Bahaya Eyelash Extension yang Harus Anda Tahu

Bahaya eyelash extension

Bahaya eyelash extension yang mungkin Anda alami yaitu reaksi alergi, infeksi, pembengkakan kelopak mata, kerontokan bulu mata asli, hingga menimbulkan karatoconjunctivitis. Untuk menghindari bahaya tersebut Anda dianjurkan untuk memilih dokter atau ahli kecantikan terbaik.

Go Dok Pemasangan eyelash extension merupakan tren kecantikan yang tengah naik daun belakangan ini. Hal ini populer terutama di kalangan mereka yang memiliki bulu mata tipis dan pendek, namun menginginkannya menjadi lebih panjang serta bervolume.

Pasalnya, standar kecantikan di Indonesia termasuk bulu mata lentik dan tebal sehingga mata tampak lebih memesona.

Nah, apakah Anda salah satu yang menginginkan hal tersebut dan mempertimbangkan prosedur eyelash extension?

Eits, nanti dulu! Sebelum memutuskan hal ini, ada baiknya Anda mengenali bahaya eyelash extension untuk kesehatan lewat penjelasan lengkap berikut.

Apa itu eyelash extension?

Sebelum mengetahui bahaya eyelash extension, ada baiknya Anda kenali dulu prosedur ini. Prosedur eyelash extension melibatkan pemasangan bulu mata sintetis yang ditambahkan dengan cara ditempelkan satu per satu, helai demi helai, pada bulu mata asli Anda.

Prosedur ini akan memakan waktu berjam-jam dan membutuhkan kesabaran dan ketelitian dari ahli kecantikan yang melakukannya. Beberapa hari setelah prosedur selesai, hasil berupa bulu mata yang tebal bervolume dan lentik akan terlihat Meski tidak permanen, hasil ini akan bertahan setidaknya hingga 6 bulan.

Lalu, apa saja bahaya eyelash extension?

Meskipun membuat Anda tampak lebih cantik, namun para ahli kesehatan mata memperingatkan mengenai bahaya adhesif, alias bahan perekat yang digunakan untuk menempelkan bulu mata sintesis. Pasalnya, bahan adhesif ini bisa menimbulkan :

  • Reaksi alergi,di mana Anda tidak pernah tahu apakah Anda alergi terhadap bahan perekat yang digunakan dalam prosedur ini. Reaksi alergi yang timbul bisa berupa bintik-bintik, ruam kemerahan, membuat mata merah, bengkak, dan gatal-gatal. Untuk itu, sebelum menjalaninya, tes dulu reaksi Anda terhadap bahan perekat tersebut.
  • Infeksi, baik itu infeksi bakteri maupun virus, bisa saja menular kepada Anda jika alat-alat yang digunakan dalam prosedur ini tidak melewati proses sterilisasi terlebih dulu. Karena itu, pilihlah dokter kecantikan yang bersertifikat dan berpengalaman. Infeksi bisa terjadi pada kornea mata dan kelopak mata.
  • Pembengkakan kelopak mata, yang bisa tampak seperti bintitan, bisa saja Anda alami. Hal ini terjadi sebagai salah satu reaksi infeksi pada mata karena bahan adhesif yang digunakan.
  • Kerontokan bulu mata asli, sama seperti pembengkakan kelopak mata, kerontokan juga terjadi karena adanya infeksi dari bahan adhesif.

Sementara itu, The American Academy of Opthamology juga memperingatkan bahwa bahaya eyelash extension bisa berdampak sebagai berikut :

  • Menimbulkan karatoconjunctivitis, yaitu suatu kondisi di mana mata menderita gatal-gatal dan menjadi kemerahan, serta mengalami pembengkakan.

Untuk menghindari dan memperkecil kemungkinan terjadinya salah satu dari reaksi di atas, maka Anda dianjurkan untuk berhati-hati dalam memilih salon kecantikan dan dokter atau ahli kecantikan yang mengerjakan hal ini.

Pilihlah dokter atau ahli kecantikan yang sudah berpengalaman, memiliki sertifikat, dan praktik yang terdaftar. Sama halnya dengan salon kecantikan, pilihlah yang sudah memiliki reputasi baik dan bersertifikat. Pastikan pula semua alat yang digunakan bersih dan sudah melalui proses sterilisasi.

Nah, itu dia beberapa bahaya eyelash extension yang harus Anda waspadai. Bagaimana? Masih tetap mau mencobanya? Jika iya, pastikan pilihan Anda dengan tepat, ya! Selamat mencoba!

 

Baca juga:

Gunakan fitur ‘Tanya Dokter’ untuk tanya dokter online yang siap 7×24 jam. Download aplikasi Go Dok di sini.

SF/PJ/MA

Referensi