Waspadai Penyebab Kanker Usus Besar!

Penyebab kanker usus besar

Penyebab kanker usus besar adalah adanya pertumbuhan sel-sel yang tidak normal di wilayah organ usus besar dan rektum (usus) Anda. Pertumbuhan sel-sel abnormal ini kemudian akan menyebabkan munculnya polip, atau yang biasa disebut tumor Polip tersebut biasanya hanya muncul pada bagian akhir dari saluran pencernaan ini.

Go Dok- Pernahkah Anda mendengar istilah kanker usus besar? Jenis kanker yang satu ini menempati urutan ketiga kanker yang paling sering dialami oleh penduduk dunia, dengan angka kematian yang mencapai angka 655.000 jiwa setiap tahunnya. Di Indonesia sendiri, berdasarkan data Komite Penanggulangan Kanker Nasional RI, jumlah kasus kanker usus besar mencapai angka 12, 8 per 100.000 penduduk usia dewasa. Tingkat kematiannya bahkan mencapai 9,5% dari keseluruhan total kasus. Mengerikan, bukan? Karenanya, Anda harus mewaspadai penyebab kanker usus besar yang juga biasa disebut kanker kolorektal ini.

Apa saja penyebab kanker usus besar?

Sejatinya, penyebab kanker usus besar adalah adanya pertumbuhan sel-sel yang tidak normal di wilayah organ usus besar dan rektum (usus) Anda. Pertumbuhan sel-sel abnormal ini kemudian akan menyebabkan munculnya polip, atau yang biasa disebut tumor Polip tersebut biasanya hanya muncul pada bagian akhir dari saluran pencernaan ini. Nah, tumor yang mengganas ini kemudian lama-kelamaan akan berkembang menjadi kanker. Tak hanya itu, kanker usus besar dapat pula terjadi jika terdapat sel-sel kanker di bagian tubuh Anda lainnya, yang kemudian menyebar dan hinggap pada area rektum dan usus besar.

Apa saja faktor risikonya?

Faktor risiko merupakan hal-hal yang dapat meningkatkan risiko Anda dalam mengalami kanker usus besar. Karenaya, hal-hal berikut juga dapat menjadi penyebab kanker usus besar :

  • Kurang mengonsumsi serat, di mana jarangnya Anda mengonsumsi biji-bijian, buah, serta sayuran dapat menjadi salah satu penyebab kanker usus besar. Pola makan kurang serat dapat menyebabkan penumpukan kotoran (tinja) di dalam tubuh akibat sembelit yang terjadi terlalu lama, sehingga memperbesar risiko Anda terkena kanker usus besar.
  • Terlalu banyak mengonsumsi daging merah dan makanan tinggi lemak, di mana hal ini juga dapat menjadi penyebab konstipasi alias sembelit yang terlalu lama, sehingga terjadi penumpukan tinja.
  • Adanya riwayat kanker kolorektal, jika sebelumnya Anda pernah menderita kanker pada usus atau rektum, akan lebih besar kesempatan Anda untuk terkena penyakit ini kembali.
  • Usia lanjut, di mana seseorang yang berusia lebih dari 50 tahun, karena organ-organ di dalam tubuhnya pun sudah mulai melemah. Namun, tak jarang pula mereka yang berusia cukup muda terkena kanker ini.
  • Keturunan, di mana seseorang yang anggota keluarganya (ayah, ibu, nenek, kakek, kakak, atau adik) pernah terkena kanker usus besar akan lebih berisiko terkena penyakit ini dibandingkan mereka yang riwayat penyakit keluarganya bersih.
  • Sering menderita sembelit, seperti yang telah dikatakan sebelumnya, jika Anda menderita sembelit atau konstipasi terlalu lama, akan terjadi penumpukan tinja yang memperbesar risiko terjadinya kanker usus besar.
  • Memiliki penyakit radang usus, di mana penyakit yang menyebabkan peradangan parah pada usus besar layaknya Penyakit Crohndan kolitis ulserativa dapat menjadi penyebab kanker usus besar.
  • Gaya hidup kurang gerak, jika Anda jarang berolahraga atau menjalani hari-hari dengan duduk terlalu lama, maka risiko terjadinya kanker usus besar juga akan meningkat.
  • Obesitas.
  • Kebiasaan merokok dan mengonsumsi minuman beralkohol.

Nah, itu dia penyebab kanker usus besar yang harus Anda ketahui. Semoga bermanfaat!

Baca juga:

Konsultasi kesehatan kini bisa langsung lewat gadget Anda. Download aplikasi Go Dok di sini.