Yuk, Kenali Sejak Dini Mengenai ISPA!

ISPA

ISPA (Infeksi Saluran Pernapasan) merupakan penyakit menular yang sangat umum sekali mendera mereka yang memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah (atau memiliki penyakit yang memengaruhi sistem kekebalan tubuh, seperti HIV), lansia, dan anak-anak.

Go Dok- ISPA merupakan kependekan dari Infeksi Saluran Pernapasan Akut. Sesuai dengan namanya, kondisi ini mengacu pada gangguan medis pada sistem dan saluran pernapasan seseorang. Lalu, apa yang menjadi penyebabnya? Ternyata, infeksi viruslah yang menyebabkan kondisi ini. Dua jenis virus yang sering menjadi dalangnya adalah Rhinovirus dan Coronavirus. Dalam sebagian kasus yang lain, ISPA juga bisa dipicu oleh infeksi virus jenis lain, seperti virus Parainfluenza, Adenovirus, dan Respiratory Syncytial Virus.

Dari semua kelompok individu, ISPA yang notabene merupakan penyakit menular sangat umum sekali mendera mereka yang memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah (atau memiliki penyakit yang memengaruhi sistem kekebalan tubuh, seperti HIV), lansia, dan anak-anak. Untuk dua kelompok individu terakhir –yaitu lansia dan anak-anak-, usia yang terlampau tua atau muda membuat sistem imun mereka tidak dapat bekerja secara optimal dalam melindungi tubuh dari paparan virus penyebab ISPA.

Perlu diketahui bahwa penyakit ini dapat menular secara langsung maupun tidak langsung. Secara langsung, adalah ketika individu sehat menghirup udara yang terkontaminasi virus dan bakteri. Kontaminasi dapat terjadi ketika individu ada di suatu ruangan yang sama dengan pasien ISPA, dan si pasien bersin atau batuk tanpa menutup mulut. Sedangkan penularan secara tidak langsung adalah ketika cairan bersin atau batuk pasien ISPA menempel ke benda-benda tertentu, lalu benda ini dipakai oleh individu sehat. Inilah yang umumnya menjadi cara penularan paling umum pada pasien ISPA anak-anak, karena mereka biasanya menggunakan mainan bersama di taman bermain atau daycare.

Lalu, adakah gejalanya  yang harus diwaspadai? Tentu saja ada, dan semuanya terangkum dalam poin-poin di bawah ini:

  • Hidung tersumbat dan mengeluarkan banyak lendir.
  • Batuk. Sebenarnya, batuk merupakan bentuk perlawanan tubuh dan menandakan bahwa ada kontaminasi agen asing –dalam hal ini adalah virus- yang tengah menyerang sistem pernapasan. Karenanya, jangan heran jika kemudian pasien ISPA sering batuk-batuk (bisa kering atau berdahak).
  • Sakit tenggorokan. Disebabkan oleh peradangan akibat infeksi virus, sakit tenggorokan biasanya dialami pasien berbarengan dengan hidung meler atau batuk.
  • Badan demam, nyeri, dan mudah lelah. Jika pasien menunjukkan gejala-gejala tersebut, maka anjurkan ia untuk memperbanyak istirahat. Karena terlalu sering beraktivitas justru akan memperparah kondisi tubuhnya.
  • Sakit kepala.  

Itu tadi penjelasan singkat tentang ISPA. Semoga bermanfaat!

Baca juga:

Konsultasi kesehatan kini bisa langsung lewat gadget Anda. Download aplikasi Go Dok di sini.