Daftar Imunisasi Bayi yang Harus Anda Ketahui

Daftar imunisasi bayi

Daftar imunisasi bayi yang harus diketahui bunda untuk membentengi anak dari berbagai penyakit yang disebabkan oleh virus berbahaya terdiri dari BCG, DTaP  (Difteri, Tetanus, dan Pertussis), Hepatitis B, Polio, MMR, Rotavirus, Pneumococcal, Hi B,  Influenza dan Varicella.

 

Go DokVaksinasi, atau imunisasi merupakan salah satu hal yang wajib didapatkan oleh bayi Anda, dimulai saat ia berusia dua bulan. Memang, hingga saat ini masih banyak keraguan mengenai imunisasi bayi, karena maraknya beredar kabar bahwa imunisasi bisa menyebabkan kelumpuhan dan memiliki berbagai efek samping berbahaya.

Tak usah khawatir, Bunda! Pasalnya, efek samping yang mungkin timbul setelah penyuntikkan vaksin biasanya terbatas pada mati rasa di sekitar area injeksi selama beberapa saat, demam ringan, atau nyeri otot. Efek dari imunisasi sendiri besar bagi tumbuh-kembang dan sistem imun si buah hati. Sebab, vaksin bisa membentenginya dari berbagai penyakit yang disebabkan oleh virus berbahaya; seperti polio, campak, dan diare. Nah karenanya, sebagai orangtua, Anda wajib untuk mengetahui vaksin apa saja yang harus diberikan pada si kecil.

Ini dia daftar imunisasi bayi lengkap untuk Anda :

1. BCG (Bacillus Calmette–Guérin)

Daftar imunisasi bayi pertama yang harus Bunda ketahui yaitu BCG. Umumnya pemberian vaksin ini bertujuan untuk mencegah bayi terkena penyakit tuberkulosis paru (TB Paru). Vaksin ini diberikan kepada bayi yang berusia < 3 bulan dan jika ingin diberikan kepada bayi > 3 bulan, perlu dilakukan uji tuberkulin (tes mantoux) terlebih dahulu.

2. Hepatitis B

Imunisasi untuk dosis pertama virus Hepatitis B seringkali langsung diberikan pada waktu kelahiran bayi. Dosis kedua umumnya diberikan saat bayi berusia 2 bulan, dan dosis ketiga diberikan di antara usia 6 – 18 bulan. Vaksin ini akan melindungi bayi Anda dari virus Hepatitis B yang bisa menginfeksi hati.

3. Polio (IPV)

Imunisasi IPV alias Inactivated Polio Virus, harus didapatkan bayi dalam 4 dosis. Dosis pertama saat berusia dua bulan, dan dosis kedua pada usia 4 bulan. Dosis ketiga diberikan antara usia 6 – 15 bulan, sementara dosis terakhir diberikan pada usia 4 – 6 tahun. Sesuai namanya, vaksin ini akan melindungi bayi Anda dari virus Polio yang pernah menyebabkan kematian puluhan ribu anak bertahun-tahun lalu.

4. DTaP (Difteri, Tetanus, dan Pertussis)

Ini adalah salah satu daftar imunisasi bayi yang dianggap penting oleh kalangan medis, dan sebaiknya tidak Anda lewatkan. Pasalnya, vaksin DTaP akan melindungi si kecil dari 3 penyakit berbahaya, yaitu Difteri, Tetanus, dan Pertussis (batuk rejan). Vaksin DTaP harus diberikan dalam 5 dosis. Tiga dosis pertama diberikan secara bertahap pada usia 2 bulan, 4 bulan, dan 6 bulan. Sementara dosis keempat diberikan saat anak berusia 15 – 18 bulan, dan dosis terakhir diberikan saat usianya 4 – 6 tahun.

5. MMR (Mumps, Measles, and Rubella)

Vaksin yang melindungi tubuh bayi Anda dari penyakit campak, gondok, dan Rubella ini akan diberikan dalam 3 tahap/dosis. Dosis pertama direkomendasikan pada usia antara 12 – 15 bulan. Sementara dosis kedua bisa diberikan saat anak beruisa antara 4 -6 tahun.

6. Rotavirus(RV)

Rotavirus merupakan penyebab utama dari diare, dan mengimunisasi bayi Anda dengan vaksin ini akan mencegahnya terkena diare parah. Vaksin ini diberikan dalam 3 tahap : pada usia 2 bulan, 4 bulan, dan 6 bulan.

7. Pneumococcal (PCV)

Daftar imunisasi bayi yang harus Bunda ketahui selanjutnya yaitu Pneumococcal (PCV).  Imunisasi PCV diberikan dalam 4 dosis, secara bertahap, yaitu masing-masing saat usia bayi memasuki 2 bulan, 4 bulan, 6 bulan, dan 12 bulan (1 tahun). Vaksin ini akan melindungi si kecil dari  penyakit yang disebabkan pneumococcal, salah satunya pneumonia.

8. Hi B (Haemophilus influenzatipe B)

Sesuai dengan namanya, vaksin yang satu ini akan membentengi tubuh bayi dari infeksi Haemophilus influenza tipe B, yang seringkali jadi penyebab utama dari bacterial meningitis (radang otak). Imunisasi Hi B diberikan sebanyak 3-4 dosis, masing-masing pada usia 2 bulan, 4 bulan, 6 bulan, dan 12 bulan.

9. Influenza (flu)

Imunisasi untuk virus influenza biasanya diberikan setiap tahun pada setiap orang, dimulai dari saat Anda (dan bayi Anda) berusia 6 bulan. Umumnya vaksin influenza diberikan pada musim penyakit ini merajalela, yaitu bulan September – Mei. Bayi Anda akan menerima vaksin flu pertamanya di usia 6 bulan.

10. Varicella (Cacar Air)

Daftar imunisasi bayi terakhir yang akan diperoleh seorang bayi, adalah vaksin cacar air, yang dijadwalkan saat bayi berumur 12 bulan. Vaksin ini sangat direkomendasikan untuk setiap anak, dan biasanya diberikan dalam dua dosis (pada umur 6 bulan dan 5 tahun).

Nah Bunda, itu dia daftar imunisasi bayi yang harus dijadwalkan untuk diterima oleh si buah hati pada 12 bulan pertama hidupnya. Jangan lupa pergi ke Puskesmas atau rumah sakit terdekat untuk imunisasi anak pada jadwalnya, ya!

Baca juga:

Konsultasi dokter kini bisa lewat fitur ‘Tanya Dokter’. Download aplikasinya Go Dok di sini.

 

SF/PJ/MA

Referensi