Aturan Minum Obat yang Harus Anda Pahami

aturan minum obat

Aturan minum obat ; Banyak orang yang berpendapat bahwa semakin banyak dosis yang diminum, maka akan semakin efektif dan semakin cepat pula penyakit Anda membaik. Hal ini jelas salah. Pasalnya, selalu ada aturan-aturan tertentu yang harus Anda patuhi dalam mengonsumsi obat-obatan.

 

Go Dok – Obat-obatan merupakan salah satu hal esensial dalam kehidupan manusia modern dewasa kini. Segala penyakit yang kerap dialami masyarakat sehari-harinya, kebanyakan dipercaya dapat sembuh dengan mengonsumsi obat-obatan. Baik obat warung yang dijual bebas, maupun obat yang diresepkan khusus oleh dokter.

Namun, banyak orang yang berpendapat bahwa semakin banyak dosis yang diminum, maka akan semakin efektif dan semakin cepat pula penyakit Anda membaik. Hal ini jelas salah. Pasalnya, selalu ada aturan-aturan tertentu yang harus Anda patuhi dalam mengonsumsi obat-obatan.

Apa sajakah aturan minum obat yang harus dipahami?

Aturan 1 : Pahami cara pemakaian obat

Aturan minum obat pertama yang harus Anda pahami, adalah cara pengonsumsian obat itu sendiri. Kebanyakan dari Anda beranggapan, bahwa yang disebut obat-obatan hanya terbatas pada bentuk pil, tablet, sirup, dan kapsul, yang dikonsumsi dengan cara langsung ditelan. Padahal, banyak pula obat dalam bentuk lain, seperti salep, obat kunyah, dan injeksi. Pahami cara pemakaiannya dengan membaca label yang tertera pada bungkus atau botol obat agar Anda tidak salah kaprah :

  • Buccal: Ditahan selama beberapa saat di dalam pipi
  • Inhalable: Dihirup melalui masker atau alat hirup lainnya (seperti obat asma)
  • Infused: Disuntikkan melalui pembuluh darah melalui selang IV (cairan infus rumah sakit)
  • Nasal: Disemprotkan atau dipompa ke dalam hidung
  • Ophtalmic: Diteteskan pada mata (obat mata)
  • Oral: Ditelan melalui mulut dalam bentuk tablet, kapsul, atau cairan
  • Otic: Diteteskan ke dalam telinga
  • Sublingual: Ditahan atau dihisap dibawah lidah
  • Topical: Dioleskan pada permukaan kulit.
Aturan 2 : Patuhi dosis yang tertera

Aturan minum obat yang kedua adalah Anda harus selalu mematuhi dosis yang tertera atau yang diresepkan oleh dokter. Artinya, Anda tidak boleh meminum obat lebih sedikit atau lebih banyak dari yang diresepkan atau dari aturan dosis yang tertera pada kemasan obat (kecuali dengan petunjuk khusus dari dokter).

Pasalnya, dosis ini ditentukan secara hati-hati oleh dokter Anda dengan mempertimbangkan usia, berat badan, kesehatan hati dan ginjal Anda, serta kondisi kesehatan lainnya yang tengah Anda alami. Selain itu, kelebihan dosis juga bisa membuat Anda ketagihan dan ketergantungan terhadap obat tertentu, sekaligus memicu komplikasi yang tidak diharapkan. Jadi, saat dokter hanya meresepkan satu tablet dalam sekali minum, turutilah, dan jangan coba meminum lebih dari itu sebelum berkonsultasi terlebih dulu dengan dokter Anda.

Aturan 3 : Patuhi aturan waktu dan frekuensi minum obat yanhg diresepkan

Selain dosis, aturan minum obat lainnya adalah mematuhi aturan frekuensi dan waktu konsumsi yang diresepkan dokter Anda. Jika dokter meresepkan obat harus diminum tiga kali sehari pada waktu tertentu, maka patuhilah. Pasalnya, agar dapat bekerja secara optimal dan efektif, beberapa macam obat harus mencapai suatu kadar tertentu di dalam aliran darah Anda. Obat-obatan harus diberikan pada waktu yang spesifik, semisal setiap pagi atau setiap malam sebelum tidur, guna menjaga agar kadar tertentu obat tersebut selalu ada dalam aliran darah Anda. Minum satu dosis obat terlalu dini dapat menyebabkan kadar obat dalam darah terlalu tinggi, sementara meminumnya terlambat bisa merendahkan kadar obat tersebut di dalam tubuh Anda, sehingga tidak bekerja secara optimal.

Aturan 4 : Usahakan untuk menghabiskan obat

Penting bagi Anda untuk selalu menghabiskan obat yang telah diresepkan oleh dokter, terutama untuk obat antibiotik. Seperti yang Anda ketahui, antibiotik diresepkan guna melawan infeksi bakteri. Nah, Anda harus meminum antibiotik dalam dosis tertentu pada wkatu tertentu yang telah diresepkan. Dan Anda harus meminum seluruh antibiotik di dalam kantung obat dari dokter Anda, hingga habis. Jika tidak, infeksi Anda bisa saja bertambah buruk dan infeksi kembali terjadi lagi dalam waktu dekat.

Aturan 5 : Jangan hancurkan tablet atau pil untuk meminumnya

Aturan minum obat yang terakhir adalah untuk tidak menghancurkan obat tablet atau pil agar lebih mudah meminumnya, tanpa berkonsultasi lebih dulu pada dokter Anda. Pasalnya, beberapa jenis obat tidak bisa bekerja secara penuh jika tidak ditelan secara utuh.

Nah, itu dia 5 aturan minum obat yang harus Anda ketahui serta pahami. Semoga bermanfaat, ya!

Baca juga:

Merasa kesehatan Anda terganggung? Segera chat dokter untuk tanya jawab seputar permasalahan kesehatan Anda, langsung dari Smartphone. GRATIS! Download aplikasi Go Dok di sini.

SF/PJ/MA

Referensi