Yuk, Kenali Serba-Serbi Jet Lag

GoDok – Bepergian ke belahan dunia yang lain sudah seharusnya menjadi pengalaman yang menyenangkan untuk Anda. Apalagi jika persiapan sudah matang, tempat menginap sudah tersedia, dan budget sudah tercukupi. Anda tinggal bersiap mengeksplorasi tempat baru. Namun, semua hal itu tentu bisa jadi berantakan jika tiba-tiba jet lag menyerang. Anda yang pernah bepergian dengan penerbangan jarak jauh selama lebih dari 5 jam di udara, tentunya sudah akrab dengan istilah jet lag. Agar dapat melakukan penanganannya dengan cepat, ada baiknya Anda mengenal kondisi ini lebih lanjut. Karenanya, yuk simak serba-serbi jet lag berikut ini.

Apa sih sebenarnya pengertian jet lag?

Jet lag, alias pengar udara adalah kelainan waktu tidur sementara yang ditandai dengan rasa lelah dan kebingungan setelah Anda menempuh perjalanan panjang melintasi beberapa zona waktu menggunakan pesawat terbang. Sebenarnya, kondisi ini merupakan salah satu usaha tubuh kita untuk menyesuaikan keadaan dengan zona waktu yang baru. Biasanya, Anda akan mengalami jet lag ketika terbang melintasi setidaknya dalam 5 zona waktu yang berbeda. Hal ini biasanya akan bertambah buruk jika penerbangan Anda pergi ke arah Timur; yaitu dari Pantai Barat ke Pantai Timur atau dari Amerika ke Eropa. Berdasarkan data yang ada, sekitar 70% dari orang-orang yang terbang dan mengalami jet lag ialah orang tua dan anak-anak.

Apa gejala dan dampaknya? 

Secara medis, jet lag dikenal dengan istilah Desynchronosis. Gejala paling umum dari kondisi ini adalah timbulnya rasa lelah dan insomnia. Sedangkan dampak yang mungkin muncul antara lain adalah; disorientasi arah, perubahan tensi darah, perubahan pada kebiasaan buang air besar dan buang air kecil, perubahan suhu tubuh, kehilangan nafsu makan, serta perubahan suasana hati dan munculnya rasa pusing. Lebih lanjut, pada wanita jet lag juga dapat menyebabkan perubahan pada pola menstruasi.

Bagaimana cara menghindarinya?

Sejatinya, jet lag tidak dapat dihindari sepenuhnya, namun ada beberapa upaya yang dapat Anda lakukan selama penerbangan untuk meringankan gejala jet lag. Jika penerbangan Anda hanya membutuhkan waktu semalam, cobalah untuk tidur selama di pesawat jika bisa. Gunakanlah penyumbat telinga dan masker mata yang dapat membantu proses tidur. Hindari mengonsumsi kafein dan alkohol selama perjalanan dan perbanyaklah meminum air putih. Selain itu, cobalah berjalan di sekitar kabin pesawat dan lakukanlah peregangan dasar, terutama di sekitar otot betis. Nah, setelah Anda tiba di tempat tujuan, cobalah untuk langsung beradaptasi dengan rutinitas normal Anda. Sarapanlah saat Anda memasuki waktu sarapan normal Anda, meskipun jam internal di kota tujuan menunjukkan waktu makan malam. Dengan melakukan hal ini, tubuh Anda akan lebih mudah dalam menyesuaikan kondisi dengan lingkungan baru.

Lalu, bagaimana cara pulih dari jet lag?

Sebuah teori mengatakan bahwa untuk pulih sepenuhnya dari jet lag Anda membutuhkan waktu satu hari untuk setiap satu jam perbedaan zona waktu yang Anda tempuh. Jadi, semisal Anda terbang ke Eropa dan perbedaan waktunya dengan rumah adalah 6 jam, maka Anda baru akan benar-benar pulih dari jet lag setelah 6 hari mendarat. Meskipun begitu, sebagian besar orang akan pulih hanya dalam satu atau dua hari saja. Ingat, tidak ada obat yang sepenuhnya terbukti dapat menghilangkan gejala jet lag, meskipun dalam beberapa tahun terakhir ini melatonin telah populer dikonsumsi publik untuk meredakan gejalanya. Melatonin adalah hormon alami yang disekresikan oleh kelenjar di dasar otak dan dianggap bertanggung jawab untuk mengatur jam alami di dalam tubuh.  Nah, jika Anda sering terbang dan sering mengalami jet lag, maka meminum obat saja tidak akan cukup. Untuk mengatasinya, berkonsultasilah dengan dokter atau psikolog spesialis tidur yang memiliki spesialisasi pelatihan dalam kedokteran tidur.

Itu tadi hal-hal yang perlu Anda ketahui mengenai jet lag, semoga berguna untuk meringankan perjalanan jauh Anda, ya! Selamat bepergian!

Baca artikel terkait mengenai tips mengajarkan anak untuk naik kendaraan umum, klik di sini.