Cara Menyembuhkan Asma dengan Perubahan Gaya Hidup

Cara menyembuhkan asma

Cara menyembuhkan asma;  asma bukanlah penyakit seperti flu, batuk, ataupun demam yang dapat Anda sembuhkan dengan mengonsumsi obat dan antibiotik tanpa datang kembali. Hal yang bisa Anda lakukan hanyalah merubah gaya hidup dengan menyesuaikannya dengan pola hidup penderita asma.

 

Go Dok Asma merupakan salah satu penyakit yang cukup umum di kalangan masyarakat Indonesia. Meski begitu, tentunya ini juga salah satu penyakit yang paling ingin Anda hindari dalam hidup. Pasalnya, asma merupakan penyakit yang frekuensi kambuh dan serangannya seringkali datang tanpa terduga. Penyakit ini juga tak jarang menjadi penghambat Anda dalam berkegiatan dan membatasi aktivitas Anda. Bahkan pada beberapa orang yang menderita asma dalam tingkatan parah, penyakit ini bisa membahayakan nyawa. Oleh sebab itu, tak heran jika banyak orang yang mencari cara menyembuhkan asma secara keseluruhan, tanpa bisa kambuh kembali. Nah, adakah cara menyembuhkan asma yang tepat? Untuk menjawabnya, yuk simak penjelasan lengkap berikut ini!

Adakah cara menyembuhkan asma tanpa harus kambuh kembali?

Sayangnya, hingga saat ini belum ada cara menyembuhkan asma secara keseluruhan, yang benar-benar ampuh untuk membuatnya tidak datang kembali. Faktanya, asma bukanlah penyakit seperti flu, batuk, ataupun demam yang dapat Anda sembuhkan dengan mengonsumsi obat dan antibiotik tanpa datang kembali.

Sekali Anda menderita asma, maka penyakit ini akan menghantui Anda seumur hidup, dan akan kembali kambuh saat jalur pernapasan Anda tereskpos dengan pemicu serangan asma tertentu. Meskipun terdapat beberapa klaim dari penderita asma yang mengatakan diri mereka sembuh setelah menjalani beberapa terapi, atau mengonsumsi obat herbal, namun keefektifan serta keamanan metode-metode tersebut belumlah dapat terbukti secara saintifik.

Hal yang bisa Anda lakukan hanyalah merubah gaya hidup dengan menyesuaikannya dengan pola hidup penderita asma guna mengurangi gejala serta serangannya. Selain itu, Anda juga bisa selalu membawa inhaler yang dibutuhkan untuk meredakan serangan asma saat kambuh.

Apa yang bisa dilakukan guna mengurangi gejala asma?

Berikut adalah beberapa hal yang dapat Anda lakukan guna menghindari kambuhnya serangan asma dalam keseharian Anda :

  • Pastikan penyebab dan pemicu asma,di mana mengetahui pemicu serangan asma dapat membantu Anda dalam menghindari serangan tersebut.

  • Berkonsultasi dengan dokter mengenai penyakit asma Anda,di mana hal ini dapat membantu Anda dalam menentukan hal apa saja yang harus dihindari, perawatan apa yang tepat guna mengurangi risiko terjadinya serangan asma, serta gaya hidup bagaimana yang tepat untuk Anda jalani. Hal ini bisa Anda konsultasikan pada dokter setelah pemicu serangan asma terdiagnosis.

  • Latihan pernapasan yoga,di mana asma merupakan penyakit yang erat kaitannya dengan sistem dan jalur pernapasan. Dengan melakukan terapi atau latihan pernapasan yang tepat, Anda bisa mengurangi risiko kambuhnya serangan asma sekaligus mengontrol kesehatan sistem dan jalur pernapasan Anda.

  • Hindari pemicu asma sebisa mungkin,karena hal-hal inilah yang bisa meningkatkan risiko kambuhnya serangan asma. Pemicu serangan asma bisa berupa alergi terhadap sesuatu (alergen), sensitif terhadap kandungan pada makanan atau minuman tertentu, bulu binatang, feses, air liur, serta urin hewan peliharaan.

  • Kenali dan obati penyakit yang memicu asma, di mana serangan asma juga bisa dipicu oleh infeksi virus dan bakteri. Hal ini berlaku terutama pada anak-anak, dengan infeksi berupa penyakit flu, batuk, dan pilek. Pada orang dewasa, penyakit yang memicu bisa pula berupa GERD, sinusitis, dan alergi rhinitis. Obati penyakit-penyakit tersebut sesegera mungkin untuk menghindari serangan asma berlanjut.

  • Berolahraga secara rutin, lakukan hal ini setiap hari guna memaksimalkan kebugaran otot-otot aerobik Anda.

  • Minumlah obat yang diresepkan dokter untuk mencegah serangan asma yang dipicu oleh suatu jenis latihan atau olahraga berat.Jika serangan asma Anda dipicu oleh hal ini, maka dokter akan meresepkan suatu obat, yang harus teratur dikonsumsi sebelum Anda berolahraga.

  • Konsumsilah makanan bernutrisi tinggi, guna memaksimalkan kinerja dan pertahanan sistem imun Anda dalam melawan infeksi bakteri dan virus yang menjadi pemicu serangan asma.

  • Rubah gaya hidup Anda,dengan menjaga berat badan tetap normal (tidak terlalu kurus ataupun terlalu gemuk), serta selalu menjaga kualitas dan waktu tidur.

Nah, itu dia serba-serbi cara menyembuhkan asma yang harus Anda pahami, beserta pola hidup yang bisa Anda terapkan. Semoga bermanfaat, ya!

Baca juga:

Kini Anda bisa tanya dokter gratis lewat fitur ‘Tanya Dokter’. Download aplikasi Go Dok di sini.

SF/PJ/MA

Referensi