Yuk, Dorong Anak Aktif dan Kreatif dengan Permainan!

GoDok – Sebagai orang tua, Anda tentu paham bahwa segala sesuatu yang berhubungan dengan proses tumbuh kembang anak sudah selayaknya menjadi prioritas utama. Karenanya, tidak heran jika kemudian banyak orangtua yang melakukan banyak hal untuk merangsang serta memaksimalkan fungsi motorik dan kognitif anak. Salah satunya adalah dengan mendaftarkan anak ke institusi pra-sekolah. Tujuannya tidak lain agar kreativitas dan daya imajinasi anak dapat berkembang dengan pesat sehingga ia dapat tumbuh menjadi pribadi yang percaya diri serta cerdas dan  mampu bersosialisasi dengan baik.

Eits, jangan asal dalam memilih metode untuk latih kreatifitas anak, ya! Dalam jurnal yang dipublikasikan oleh University of Delaware, Robert Eisenberger Ph.D menyatakan bahwa sebelum beranjak pada metode yang kompleks, Anda sebagai orangtua dapat terlebih dahulu mengenalkan konsep kreativitas pada anak dengan memanfaatkan benda-benda yang sering ditemukan di rumah. Dengan cara itu, Robert yakin bahwa anak dapat memikirkan fungsi primer dan sekunder dari benda-benda yang sering ia temui.

Jika si kecil sudah familiar dengan kegunaan barang-barang di rumah, terus latih kreatifitasnya dengan cara lain. Apa saja cara yang dimaksud? Merujuk pada Mayeska, Ph.D., berikut beberapa permainan yang bisa dilakukan untuk merangsang dan mengembangkan kreativitas anak:

1. Mendongeng

Perlu Anda ketahui bahwa kebiasaan mendongeng, terutama di malam hari, dapat melatih kemampuan kreatifitas serta imajinasi anak. Bingung harus membawakan cerita apa? Daripada terus berkutat dengan buku dongeng, Anda dapat mengenalkan dongeng buatan Anda sendiri yang diangkat dari film kartun atau tokeh superhero favorit si kecil. Mudah, bukan?

2. Menggambar

Jika Anda memiliki pensil warna, cat air, crayon, atau bahkan pewarna makanan di rumah; maka, segera ajak anak untuk melukis atau menggambar. Biarkan ia menuangkan imajinasinya sesuka hati dalam torehan warna dan bentuk abstrak. Eits, meskipun seringnya gambar balita susah dimengerti,  namun sebagai orangtua Anda harus tetap membimbingnya dengan sabar, ya!

3. Bermain alat musik sederhana

Bermain musik tidak harus dengan alat-alat asli. Bila tidak ada drum, biarkan anak menabuh kaleng. Dengan mengenal berbagai jenis bunyi-bunyian, pengembangan kecerdasan musikal anak pun akan terasah.

4. Bermain dengan lilin atau ‘malam’

Biarkan anak berkreasi membentuk segala macam benda yang dilihatnya dengan lilin atau ‘malam’. Perlu diketahui bahwa bermain dengan objek kreatif dapat mengembangkan berbagai macam kecerdasan,  misalnya kecerdasan visual – spasial dan intrapersonal.

5.Pertanyaan pancingan
Berikutnya, Anda dapat memancing rasa ingin tahu serta daya imajinasi anak dengan pertanyaan sederhana; semisal, “Bagaimana kalau…?”, lalu biarkan si kecil menjawab dan bertanya balik. Jangan pernah membatasi pertanyaan, ya! Karena semakin sering buah hati bertanya, maka semakin cerdas serta kreatif pula ia dalam melihat dan mengamati lingkungan sekitarnya.

6. Permainan dengan balok

Daripada menghadiahi anak mobil-mobilan atau boneka, ada baiknya Anda memberikan ia LEGO. Mengapa? Sebab permainan menyusun balok ini dinilai banyak pihak sebagai solusi jitu untuk gali imajinasi serta kreatifitas anak. Daripada mendikte anak untuk membentuk LEGOnya  berdasarkan pakem umum, ada baiknya  Anda membiarkan anak main dan membentuk objek sesuka hati.

Itu tadi beberapa jenis permainan yang dipandang ampuh untuk asah keaktifan dan kreatifitas anak. Semoga bermanfaat!

Comments are closed.