Bunda, Inilah Penyebab Bintik Merah pada Kulit Bayi

Penyebab bintik merah pada kulit bayi

Penyebab bintik merah pada kulit bayi ; Bintik merah pada kulit bayi sebenarnya dalam beberapa kasus ada yang tidak terlalu berbahaya, namun akan berbahaya apabila bintik itu tidak mudah diobati. Lalu, apa saja penyebab bintik merah pada kulit bayi tersebut?

 

Go Dok – Bayi yang baru lahir biasanya memiliki kulit yang sensitif dan mudah terserang bakteri atau penyakit lainnya. Beberapa dari Anda yang memiliki bayi, mungkin akan lebih berhati-hati dengan kondisi kesehatan sang bayi. Dan itulah mengapa saat bayi baru lahir sangat tidak dianjurkan untuk memakai produk-produk berbahan kimia bagi tubuhnya karena bisa berbahaya. Dari mulai, bedak atau wangi-wangian sebenarnya belum diperlukan oleh bayi yang baru lahir. Apabila salah menggunakannya, maka kulit bayi akan mudah bereaksi secara sensitif. Salah satunya dengan munculnya bintik merah pada kulit. Mungkin beberapa dari Anda sudah pernah melihatnya, pernahkah Anda berfikir apa yang menyebabkan bintik merah pada kulit bayi itu muncul? Sebenarnya dalam beberapa kasus ada yang tidak terlalu berbahaya bagi si kecil, namun juga bisa berbahaya apabila bintik itu tidak mudah diobati. Nah, Anda penasaran dengan penjelasan mengenai penyebab bintik merah pada kulit bayi Anda, bukan?

Yuk, simak penjelasan penyebab bintik merah pada kulit bayi di bawah ini!

  1. Ruam Popok

Penyebab bintik merah pada kulit bayi yang pertama ruam popok. Ruam popok yang muncul pada kulit bayi adalah kondisi yang umum terjadi pada bayi saat berumur 9 hingga 12 bulan. Penyebabnya karena adanya kontak basah dari cairan dengan bagian kulit bayi secara langsung pada popok. Kualitas bahan popok yang tidak bisa menyerap cairan dengan baik menyebabkan kulit menjadi lebih lembap dan akhirnya menyebabkan iritasi pada kulit bayi. Bayi yang terlalu lama menggunakan popok kotor akan menimbulkan bintik atau bercak merah pada kulitnya yang disebut ruam popok.

 2. Bawaan Alergi

Bayi juga dapat terkena alergi, biasanya bawaan dari lahir atau keturunan. Apabila kedua orang tua memiliki riwayat alergi, maka bayi juga memiliki risiko terkena alergi. Apabila orang tua memiliki riwayat alergi, maka risiko bayi menderita alergi sebesar 25-40 %. Alergi juga merupakan salah satu penyebab munculnya bintik merah pada kulit bayi. Kasus alergi kulit cukup banyak terjadi pada bayi yang amat rentan terhadap reaksi alergi. Namun, apabila tidak ada riwayat alergi pada keluarga si bayi, maka bayi Anda tetap memiliki risiko terkena alergi sampai 5-15%.

3. Gigitan serangga

Nah, bintik merah selanjutnya pada bayi juga bisa disebabkan oleh gigitan serangga, lho! Siapa tahu diam-diam ternyata bintik merah tersebut muncul dan gatal-gatal karena di gigit nyamuk, semut atau serangga lainnya? Nah, hal tersebut juga bisa terjadi. Walaupun orang tua telah menjaga kulit bayi dari gigitan serangga, terkadang hal itu sulit dihindari saat tidur. Umumnya gigitan serangga seperti nyamuk dan semut tidak terlalu berbahaya, hanya saja menimbulkan gatal. Tapi apabila gigitan dari serangga lainnya kian tidak kunjung sembuh dan menjadi infeksi, lebih baik konsulkan ke dokter ya, Bun!

4. Jerawat bayi

Munculnya jerawat tidak hanya pada kulit orang dewasa saja, lho! Jerawat juga bisa muncul pada kulit bayi, biasanya berkembang di pipi, hidung dan dahi dalam waktu satu bulan setelah kelahiran mereka. Jerawat ini muncul karena bagian dari sisa hormon yang masih terbawa sejak masih berada dalam kandungan ibunya. Oleh karenanya, sebagai ibu Anda harus menjaga kebersihan kulit bayi yang masih sangat sensitif. Jangan menggunakan obat jerawat apapun, bersihkan saja dengan air bersih dan hindari mengusap kulitnya dengan handuk berbahan kasar, ya!

5. Eritema toxicum

Selanjutnya, penyebab bintik merah pada kulit bayi yaitu eritema toxicum merupakan ruam bayi yang baru lahir. Kelihatannya seperti bintik merah dan mungkin memiliki titik putih atau kuning kecil di tengahnya. Penyebabnya tidak diketahui, dan sembuh tanpa pengobatan setelah beberapa hari atau minggu. Biasanya berwarna merah, bercak gatal pada kulit, sering terlihat di dada bayi, lengan, kaki, wajah, siku, dan di belakang lutut. Hal ini disebabkan oleh kulit kering dan sensitive. Makanya Bun, jaga baik-baik kebersihan dan kesehatan kulit bayi, ya!

6. Eksim Bayi

Pernahkah Anda mendengar tentang eksim pada bayi? Ya, eksim pada bayi tidak jauh beda dengan ruam pada kulit bayi. Namun kali ini, ruam tersebut terasa gatal yang mungkin disertai kering, merah, menebal, dan bersisik; terlihat seperti benjolan merah kecil yang mungkin berbau atau berkerak. Biasanya muncul di lipatan siku dan lutut dan di pipi, dagu, kulit kepala, dada, dan punggung. Jika menurut Anda anak Anda terkena eksim, berkonsultasilah dengan dokter Anda. Nah, untuk kasus kali ini eksim bisa berbahaya apabila tidak segera dikonsultasikan ke dokter. Hati-hati ya, Bun!

 7. Virus

Terakhir penyebab bintik merah pada kulit  bayi yaitu penyakit roseola atau jenis virus yang dapat menyerang kulit bayi ini adalah penyakit yang ditandai dengan keluarnya bintik kecil merah dan banyak pada semua bagian tubuh bayi. Kondisi ini biasanya terjadi saat bayi berusia 6 bulan sampai 2 tahun. Penyakit ini disebabkan oleh virus herpes tipe 6 dan virus herpes tipe 7. Roseola bisa berjajar dengan penyakit herpes namun bedanya, roseola tidak menyebabkan luka pada alat kelamin. Penyakit ini mudah menyebar melalui cairan mulut. Apabila sang bayi terkena penyakit ini, jangan lupa untuk segera konsultasi ke dokter ya, Bun!

Jadi, bagaimana? Anda sudah bisa memahami apa saja yang memungkinkan kulit bayi Anda bisa muncul bintik merah, bukan? Lain kali coba perhatikan kembali kebersihan dan kesehatan kulit bayi Anda, terutama yang baru lahir. Jangan lupa bahwa kulit bayi itu masih sangatlah rentan sensitif akan suatu penyakit. Apabila penyakit kian belum sembuh dengan berjalannya waktu, segera periksakanlah ke dokter. Semoga bermanfaat ya, Bun!

Baca juga:

Gunakan fitur ‘Tanya Dokter’ untuk tanya dokter online yang siap 7×24 jam. Download aplikasi Go Dok di sini.