Apa Saja Minuman dan Makanan Penyebab Jerawat ?

makanan dan minuman penyebab jerawat

Go DokMakanan penyebab jerawat Rasanya, pernyataan yang mengatakan bahwa jerawat merupakan masalah kulit sejuta umat sudah tidak bisa dibantah lagi. Bagaimana tidak! Jerawat terbukti dapat menjangkit siapa saja; pria maupun wanita dari semua rentang usia. Selain memicu timbulnya rasa nyeri, jerawat juga dapat membuat Anda kehilangan rasa percaya diri. Duh!

Jerawat disebabkan oleh tersumbatnya pori-pori kulit oleh sebum; atau minyak wajah. Dalam jumlah yang normal, sebum sebenarnya berfungsi untuk melembabkan kulit secara alami sekaligus melindunginya dari paparan sinar UV. Namun, ketika diproduksi secara berlebihan, sebum dapat menutup pori-pori wajah dan mengundang bakteri -seperti  Propionibacterium dan Staphylococcus aureus- untuk menginfeksi kulit. Hasilnya, timbulah peradangan di permukaan kulit, atau yang lebih kita kenal sebagai jerawat.

Memang, selain karena produksi minyak wajah yang berlebih, jerawat juga dapat dipicu oleh kurangnya perawatan kulit muka. Namun, tahukah Anda, bahwa terdapat beberapa jenis makanan yang terbukti dapat memicu timbulnya jerawat?

Berikut minuman dan makanan penyebab jerawat yang harus Anda waspadai : 

1. Makanan manis

Jarang yang mengetahui bahwa makanan manis menjadi salah satu makanan penyebab jerawat. Lho, kok bisa? Kudapan manis, seperti es krim dan kue, mengandung gula dalam kadar yang cukup tinggi. Karenanya, konsumsi berlebih makanan ini dapat meningkatkan kadar insulin dalam darah; yang akhirnya berimbas pada produksi berlebih hormon testosteron. Perubahan jumlah hormon inilah yang akhirnya menyebabkan pori-pori mengeluarkan sebum dalam jumlah banyak sehingga memicu penyumbatan pori-pori.

2. Roti

Meskipun tidak memengaruhi jumlah sebum di wajah, namun kandungan gluten pada roti terbukti dapat menyebabkan kerusakan pada usus kecil sekaligus meningkatkan peradangan sistemik yang bisa memperburuk kondisi jerawat.

3. Keripik

Pada satu bungkus keripik kentang favorit Anda, terkandung karbohidrat dan lemak dalam kadar yang cukup tinggi. Karenanya, tidak heran jika keripik kentang kemudian dicurigai sebagai salah satu makanan penyebab jerawat. Bagaimana tidak! Selain karena kandungan lemaknya yang dapat meningkatkan jumlah sebum wajah, karbohidrat dalam keripik kentang juga terbukti dapat memicu kenaikan insulin. Hasilnya, Anda akan lebih rentan mengalami peradangan sistemik.

4. Susu

Selain memicu peningkatan insulin, konsumsi susu serta makanan dairy lainnya ternyata dapat mendorong pertumbuhan sel-sel kulit yang berpotensi menyumbat menghalangi pori-pori.

5. Coklat

Tahukah Anda, bahwa coklat merupakan salat satu makanan penyebab jerawat? Hal ini dikarenakan senyawa yang terkandung dalam coklat dicurigai dapat menurunkan sistem kekebalan tubuh terhadap mikroorganisme. Hasilnya, jerawat akan susah sembuh -bahkan bisa mengalami peradangan- karena tubuh Anda rentan terkena infeksi bakteri.

6. Gorengan

Bagi orang Indonesia, mengonsumsi gorengan memang sangat nikmat. Namun, fakta bahwa jenis makanan ini banyak menggunakan minyak dalam proses pembuatannya menjadikan gorengan sebagai salah satu kudapan yang harus dihindari jika Anda ingin jerawat segera sembuh.

7. Teh dan kopi

Meskipun efektif dalam menghilangkan kantuk, namun kafein yang terkandung di dalam teh dan kopi seringkali meningkatkan risiko Anda mengalami stres. Jika sudah stres, tubuh akan merangsang kelenjar adrenal untuk melepas kortisol. Hal inilah yang akhirnya memicu kelenjar keringat untuk memproduksi minyak wajah, sehingga pori-pori pun tersumbat dan munculah jerawat.

Itu tadi 7 jenis minuman dan makanan penyebab jerawat Anda. Perkara menghilangkan jerawat memang tidaklah mudah, apalagi cara menghilangkan bekas jerawat. Namun, juga tidaklah mustashil. Dibutuhkan kesabaran dan ketelatenan dalam menghadapi gangguan kulit yang satu ini. Jadi, jangan menyerah, ya!

Baca juga:

Punya permasalahan seputar kecantikan? Gunakan fitur ‘Tanya Dokter’ untuk chat dengan dokter seputar tips dan penanganannya. Download aplikasi Go Dok di sini.

Comments are closed.