Bagaimana Cara Mengatasi Trauma Psikologis?

mengatasi trauma psikologis

Go DokMengatasi trauma psikologis Baru-baru ini, seorang ibu di Amerika Serikat memprotes tindakan seorang vlogger yang menyoroti korban-korban bunuh diri di Hutan Aokighara, Jepang. Hutan yang dijuluki “the perfect place to die” ini memang merupakan tempat bunuh diri paling populer di Jepang, dengan angka korban mencapai lebih dari 50 orang setiap tahunnya. Pasalnya, si ibu memiliki anak yang menderita trauma atas kejadian bunuh diri ayahnya bertahun-tahun lalu, dan tindakan si vlogger dianggap membangkitkan trauma tersebut.

Ya,  selama menjalani hidup, beberapa orang memang pernah menderita trauma yang dalam dan sulit dihilangkan. Penyebabnya bermacam-macam, baik itu menyaksikan bencana alam, pengalaman di medan perang, ataupun kehilangan orang tercinta dalam suatu kejadian tragis. Nah, untuk mengatasi trauma jenis ini, terdapat langkah-langkah tepat mengatasi trauma psikologis yang dianjurkan oleh para psikolog.

Berikut adalah penjelasan lengkap mengatasi trauma psikologis tersebut:

1. Kenali trauma Anda

Post traumatic stress disorder (PTSD) merupakan kondisi yang paling umum dialami oleh penderita trauma psikologis. Untuk ini, Anda bisa tenggelam dalam trauma, dan habiskan waktu untuk bersedih, jika kasusnya adalah kehilangan orang yang dicintai. Jangan hindari pikiran-pikiran tentang trauma dan apa yang terjadi pada Anda, namun jangan terus-terusan merasa marah pada diri sendiri. Izinkan diri Anda untuk merasakan trauma itu, namun hindari pikiran-pikiran negatif yang mungkin muncul. Untuk ini, Anda bisa pula mulai menulis buku atau diari guna menumpahkan perasaan. Jika Anda sudah mengenali trauma tersebut lebih baik, maka Anda akan segera belajar untuk mengatasinya.

2. Mintalah orang lain untuk selalu menemani dan berbicara pada Anda

Untuk mengatasi trauma psikologis, Anda perlu seseorang untuk bersandar dan mengingatkan Anda. Jangan terlalu lama sendirian, dan mintalah orang lain untuk menemani Anda. Bercerita mengenai trauma yang Anda alami kepada orang lain biasanya bisa sedikit meringankan beban hati. Orang lain juga bisa terus-menerus mengingatkan sekaligus meyakinkan Anda bahwa hidup Anda tidak sia-sia. Selain itu, selalu katakan pada orang-orang terdekat tentang perasaan Anda, kapan Anda lelah, kapan Anda butuh sendiri, dan kapan Anda butuh ditemani. Biasanya, orang-orang terdekat Anda akan selalu memahami dan hadir saat Anda membutuhkan.

3. Hindari hal-hal negatif

Terkadang, dalam mengatasi trauma psikologis yang dialami, beberapa orang memilih jalan gelap, atau membuat keputusan besar secara mendadak. Hindarilah hal ini. Hindari memilih untuk mabuk-mabukkan, menggunakan narkoba, atau merokok dalam jumlah tak wajar. Selain itu, hindari membuat keputusan besar yang gila secara tiba-tiba, seperti kabur dari rumah, pindah secara tiba-tiba, atau bertualang sendiri tanpa ada yang menemani. Terkadang, hal ini justru bisa memperparah trauma Anda.

4. Mulailah hidup secara normal

Penderita PTSD biasanya akan merasa kosong dan kebas di awal-awal episode trauma mereka. Untuk mengatasi trauma psikologis ini, saat Anda sudah merasa agak baik, langsunglah memulai aktivitas secara normal. Jangan terus-terusan menyendiri, keluarlah dari kamar, mulai bekerja, bersekolah, dan lakukan aktivitas lainnya. Mulailah berolahraga, kembali mendengarkan musik, dan sibukkan diri Anda dengan aktivitas sehari-hari lainnya. Hal ini bisa sedikit-banyak mengalihkan pikiran dari trauma, serta membantu fungsi tubuh dan sistem saraf Anda kembali teratur.

5. Kerjakan kegiatan yang membangun

Untuk mengatasi trauma psikologis, Anda harus ingat bahwa dunia terus berputar dan ada sejuta kebaikan yang bisa Anda lakukan untuk orang lain. Mulailah terlibat dalam kegiatan-kegiatan dan aktivitas yang membangun, seperti mengikuti organisasi amal dan sosial. Banyak hal yang bisa Anda lakukan, Anda bisa menyumbangkan darah, membantu membangun tempat tinggal untuk korban bencana, memberi makan orang-orang yang membutuhkan, mengajar anak-anak jalanan, ataupun mengumpulkan sumbangan untuk mereka yang kekurangan. Hal-hal ini bisa mengembalikan kontrol diri Anda dan menekan rasa rendah diri yang Anda alami semasa trauma. Anda tak harus melakukan hal-hal besar jika tak mampu, dan bisa memulainya dengan berolahraga teratur atau menanam pohon di lingkungan Anda.

6. Hubungi psikiater

Jika tak ada cara lain yang berhasil bagi Anda untuk mengatasi trauma psikologis, berarti Anda membutuhkan bantuan tenaga ahli, yaitu psikiater. Mulailah mengunjungi psikiater secara teratur, di mana mereka akan memberikan saran dan langkah yang dibutuhkan untuk menekan trauma. Psikiater juga akan mendampingi Anda dalam melakukan terapi kognitif dengan berbicara, curhat, dan mengenali trauma Anda.

Nah, itu dia 6 cara untuk mengatasi trauma psikologis yang bisa Anda lakukan. Semoga bermanfaat!

Baca juga:

Gunakan fitur ‘Tanya Dokter’ untuk tanya dokter online yang siap 7×24 jam. Download aplikasi Go Dok di sini.