Bunda, Ini Cara Tepat Memilih Stroller Bayi

Memilih stroller bayi

Memilih stroller bayi agar lebih bijak sebaiknya Bunda pertimbangkan terlebih dahulu hal hal seperti kebutuhan pribadi Anda dan si keci, kemudian perhatikan harness atau tali pengamannya, pilih dudukan yang bisa diatur, pegangan tangan yang sesuai dam kemampuan gerak stroller dan rem.

Go Dok Sebagai orangtua yang buah hatinya baru saja lahir, salah satu hal yang mungkin Anda butuhkan adalah stroller, alias kereta bayi. Terutama jika bayi Anda sudah berusia di 6 bulan dan Anda ingin lebih sering mengajaknya jalan-jalan keluar rumah.

Namun, tentunya Ayah dan Bunda tidak bisa asal-asalan dalam memilih stroller untuk si kecil. Nah, seperti apa sih cara yang tepat dalam memilih stroller bayi? Hal-hal apa saja yang harus dipertimbangkan?

Yuk, simak penjelasan lengkap memilih stroller bayi  berikut ini!

1. Pertimbangkan keperluan Anda

Cara memilih stroller bayi yang tepat pertama adalah dengan mempertimbangkan kebutuhan pribadi Anda dan si kecil. Pasalnya, tak ada pilihan stroller yang benar-benar sempurna, yang ada adalah pilihan stroller yang sesuai dengan kebutuhan.

Tanyakan pada diri Anda sendiri, akan saya gunakan untuk ke manakah stroller ini? Jika Anda ingin menggunakannya untuk jalan-jalan di sekeliling perumahan, belanja, atau main ke taman, Anda bisa memilih stroller standar.

Sedangkan jika sering bepergian, Anda bisa memilih stroller lipat yang lebih ringan dan mudah dibawa ke mana-mana (Flip Stroller dan Umbrella Stroller). Jika Anda ingin sering jogging bersama bayi Anda, maka pilihlah Jogging Stroller yang lebih lebih lebar, kuat, dan sulit dilipat. Stroller ini umumnya juga dilengkapi kantung-kantung untuk keperluan snack dan makan Anda serta si kecil.

2. Lihat  harness atau tali pengamannya

Salah satu yang penting untuk dipertimbangkan ketika akan membeli stroller bayi adalah kekuatan harness, alias tali pengamannya. Sabuk ini bertugas menahan bayi Anda tetap di dalam stroller meski berguncang sana sini.

 Sistem yang paling aman adalah sabuk 5-titik, yang disilangkan di sekeliling pinggang, di antara dua kaki, dan dari bahu ke perut. Hal ini penting terutama jika si kecil berusia di bawah 1 tahun. Pilihlah harness dengan sistem penguncian yang mudah dipasang dan dilepas, namun aman untuk bayi.

3. Pilih dudukan yang bisa diatur

Cara memilih stroller bayi selanjutnya dengan memilih dudukan yang bisa diatur. Demi kenyamanan Anda dan si buah hati, ada baiknya Anda memilih stroller bayi yang bisa diatur, dimajukan, dan dimundurkan.

Bahkan Anda bisa mempertimbangkan dudukan yang bisa dimundurkan ke belakang hingga datar seperti tempat tidur. Hal ini penting bagi bayi di bawah usia 6 bulan, yang mungkin belum bisa duduk tegak dan kontrol pada gerakan kepala.

Selain itu, fitur ini juga berguna untuk Anda jika harus mengganti popok saat dalam perjalanan atau saat bayi Anda tertidur. Usahakan memilih yang mudah diatur, namun aman dari jangkauan bayi ya!

4. Pegangan tangan yang sesuai

Pegangan, alias gagang dorongan pada stroller harus sejajar dengan tinggi pinggang Anda, atau sedikit di bawahnya. Ini adalah posisi yang paling nyaman, dan aman bagi tangan Anda. Pasalnya, Anda akan lebih mudah mendorong stroller dan mengontrol pergerakannya.

Kebanyakan stroller didesain berdasarkan ukuran wanita secara rata-rata, namun banyak dari Anda yang tidak merasa pas dengan ukuran ini. Jika begitu, pertimbangkanlah untuk membeli stroller dengan gagang dorongan yang bisa diatur naik-turun.

5. Kemampuan gerak stroller dan rem

Cara memilih stroller bayi yang terakhir ada baiknya Anda mencoba stroller terlebih dulu sebelum membelinya, sehingga Anda bisa merasakan apakah stroller tersebut mudah digerakkan, dan bisa didorong lurus dengan mudah.

Stroller dengan kemampuan gerak yang bagus tidak akan mudah membelok, dan Anda akan mampu membelokkannya dengan satu tangan. Pastikan pula roda stroller dapat digerakkan maju dan mundur dengan mudah. Selain itu, Anda juga harus memperhatikan rem stroller yang biasanya terdapat di belakang bagian roda. Pilihlah stroller dengan rem yang mudah ditekan, dan dilepaskan dengan menggunakan kaki.

Pastikan pula fitur rem ini kencang dan berfungsi dengan baik. Jogging stroller biasanya juga akan memiliki rem tangan yang menjadikannya lebih aman.

Nah, selain cara memilih stroller di atas, perhatikan pula kain yang digunakan pada stroller dan peneduh stroller yang berguna untuk menghalangi bayi Anda dari sinar panas matahari dan hal-hal lain. Jika Anda sedang hamil anak kedua, mungkin ada baiknya mempertimbangkan untuk membeli double stroller. Semoga bermanfaat!

 

Baca juga:

Gunakan fitur ‘Tanya Dokter’ untuk tanya dokter online yang siap 7×24 jam. Download aplikasi Go Dok di sini.

SF/JJ/MA

Referensi