Cara Meningkatkan Kepercayaan Diri Anak, Bagaimanakah?

cara meningkatkan kepercayaan diri anak

Go Dok – Cara meningkatkan kepercayaan diri anak Anak Anda pemalu? Khawatir akan menjadi masalah di masa depan? Well, topik ini kerap muncul dalam dunia parenting. Padahal seharusnya dalam masa tumbuh kembang tersebut dapat digunakan bagi sang anak untuk menjadi sosok yang ekspresif demi menggali potensinya, lho. Maka dari itu, banyak orang tua yang mencari cara meningkatkan kepercayaan diri anak yang tepat.

Kepercayaan diri membuat si anak nyaman menjadi dirinya sendiri. Kondisi seperti ini vital, lho demi kesuksesannya di masa depan. Karakter seperti ini perlu dikembangkan, karena sejumlah penelitian mengatakan bahwa anak dengan kepercayaan diri yang tinggi cenderung mampu memberanikan diri untuk mencoba sesuatu yang baru, move on dari suatu masalah dan mengeluarkan usaha yang lebih baik untuk meraih prestasi. Jadi, kepercayaan diri anak memang penting untuk dikembangkan, nih, parents! Lantas, seperti apa, sih, cara meningkatkan kepercayaan diri anak?

Berikut tips cara meningkatkan kepercayaan diri anak yang bisa Anda coba!

1. Bebaskan tekanan dan mulai mendidik

Orang tua mana sih yang tidak ingin membantu anaknya dalam melakukan sesuatu? Banyak orang tua yang beranggapan bahwa memberi bantuan saat anak melakukan sesuatu akan meningkatkan keyakinan pada dirinya. Namun, fakta berkata sebaliknya, lho. Bantuan yang diberikan nantinya akan menjadi tekanan dalam kesempatan yang lain dan sang anak menekan dirinya sendiri dengan mencari bantuan seperti yang selama ini diberikan oleh orang tuanya.

Mendidik dan melatih anak dalam melakukan sesuatu dapat berujung pada hasil yang lebih baik. Teori dan latihan yang diberikan sebagai bekal anak dalam melakukan sesuatu sendiri bisa membangun kepercayaan diri yang kuat, apalagi dengan tercapainya tujuan si anak dalam melakukan hal tersebut.

 2. Tantang anak dengan hal baru

Membuat tugas atau tantangan sederhana yang sesuai dengan kemampuan anak bisa menjadi cara meningkatkan kepercayaan diri anak, lho. Di sini, orang tua hanya bertugas untuk memberi arahan atau mengatur strategi. Sisanya, serahkan pada anak, ya!

Nah, ketika sang anak berhasil menyelesaikan tugasnya, dia yakin bahwa keberhasilannya adalah buah dari usahanya sendiri. Setelah beberapa tantangan, anak akan menjadi yakin akan kemampuannya sendiri, lho. Hal ini mengindikasikan kalau rasa percaya diri mulai tertanam dalam diri mereka perlahan-lahan. Kemudian, muncul karakter berani mencoba dan bangkit kembali setelah gagal yang akan secara otomatis tertanam dalam pola pikir sang anak selama masa pertumbuhannya.

Perlu diingat nih, tantangan yang diberikan jangan terlalu sulit ya, karena kalau terlalu banyak gagal, justru akan berbuah hasil yang sebaliknya, lho. Jadi, jangan terlalu kejam kepada anak juga, ya! Selain itu, tingkat kesulitan setiap tantangan bisa ditambah secara bertahap, kok, sesuai dengan kondisi anak.

 3. Selalu beri dorongan

Setiap manusia butuh dorongan, terlebih lagi mereka yang masih anak-anak dan remaja. Dorongan ini bisa berbentuk kata-kata motivasi atau penggambaran prestasi apa yang mereka bisa raih. Hal ini akan menjadi bahan bakar bagi anak untuk tetap mencoba sampai berhasil.

Ketika sukses telah diraih, berikan sang anak kata-kata pujian agar dirinya merasa dihargai atas usahanya. Bagi Anda yang belum mengetahui, pujian di sini bukan hanya kata-kata klise seperti “bagus” atau “kerja bagus”. Namun, pujian ini sebaiknya bersifat lebih spesifik dan menekankan kepada usaha apa saja yang sudah dibuat sang anak dalam menyelesaikan tugas. Misalnya, nih ya, “Wah tadi kamu hebat sekali bisa mengangkat beban seberat itu,” atau bisa juga, “Pasti kamu rajin belajar sampai dapat nilai sebagus ini.”

Selain itu, Anda juga tidak perlu khawatir dengan hasil yang diperoleh. Dorongan di sini lebih merujuk kepada usahanya, ya, bukan hanya terpatok pada hasilnya. Sebab, dorongan pada usaha akan membuat anak terus dan tetap mencoba, sedangkan dorongan pada hasil akan membuat anak takut tidak mendapat hasil yang diharapkan.

Sekarang, apakah Anda masih ragu untuk mengimplementasikan cara meningkatkan kepercayaan diri anak? Jangan takut jangan khawatir! Cara-cara tersebut ternyata telah terbukti efektif. Anda bisa mulai menerapkannya sedini mungkin lho. Selamat mencoba!

Baca juga:

Jaga kesehatan Anda dengan gunakan fitur ‘Tanya Dokter’ untuk diskusikan permasalahan kesehatan Anda. GRATIS!Download aplikasi Go Dok, di sini.

RZ/PJ/MA

Referensi

http://kidshealth.org/en/parents/self-esteem.html
https://www.psychologytoday.com/blog/peaceful-parents-happy-kids/201506/12-ways-raise-competent-
confident-child-grit