Ciri Ciri Demam Berdarah yang Patut Diwaspadai

Ciri ciri demam berdarah

Ciri ciri demam berdarah, ada perbedaan gejala atau ciri ciri antara demam dengue dengan demam berdraah dengue. Demam dengue dikenal sebagai tahap awal seseorang telah terkena gigitan nyamuk aedes aegypti atau aedes albopictus.

 

Go Dok – Sebagai masyarakat yang tinggal di wilayah beriklim tropis, ada perasaan cemas dan khawatir ketika musim hujan tiba. Alasannya, hal tersebut menjadi momen paling tepat bagi nyamuk berkembang biak; termasuk nyamuk pembawa penyakit demam berdarah.

Seperti yang sudah diketahui bersama, demam berdarah merupakan penyakit yang disebabkan infeksi virus dengue melalui perantara nyamuk jenis aedes aegypti atau aedes albopictus. Karena ditularkan melalui nyamuk, artinya penularan tidak mungkin terjadi di antara manusia secara langsung.

Sayangnya, tidak sedikit orang yang salah sangka dalam memaknai dan mengenali ciri ciri demam berdarah ini. Padahal, ada perbedaan gejala atau ciri ciri antara demam dengue (dengue fever) dan dengan ciri ciri demam berdarah dengue (dengue hemorrhagic fever), lho.

Pada dasarnya, demam dengue dikenal sebagai tahap awal seseorang telah terkena gigitan nyamuk aedes aegypti atau aedes albopictus, sebelum masuk ke dalam tahap demam berdarah dengue yang sudah semakin akut. Karena dikenal sebagai fase awal, gejala yang timbul pun masih cenderung ringan. Bahkan, tidak jarang orang yang terkecoh bahwa dirinya hanya terserang flu biasa.

Beberapa ciri ciri yang dapat diperhatikan ketika Anda terkena demam dengue, di antaranya:
  • Mengalami demam yang mendadak tinggi hingga 40 derajat celcius disertai rasa nyeri yang timbul di belakang bola mata.
  • Muncul ruam merah kehitaman sebagai akibat pendarahan yang terjadi di bawah kulit.
  • Rasa linu di sekujur tubuh, terutama rasa nyeri pada sendi dan tulang belakang.
  • Muncul rasa pusing yang parah.
  • Anda mengalami mual-mual sehingga kehilangan nafsu makan.

Setelah beberapa gejala di atas terjadi, jika penderita tidak mendapatkan perawatan lebih lanjut, akan memasuki fase demam berdarah dengue yang lebih akut. Sesuai dengan namanya, penderita yang masuk ke dalam fase ini akan mengalami pendarahan di sejumlah bagian tubuh.

Selain itu, beberapa ciri ciri demam berdarah dengue lainnya dapat Anda perhatikan berikut ini.
  • Seperti yang disebutkan sebelumnya, pada tahap ini penderita akan mengalami pendarahan yang berasal dari bagian tubuh seperti mulut, gusi, maupun hidung.
  • Tidak hanya pada bagian luar tubuh, penderita juga akan mengalami pendarahan pada organ internal yang dapat menyebabkan muntah darah dan feses yang berwarna hitam karena adanya kebocoran plasma dalam pembuluh darah.
  • Jika pendarahan terjadi secara hebat dan terus menerus, dapat mengakibatkan hipotensi atau penurunan tekanan darah.
  • Pembengkakan pada kelenjar getah bening yang ada di sekitar lipatan leher.
  • Penurunan kadar trombosit secara drastis menuju level 100.000 per mikroliter darah, bandingkan dengan kondisi normal di level 150.000 hingga 450.000 per mikroliter darah.
  • Denyut nadi yang semakin lemah.

Gejala atau ciri ciri demam berdarah yang sudah disebutkan di atas, biasanya dapat terjadi 4 hingga 7 hari setelah terkena gigitan dan berlangsung selama 3 hingga 10 hari bergantung perawatan dan kondisi pasien. Jika pasien terkena dalam kondisi yang akut, gejala dapat berlangsung selama seminggu hingga 2 minggu ke depan.

Biasanya pasien mengalami kondisi akut karena tertipu dengan siklus penyakit ini yang berbentuk seperti pelana kuda. Suhu tubuh pasien yang sudah turun dianggap sedang menuju fase penyembuhan, padahal itu adalah tanda pasien akan menuju fase kritis.

Nah itu tadi, ciri ciri demam berdarah. Selalu jaga kebersihan lingkungan rumah Anda mengingat tidak ada vaksin yang bisa menghindarkan Anda dari gigitan nyamuk demam berdarah, dengan membersihkan segala wadah air yang bisa menjadi tempat berkembang biak nyamuk pembawa virus dengue ini. Semoga bermanfaat!

Baca juga:

Merasa kesehatan Anda terganggung? Segera chat dokter untuk tanya jawab seputar permasalahan kesehatan Anda, langsung dari Smartphone. GRATIS! Download aplikasinya di sini.