Alasan Ilmiah Pergi ke Disneyland Pengaruhi Kecerdasan Anak

kecerdasan anak

Terkadang ada alasan yang bikin maju-mundur ketika mengajak anak ke taman rekreasi seperti Disneyland. Kegiatan yang seharusnya menyenangkan bagi anak seringkali berakhir dengan kelelahan dan anak-anak rewel, selain itu juga tiket masuknya yang mahal. Namun Bunda perlu tahu, ada beberapa manfaat bagi kecerdasan anak dengan berwisata ke taman rekreasi, lho.

Penelitian yang dilakukan di Universitas Sains dan Teknologi Norwegia menunjukkan balita perlu distimulasi sejak lahir dan seterusnya. Lalu, peneliti dan ahli saraf Audrey van der Meer menjelaskan anak-anak kecil perlu melibatkan seluruh tubuh dan indra mereka dengan menjelajahi dunia, baik di dalam maupun di luar ruangan. Selain itu, anak-anak juga perlu bermain di semua jenis cuaca untuk terkena rangsangan yang cukup.

Lalu, bagaimana dengan manfaat taman rekreasi Disneyland? Berikut telah HaiBunda rangkum dari berbagai sumber lima alasan ilmiah Disneyland bisa pengaruhi kecerdasan anak.

1. Meningkatkan IQ

Perjalanan ke Disneyland mungkin nggak secara langsung dianggap mendidik, tetapi IQ anak bisa meningkat. Penelitian telah menunjukkan lingkungan yang menawarkan pengalaman baru termasuk interaksi sosial, fisik, kognitif dan sensorik dapat mengaktifkan ekspresi genetik yakni brain fertilizers di lobus frontal.

Inilah yang meningkatkan fungsi eksekutif seperti pengaturan stres, perhatian, konsentrasi, perencanaan yang baik dan kemampuan belajar. Ditambah, brain fertilizers yang dipicu di lingkungan bisa memengaruhi level IQ anak.

2. Membantu membentuk identitas anak

Disneyland pada dasarnya nggak terlupakan. Kenangan itu akan lebih dari sekadar foto bahagia untuk dilihat kembali ketika semua anggota keluarga bertambah tua. Dima Amso, profesor di departemen ilmu kognitif, bahasa dan psikologi Universitas Brown mengatakan memori pada dasarnya adalah unit pengalaman dan setiap pengalaman membentuk otak dengan cara yang berarti.

“Kenangan tertentu mungkin terlupakan, tetapi karena kenangan itu membentuk jalinan identitas, pengetahuan, dan pengalaman kita, mereka tidak pernah benar-benar hilang sama sekali,” kata Dima kepada Scientific American.

3. Mempromosikan kecerdasan anak

Wisata keluarga ke tempat-tempat seperti Disneyland dapat meningkatkan perkembangan otak anak. Hal ini karena pengalaman anak ke Disneyland menggunakan dua sistem yang tertanam secara genetik di area limbik otak yang dikenal sebagai sistem Play dan sistem Find.

Memberikan anak kesempatan untuk mengeksplorasi dan bersenang-senang akan melibatkan kedua sistem tersebut serta merangsang pertumbuhan dan pematangan di lobus frontal. Hasilnya adalah peningkatan fungsi kognitif, kecerdasan sosial, fokus dan perilaku yang baik. Hasil tersebut nantinya akan bertahan hingga anak dewasa.

4. Memperkuat Memori

Kita mungkin berasumsi bahwa ingatan balita tentang Disneyland akan memudar jauh sebelum dia duduk di kelas satu SD. Tetapi sebenarnya beberapa ingatan akan tetap ada, Bun. Para peneliti menemukan anak-anak usia 4,5 tahun dapat mengingat kembali kenangan yang rinci dari perjalanan ke Disney World 18 bulan sebelumnya. Secara alami, memori itu akan semakin pudar selama bertahun-tahun. Tetapi berbicara tentang perjalanan dan melihat video dan gambar akan membantu membawa anak-anak kembali ke memori itu.

5. Mendorong Keterampilan Bahasa

Para ilmuwan menemukan semakin banyak rangsangan mental yang didapat seorang anak di sekitar usia empat tahun, semakin berkembang area otak mereka yang berhubungan dengan bahasa dan kognisi selama beberapa puluh tahun ke depan. Dengan bermain di taman rekreasi seperti Disneyland, anak-anak akan terdorong menanyakan hal-hal yang mereka temui di sana. Dari pertanyaan-pertanyaan tersebut, keterampilan bahasa anak pun bisa terlatih.

Sumber : haibunda.com

Content partnerhaibunda.com