Bahaya Pikiran Negatif ; Pemicu Stres dan Depresi

Bahaya pikiran negatif

Bahaya pikiran negatif akan berpengaruh pada kesehatan fisik maupun kesehatan mental salah satunya yaitu jantung, store, stres dan depresi. Jadi, lebih baik berpikiran positif, ya!

 

Go DokYou are what you think. Pernyataan ini nampaknya benar sepenuhnya sebab kondisi pikiran dapat mempengaruhi keadaan seseorang secara keseluruhan baik kesehatan fisik atau pun mentalnya. Sering kali kita melihat orang yang sakit mental akibat pikirannya sendiri, depresi, dan berbagai penyakit hinggap di tubuhnya karena senantiasa berpikir negatif. Manusia diperintahkan Tuhan untuk selalu berpikir positif terhadap orang lain, bukan sebaliknya. Tuhan memerintahkan demikian tentu saja karena berpikir negatif membawa dampak buruk bagi manusia yang melakukannya.

Yuk, simak apa saja bahaya pikiran negatif bagi kesehatan Anda!

1. Pikiran negatif memicu stress dan depresi

Ketika seseorang terlalu memikirkan sesuatu, misalnya pandangan orang tentang dirinya (terutama pikiran negatif), ia akan merasa tertekan dan sangat stress. Tentu saja stress pada hal-hal seperti ini akan memicu timbulnya banyak penyakit. Berdasarkan sebuah laporan penelitian yang berjudul “Dimension of Negative Thinking and Relations with Symptoms of Depression dan Anxiety in Children and Adolescents” diketahui bahwa Bahaya pikiran negatif yang berulang-ulang dapat menimbulkan gangguan kecemasan, stres, bahkan depresi. Depresi sendiri ditandai dengan perasaan sedih berlebihan, kehilangan nafsu makan, dan gejala lain misalnya seperti oran linglung.

2. Risiko terkena demensia

Bermain-main dengan pikiran snediri, menebak-nebak isi pikiran orang lain dapat membuat seseorang memiliki pikiran negatif. Pikiran-pikiran ini secara tidak sadar dapat membuat Anda bersikap sinis terhadap orang yang dicurigai memiliki pikiran negatif terhadap Anda. Tahukah Anda bahwa sebuah studi tahun 2014 yang diterbitkan dalam jurnal Neurology menghubungkan tingkat sinisme yang tinggi (ketidakpercayaan terhadap orang dan motif mereka) terhadap risiko demensia. Ternyata orang yang sinis dan berpikiran buruk terhadap orang lain memiliki risiko demensia atau pikun yang lebih besar dibandingkan mereka yang tingkat sinismenya lebih rendah.

3. Meningkatkan resiko serangan jantung dan stroke

Bahaya pikiran negatif selanjutnya dapat meningkatkan risiko serangan jantung dan stroke. Sebuah studi tahun 2009 dari jurnal Circulation meneliti 100.000 wanita dan tingkat sinisme akibat pikiran negatifnya. Dari studi tersebut ditemukan bahwa peserta yang paling sinis cenderung menderita serangan jantung. Lebih lanjut, serangan jantung ini bisa berakhir dengan kematian atau stroke.

4. Mengurangi angka harapan hidup

Usia dan kematian adalah rahasia Tuhan. Namun, manusia dapat berusaha meningkatkan angka harapan hidupnya dengan pola hidup dan pikiran yang sehat. Bagaimana tidak, sebuah studi di Women’s Health Initiative yang diikuti hampir 100.000 wanita Amerika menemukan bahwa wanita yang pesimis dan berpikiran buruk memiliki harapan hidup yang lebih rendah.

5. Hubungan tidak harmonis

Terakhir, bahaya pikiran negatif akan membuat hubungan Anda dan pasangan tidak harmonis. Hubungan yang harmonis, selain didasari olah rasa cinta juga harus didasari rasa saling percaya. Percuma saja jika dua orang saling mencintai, namun tak bisa saling mempercayai. Ketidakpercayaan bisa muncul karena berbagai hal, salah satunya adalah kecurigaan dan pikiran negatif. Pasangan Anda juga butuh waktu pribadinya. Ketika ada seseorang yang tidak bisa memberikan waktu pribadi kepada pasangannya dan sering menyangkanya berselingkuh dan sebagainya, maka dapat dipastikan hubungannya tak akan langgeng. Hubungan yang dipenuhi prasangka dan pikiran negatif tidak akan pernah berjalan harmonis dan penuh kesalah pahaman.

Nah, itulah beberapa bahaya pikiran negatif. Maka mulailah ubah pola pikir Anda menjadi lebih positif. Lihatlah hikmah dari berbagai peristiwa dalam hidup Anda. Jangan terlalu tertekan atas pikiran-pikiran yang belum tentu benar adanya. Bukankah Anda juga tidak suka disalahpahami dan dicurigai? Cobalah katakan kata-kata positif pada diri Anda ketika prasangka mulai bertebaran di kepala Anda. Berpikir positif berarti menjaga kesehatan fisik dan mental Anda. Semoga bermanfaat!

Baca juga:

Konsultasi kesehatan kini bisa langsung lewat gadget Anda. Download aplikasinya Go Dok di sini.

TW/PJ/MA

Referensi