Bahaya Memasukkan Jari Ke Dalam Vagina yang Harus Anda Tahu

Bahaya memasukkan jari ke dalam vagina

Bahaya memasukkan jari ke dalam vagina atau yang dikenal dengan istilan fingering alias “bermain jari” biasanya dilakukan saat cebok, masturbasi dan foreplay saat berhubungan seks. Sebenarnya, adakah bahaya bagi kesehatan Anda?

 

Go DokPernahkah Anda mendengar istilah fingering, alias “bermain jari”? Fingering merupakan suatu variasi seks yang dilakukan pada wanita tanpa menggunakan penis laki-laki, melainkan dengan menggunakan jari-jari, baik jari Anda sendiri maupun jari pasangan Anda. Jenis variasi seks ini populer di berbagai kalangan, baik tua-muda maupun pasangan heteroseksual dan lesbian. Tentu saja, selain fingering terdapat beberapa waktu di mana Anda harus sampai memasukkan jari ke dalam vagina, seperti saat cebok atau mengambil sesuatu yang terjebak di dalam lekuk vagina Anda.

Nah, tentu satu pertanyaan pun muncul : Adakah bahaya memasukan jari ke dalam vagina? Atau ini adalah hal yang sebenarnya sangat aman untuk dipraktikkan? Untuk menjawabnya, mari simak penjelasan lengkap berikut ini!

Penjelasan seputar memasukkan jari ke dalam vagina

Seseorang mungkin memasukkan jari-jarinya ke dalam vagina saat mencebok, atau bermasturbasi. Selain itu, Anda juga mungkin memperbolehkan pasangan untuk memasukkan jari-jarinya ke dalam vagina saat berhubungan seksual, atau saat melakukan foreplay. Sejatinya, hampir tidak ada bahaya dalam melakukan hal ini, karena jenis hubungan seksual dengan fingering tidak melibatkan pertukaran cairan tubuh dengan pasangan Anda. Karenanya, kesempatan Anda untuk terkena penyakit menular seksual pun hampir nol. Selain itu, risiko kehamilan yang tidak diinginkan pun sejatinya juga nihil dalam hubungan seks fingering. Namun, tentu saja masih ada beberapa bahaya memasukan jari ke dalam vagina jika Anda tidak memperhatikan hal-hal kecil saat melakukan fingering.

Apa sajakah bahaya memasukkan jari ke dalam vagina?

Bahaya pertama datang dari adanya luka terbuka pada jari-jari yang dimasukkan ke dalam vagina Anda. Jika yang dimasukkan ke dalam vagina adalah jari-jari orang lain, sementara orang tersebut merupakan pembawa virus HIV dan terdapat luka terbuka pada jarinya, maka ada kemungkinan Anda bisa tertular virus tersebut. Hal ini bisa terjadi karena virus HIV dapat menular melalui darah yang masuk ke dalam vagina. Tak hanya HIV, kemungkinan virus lain pun bisa menulari Anda dengan cara ini, seperti virus Hepatitis B atau C. Namun, tentu saja kasus seperti ini sangat jarang dan hampir tidak pernah terjadi.

Selain itu, bahaya memasukkan jari ke dalam vagina juga termasuk timbulnya luka pada vagina Anda. Hal ini dapat terjadi jika vagina Anda tidak menghasilkan cairan lubrikasi dalam jumlah yang cukup, atau memang menderita kekeringan. Dalam keadaan tersebut, jari-jari atau kuku bisa saja menggores vagina yang masih kering sehingga menimbulkan luka atau lecet.

Bahaya memasukkan jari ke dalam vagina yang terakhir adalah jika jari-jari yang dimasukkan tidaklah bersih atau steril. Hal ini tentu akan memudahkan kuman, bakteri, serta parasit yang ada di dalam jari jemari berpindah dan berkembang di dalam vagina Anda. Hal ini bisa mnyebabkan infeksi dan penyakit lain yang disebabkan bekteri, parasit, serta kuman di dalam vagina. Tanpa disadari, jemari yang tengah menderita penyakit jamur juga bisa saja menularkan penyakit tersebut ke dalam vagina Anda. Hal ini bisa lebih bear kemungkinannya terjadi jika Anda sering melakukan fingering dengan berbagai pasangan atau jika Anda seorang prostitusi. Mengerikan, bukan?  Karena itu, ada baiknya Anda menjaga kebersihan tangan dan jari sebelum melakukan fingering, ya!

Nah, itu dia serba-serba bahaya memasukkan jari ke dalam vagina yang harus Anda ketahui. Semoga bermanfaat!

Baca juga:

Merasa kesehatan Anda terganggu? Malas pergi ke dokter? Gunakan saja fitur ‘Tanya Dokter’ pada aplikasi Go Dok untuk tanya jawab seputar permasalahan kesehatan Anda. GRATIS! Download aplikasinya di sini.

SF/PJ/MA

Referensi