Apa Saja Gejala Lemah Jantung?  

Gejala lemah jantung

Gejala lemah jantung biasanya  ditandai dengan sesak atau kesulitan bernafas khususnya pada saat melakukan aktivitas, kelelahan dan pembengkakan pada sendi, kaki, perut dan pembuluh darah yang terdapat pada leher.  Gejala lainnya dapat mencakup pusing, kepala seperti melayang, pingsan pada saat melakukan aktivitas berat.

Go DokKardiomiopati atau yang lebih dikenal dengan istilah lemah jantung adalah penyakit yang memengaruhi otot pada jantung, dimana dinding pada bilik jantung meregang, menebal dan menjadi kaku sehingga mengganggu aktivitas jantung dalam memompa darah keseluruh tubuh.

Dalam kondisi kardiomiopati yang semakin parah, jantung akan semakin melemah dan semakin sulit untuk memompa darah bahkan untuk menjaga ritme elektrik yang normal. Hal ini dapat berujung pada situasi gagal jantung atau denyut jantung yang tidak teratur yang disebut Aritmia.

Jika terjadi kegagalan pada jantung, maka akan timbul penumpukan cairan pada paru-paru, sendi kaki, kaki, dan perut. Selain itu kardiomiopati juga dapat menyebabkan terjadinya komplikasi, seperti masalah pada katup jantung.

Jenis-jenis Kardiomiopati

Sebelum mengenal gejala lemah jantung sebaiknya terlebih dahulu mengenal jenis lemah jantung. Pada umumnya kondisi lemah jantung terbagi atas 5 jenis atau kategori, antara lain:

1. Dilated Cardiomyopathy

Pada jenis ini ventrikel kiri jantung mengalami pembesaran sehingga tidak dapat memompa darah keluar dengan efektif. Jenis lemah jantung ini dapat menyerang semua umur, namun lebih sering ditemukan pada orang dewasa paruh baya dan lebih sering menyerang laki-laki.

2. Hypertrophic Cardiomyopathy

Pada tipe ini otot ventrikel kiri jantung mengalami penebalan tidak wajar sehingga mempersulit jantung dalam bekerja dengan baik.

Dapat menyerang siapa saja, namun kondisi ini cenderung bertambah buruk jika telah terjadi sejak masa kanak-kanak. Selain itu, jenis ini juga berisiko sebagai penyakit turun-temurun maupun mutasi genetic.

3. Restrictive Cardiomyopathy

Pada jenis ini otot jantung menjadi kaku dan kurang elastis sehingga tidak dapat mengembang dan terisi dengan darah diantara denyut jantung. Lemah jantung jenis ini jarang terjadi namun dapat menyerang semua umur.

Kasus paling banyak biasa ditemukan pada orang tua dan disebabkan oleh penyakit lainnya yang berdampak pada jantung atau bahkan tanpa penyebab sama sekali.

4. Arrhythmogenic Right Ventricular Dysplasia

Jenis berikutnya merupakan jenis yang cukup langka dalam lemah jantung dimana otot pada jantung diganti dengan jaringan parut sehingga menyebabkan gangguan denyut jantung. Tipe ini biasa disebabkan oleh mutasi genetik.

5. Unclassified Cardiomyopathy

Kategori lemah jantung lainnya yang disebabkan oleh berbagai hal yang tidak ataupun diketahui namun tidak termasuk kedalam 4 kategori lainnya dimasukkan kedalam tipe ini.

Gejala lemah jantung

Pada sebagian kasus, kondisi lemah jantung tidak menunjukkan pertanda atau gejala sama sekali. Sebagian kasus lainnya baru menunjukkan gejala setelah kondisinya bertambah buruk. Beberapa gejala lemah jantung yang dapat timbul pada situasi tersebut yaitu:

  1. Sesak atau kesulitan bernafas khususnya pada saat melakukan aktivitas
  2. Kelelahan
  3. Pembengkakan pada sendi, kaki, perut dan pembuluh darah yang terdapat pada leher.

Gejala lemah jantung lainnya dapat mencakup pusing, kepala seperti melayang, pingsan pada saat melakukan aktivitas berat, aritmia (denyut jantung tidak normal), nyeri dada dan munculnya bising jantung (suara tambahan atau tidak normal yang terdengar bersamaan dengan denyut jantung)

Jika kondisi lemah jantung yang dialami bukan melalui faktor genetik atau keturunan, kondisi lemah jantung dapat dihindari atau diminimalisir dengan menerapkan gaya hidup yang sehat seperti menghindari konsumsi alcohol dan narkoba, tidak merokok, makan-makanan bergizi dan seimbang, olahraga teratur, tidur yang cukup dan menghindari stress yang berlebihan.

Nah, itu tadi seputar jenis dan gejala lemah jantung. Yuk, perbaiki pola hidup Anda untuk menjaga kesehatan jantung. Semoga bermanfaat!

 

Baca juga:

Jangan ragu untuk selalu gunakan fitur ‘Tanya Dokter’ untuk berkonsultasi dengan dokter online yang siap siaga 7×24 jam. Segera download aplikasi kesehatan Go Dok di sini.

FY/JJ/MA

Referensi