Bunda, Kenali Perawatan Bintik Merah pada Kulit Bayi

Perawatan bintik merah pada kulit bayi

Perawatan bintik merah pada kulit bayi ; penyebab bintik merah pada kulit bayi dapat disebabkan karena gigitan serangga, ruam popok, biang keringat, jerawat dan lain-lain. Namun, Bunda tetap harus mengetahui perawatan bintik merah pada kulit bayi sesuai dengan penyebabnya.

 

Go DokKulit bayi memang sangat sensitif dan rentan akan penyakit, terutama yang baru lahir. Mungkin sebagian dari Anda ada yang mudah khawatir dengan kesehatan bayi apabila terjadi sesuatu. Kemungkinan penyakit yang paling umum terjadi pada bayi adalah munculnya bintik merah pada kulitnya. Mungkin sebagian dari Anda ada yang sudah pernah melihatnya atau mungkin mengetahui penyebabnya. Ya, beberapa dari penyebab munculnya bintik merah pada kulit sang bayi dapat disebabkan karena gigitan serangga, ruam popok, biang keringat, jerawat dan lain-lain.

Sebenarnya tidak semua munculnya bintik merah pada kulit bayi itu berbahaya, dan bahkan dapat dihilangkan secara perlahan. Oleh karenanya, Anda tidak perlu terlalu khawatir. Ingin tahu cara mengobati atau melakukan perawatan bagi bintik merah pada kulit bayi Anda, bukan?

 Yuk, perhatikan penjelasan perawatan bintik merah pada kulit bayi berikut ini!

1. Bila ada jerawat pada bayi

Penyebab adanya jerawat pada kulit bayi memang belum bisa dipastikan, namun Anda dapat melakukan perawatan untuk mengobati atau mencegahnya. Untuk melakukan perawatan pada jerawat yang ada di kulit sang bayi, jangan gunakan obat-obatan berbahan kimia tanpa resep dokter. Hindari produk-produk yang mengandung minyak bagi kulit bayi. Lebih baik Anda cuci bagian tubuh bayi yang terkena jerawat dengan air hangat. Kemudian, jangan menggosok atau mengusap dengan handuk kasar pada bagian kulit bayi yang berjerawat, ya! Hal itu akan menyebabkan luka dan infeksi akibat jerawat yang pecah.

2. Bila terkena ruam popok

Popok yang kotor atau memiliki kualitas yang buruk dapat menyebabkan ruam popok atau menimbulkan bintik merah pada kulit bayi. Oleh karenanya, untuk melakukan perawatan bintik merah pada kulit bayi yang disebabkan ruam popok ini, lebih baik Anda mengganti popok dengan kualitas yang lebih baik terlebih dahulu. Kemudian, rajinlah mengganti popok si kecil terutama saat setelah buang air besar. Hal itu mencegah kelembapan yang dapat mengundang bakteri pada kulit bayi. Jadi, usahakan popok yang bayi Anda gunakan kering, lembut dan bersih ya, Bun!

3. Bila terserang virus

Penyakit roseola infantum ini adalah salah satu penyebab munculnya bintik merah pada bayi atau penyakit kulit pada bayi. Penyakit ini disebabkan oleh virus herpes tipe 6 dan 7. Penyakit dapat menyebabkan bayi terkena demam cukup tinggi. Untuk perawatan penyakit ini, bayi haruslah istirahat yang cukup, mandikanlah dengan air hangat dan kompreslah kepala bayi dengan air dingin. Apabila demam tidak kunjung sembuh, segeralah konsultasikan ke dokter, ya!

4. Bila terkena gigitan serangga

Gigitan serangga juga bisa terjadi pada bayi. Bayi yang masih sangat rentan mudah terkena serangan penyakit dari mana saja. Perawatan bintik merah pada kulit bayi yang disebabkan gigitan serangga, Anda dapat usap dengan kain dingin atau es batu yang dibungkus dengan kain lembut pada kulit yang gatal atau merah. Anda juga bisa oleskan kulit yang gatal tersebut dengan minyak kayu putih. Kemudian, jangan lupa untuk perhatikan jika luka bekas gigitan menjadi infeksi meskipun telah diobati. Apabila hal tersebut terjadi dan tidak kunjung sembuh, segera periksalah ke dokter ya, Bun!

5. Bila mengalami erythema toxicum

Erythema toxicum adalah salah satu jenis bintik merah yang muncul pada bayi yang baru lahir. Erythema toxicum ini bisa muncul pada semua bagian tubuh, namun biasanya pada telapak tangan dan kaki. Tapi, Anda jangan terlalu khawatir, biasanya bintik atau ruam merah pada kulit bayi ini akan sembuh dengan sendirinya setelah bayi berumur dua minggu. Yang perlu Anda lakukan hanyalah menjaga kesehatan kulit dan tubuh bayi dengan memastikan kebersihan dan kondisi tubuhnya.

6. Bila terkena eksim bayi

Eksim bayi merupakan salah satu penyakit pada kulit bayi yang memunculkan bintik merah kering dengan rasa yang sangat gatal. Saat bayi berumur kurang dari 2 tahun, penyakit ini bisa terjadi untuk pertama kalinya. Meskipun bayi Anda terkena eksim namun biasanya akan sembuh ketika sudah dewasa. Namun, bagi bayi yang sudah terkena eksim biasanya rentan terhadap alergi. Penyebab eksim sendiri dapat karena gen yang diturunkan orang tua, iritasi kulit karena produk berbahan kimia atau karena sakit tertentu seperti alergi dan asma.

Sisa ASI, makanan bayi, susu formula, atau air liur yang tidak dibersihkan juga bisa menyebabkan iritasi di kulit bayi khususnya yang memiliki bakat alergi. Untuk mengatasinya, segeralah bersihkan kulit bayi setelah kontak langsung dengan ASI atau susu formula ya, Bun!

Nah, apabila si kecil ini menderita eksim bayi, Anda dapat Berikan pakaian yang ringan dan menyerap keringat untuk bayi, bersihkan dan potong kuku bayi secara teratur untuk menghindari infeksi akibat garukan yang dilakukan oleh bayi, atau berikan krim pelembut secara teratur dengan resep dokter ya tentunya!

7. Bila terkena biang keringat

Biang keringat juga merupakan salah satu penyebab adanya bintik merah pada kulit bayi. Nah, hal ini di sebabkan karena terjadinya sumbatan pada pori-pori bayi. Untuk melakukan perawatan bintik merah pada kulit bayi karena biang keringat, Anda dapat memakaikan bayi Anda dengan  pakaian yang mudah menyerap keringat, serta jagalah sirkulasi udara yang terutama saat dimana sang bayi berada.

Pakaikan bayi  berbahan katun, tak terlalu sempit dan tak berlapis-lapis dapat menjadi alternatif dalam membantu menghilangkan biang keringat. Jangan lupa pula, untuk menjaga kebersihan kulit bayi dengan bersihkan wajah dan tubuhnya dari keringat dengan kain basah, serta keringkan dengan handuk yang berbahan lembut.

Nah, semoga cara-cara dalam melakukan pertawatan bintik merah pada kulit bayi sesuai dengan penyebabnya. Namun, apabila penyakit belum kunjung sembuh setelah perawatan di atas, jangan lupa konsultasikan ke dokter ya, Bunda! Semoga bermanfaat!

Baca juga:

Gunakan fitur ‘Tanya Dokter’ untuk tanya dokter online yang siap 7×24 jam. Download aplikasi Go Dok di sini.

SI/PJ/MA

Referensi