuat Anda menderita obesitas. Tambahan gula yang terlalu banyak pada segelas es teh juga bisa berkontribusi pada buncitnya perut Anda.

Stroke

Lagi-lagi, terlalu banyak asupan gula dari beberapa gelas es teh dalam sehari bisa membahayakan kesehatan. Kali ini terkait dengan penyakit stroke. Ya, asupan gula yang berlebihan bisa meningkatkan kadar trygliserida di dalam tubuh Anda, dan hal ini bisa berujung pada meningkatnya risiko Anda dalam terkena stroke.

Gangguan kesehatan kardiovaskular

Siapa sangka bahwa terlalu banyak mengonsumsi es teh manis bisa menyebabkan masalah kesehatan pada jantung? Teh mengandung kafein, yang jika dikonsumsi terlalu banyak dapat menyebabkan detak jantung yang tidak beraturan. Pada akhirnya, hal ini bisa mengganggu kinerja jantung Anda.

Migrain dan kembung

Kali ini bukan gula atau teh yang jadi penyebabnya, melainkan es batu yang ditambahkan pada minuman ini. Ya, terlalu banyak dan terlalu cepat meminum air dingin dapat membuat Anda mengalami migrain.

Anda yang memang pernah menderita migrain sebelumnya justru lebih rentan terhadap hal ini. Tak hanya itu, terlalu banyak meminum air dingin juga bisa mengganggu kinerja pencernaan Anda, dan membuat perut lebih cepat kembung.

Gangguan pencernaan

Kandungan kafein di dalam teh, jika dikonsumsi terlalu banyak, dapat meningkatkan risiko Anda terkena diare. Tak hanya itu, kafein juga bisa memperburuk gejala IBS (irritable bowel syndrome) serta membuat Anda BAB lebih sering dibandingkan biasanya.

Gangguan penyerapan zat besi

Ya, kandungan tannin di dalam teh dapat mengganggu jalannya penyerapan zat besi ke dalam tubuh Anda, jika dikonsumsi dalam jumlah tinggi. Hal ini akan memperburuk gejala anemia pada Anda yang memiliki penyakit tersebut.

Bahaya bagi ibu hamil dan menyusui

Jika Anda tengah hamil atau menyusui, minum es teh dalam kadar normal (tidak lebih dari 3 gelas sehari) tergolong aman. Namun, jika lebih dari itu, kandungan kafein dalam es teh bisa meningkatkan risiko keguguran dan SIDS (Sudden Infant Death Syndrome). Efek negatif lainnya termasuk berat badan rendah pada bayi saat kelahirannya.

Nah, itu dia beragam bahaya yang bisa Anda alami jika terlalu banyak mengonsumsi es teh manis dalam sehari. Karenanya, bijaksanalah dan batasi konsumsi es teh Anda hanya 2 – 3 gelas dalam sehari, ya! Semoga bermanfaat!

 

Baca juga:

Gunakan fitur ‘Tanya Dokter’ untuk tanya dokter online yang siap 7×24 jam. Download aplikasi Go Dok di sini.

SF/JJ/MA

Referensi