Amankah Jika Langsung Memijat Kaki Terkilir?

memijat kaki terkilir

Go Dok – Memijat kaki terkilir – Ketika kaki terkilir, tentu Anda akan langsung meminta berbagai saran pertolongan pertama yang dapat dilakukan sendiri, sebelum memeriksakannya ke dokter. Salah satu saran yang diterima, biasanya adalah agar Anda langsung memijat kaki yang terkilir tersebut, baik memijat sendiri ataupun langsung ke tukang pijat kepercayaan keluarga. Praktik ini sudah sangat biasa dilakukan oleh masyarakat Indonesia pada umumnya, dan dipercaya sebagai salah satu cara ampuh menangani kaki terkilir. Namun, bagaimana pandangan dari segi medis mengenai memijat kaki terkilir? Yuk, simak penjelasan lengkapnya berikut ini!

Ini fakta medis memijat kaki terkilir 

Meskipun telah diyakini ampuh, namun ternyata memijat kaki terkilir tidak direkomendasikan oleh kalangan medis. Pasalnya, hal ini bisa saja menyebabkan kaki Anda yang terkilir menjadi lebih parah, bahkan mengalami pembengkakan. Tak hanya menghindari langsung memijat kaki terkilir, Anda juga sebaiknya menghindari kegiatan berendam di air panas atau mengompres kaki terkilir dengan kompres hangat di hari-hari awal cedera ini terjadi, agar tak muncul pembengkakan.

Lalu, apa yang bisa dilakukan untuk mengatasi kaki terkilir?

Ciri-ciri kaki terkilir yang paling utama adalah terdapatnya rasa nyeri di area kaki, mata kaki, jari -jari kaki, lutut, atau jempol kaki, sehingga kaki rasanya mejadi tidak sanggup menanggung beban tubuh Anda. Hal ini akan disertai pula dengan adanya memar atau benjolan. Nah, alih-alih memijat kaki terkilir atau mengompresnya dengan air panas, di hari-hari pertama terjadinya cedera Anda dapat mengikuti langkah RISE (Rest, Ice, Compression, and Elevate) yang direkomendasikan oleh dunia kedokteran.  Berikut adalah langkah-langkah tersebut :

  1. Rest (Beristirahat),di mana Anda disarankan untuk tidak terlalu sering menggunakan kaki untuk menopang beban tubuh, hindari banyak berjalan, dan berdiri. Selain itu, hindari pula beraktivitas berat seperti jogging atau olahraga lainnya.
  2. Ice (Es),maksdunya adalah Anda disarankan mengompres area yang terkilir dengan kompres es batu selama 20 menit setiap 2 hingga 3 jam sekali, setiap harinya.
  3. Compression (Tekanan),di mana Anda disarankan menekan area yang terkilir dengan membungkusnya menggunakan perban.
  4. Elevate (Meninggikan),maksudnya adalah Anda harus mengangkat kaki yang terkilir lebih tinggi dari badan (biasanya sembari berbaring), sesering mungkin. Gunakan bantal atau guling untuk menahan kaki Anda lebih tinggi.
Lalu, apakah untuk cedera kaki lainnya (selain terkilir),  juga tidak disarankan untuk langsung memijat?

Sebenarnya, tidak harus. Ada pula beberapa cedera kaki ringan yang justru disarankan untuk dilakukan pijat guna mempercepat penyembuhan. Saat kaki Anda terasa lelah , Anda disarankan untuk memijatnya menggunakan lotion atau minyak-minyakan, serta merendamnya di dalam air panas agar terasa lebih baik. Begitu pula saat kaki Anda mengalami pembengkakan akibat terlalu lama memakai high-heels atau salah memakai alas kaki. Pasalnya, memijat kaki dapat melancarkan sirkulasi darah, merangsang kinerja otot, dan mengurangi ketegangan pada kaki.

Nah, itu dia fakta medis terkait aman atau tidaknya jika Anda langsung memijat kaki terkilir yang harus Anda pahami. Semoga bermanfaat, ya!

Baca juga:

Konsultasi kesehatan kini bisa langsung lewat gadget Anda. Download aplikasi Go Dok di sini.

SF/PJ/MA

Referensi