Waspadai Kanker Payudara pada Laki-Laki!

kanker payudara pada laki-laki

GoDok – Ketika mendengar istilah “kanker payudara”, penderita pertama yang terlintas di pikiran Anda pastilah seorang wanita. Pasalnya, penyakit yang satu ini memang lebih umum dialami oleh kaum hawa. Meski begitu, beberapa penelitian dan perkembangan terakhir menemukan  kanker payudara pada laki-laki.

Walaupun jika dibandingkan dengan penderita wanita, perbandingannya masih amatlah minim, namun kaum adam tetap harus mewaspadai penyakit ini. Sebab, kebanyakan penderita pria tidak menyadari dirinya terkena kanker payudara, sehingga penanganan medis biasanya sudah terlambat. Nah, karena itu ada baiknya Anda mengenal kondisi ini lebih dalam, bukan? Yuk, simak penjelasannya di bawah ini!

Kanker payudara pada laki-laki, kok bisa?

Perlu Anda ketahui, bahwa kanker payudara sejatinya terjadi ketika beberapa sel pada payudara membelah diri lebih cepat daripada sel-sel lain yang sehat. Sel-sel ini awalnya akan membentuk tumor yang kemudian menyebar ke jaringan-jaringan terdekat, seperti kelenjar getah bening dan bagian lainnya dalam tubuh. Nah, penyebaran kanker payudara pada laki-laki  ini memiliki beberapa titik awal, antara lain :

  • Kanker yang awalnya dimulai dari aliran susu atau yang disebut dengan duktal karsinoma. Ini adalah jenis kanker payudara yang biasanya dialami oleh pria.
  • Kanker yang dimulai dari kelenjar yang memproduksi ASI. Akan tetapi, tipe ini jarang terjadi pada pria karena mereka hanya memiliki sedikit lobulus dalam jaringaan payudaranya.
  • Kanker yang menyebar ke daerah puting. Kanker yang terbentuk di bagian produksi susu biasanyaakan ditandai dengan bagian puting yang berkerak dan bersisik.

(Baca: Kanker Payudara)

Apa yang menjadi penyebab pria mengalami kanker payudara?

Nah, harus pula Anda ketahui bahwa terdapat beberapa faktor yang dapat menyebabkan kanker payudara pada laki-laki, yaitu :

  • Usia, di mana kebanyakan pria mengalami kanker payudara pada usia di atas 60 – 70 tahun.
  • Memiliki riwayat keluarga yang mengalami kanker payudara.
  • Paparan radiasi dapat meningkatkan anda terkena kanker payudara, seperti radiasi pada payudara.
  • Memiliki penyakit liver. Sirosis dari hati dapat menurunkan hormon laki-laki dan meningkatkan hormon wanita dalam tubuh.
  • Penderita biasanya sedang mengonsumsiobat-obatan dan penambah hormon yang dapat memperbesar payudara;  biasa disebut dengan gynecomastia.
  • Penyakit testis, seperti cedera pada testis dan operasi untuk menghilangkan testis dapat memicu anda terkena kanker payudara.
  • Obesitas
  • Mengonsumsi minuman beralkohol secara berlebihan.

(Baca: 9 Langkah Hindari Risiko Penyakit Akibat Smartphone)

Apa saja gejalanya?

Para pria memiliki bentuk payudara yang berbeda dengan wanita, dan karenanya mereka cenderung tidak menyadari gejala kanker payudara pada diri masing-masing. Meskipun begitu, jika teliti, Anda bisa dapat mengenali gejala kanker payudara pada laki-laki, berupa :

  • Benjolan pada payudara atau ketiakyang tidak terasa nyeri
  • Benjolan yang menyakitkan, tetapi tidak keras setelah beberapa lama dari benjolan yang tidak nyeri pada payudara atau ketiak.
  • Puting menjadi bersisik, terasa gatal, dan timbul ruam pada kulit payudara.Bahkan dalam beberapa kasus, kulit payudara juga
  • Berubahnya ukuran payudara.
  • Keluarnya cairan dari puting. Bahkan, jika puting sudah menyebar di daerah payudara, puting akan mengeluarkaan darah.
Lalu, bagaimana dengan pengobatannya?

Dalam mengobati kanker payudara pada laki-laki, sebenarnya dibutuhkan langkah yang sama dengan wanita, yaitu :

  • Operasi
  • Radiasi
  • Kemoterapi
  • Terapi hormon
  • Terapi secara biologi

(Baca: Katakan Tidak Pada Kanker di Hidup Anda!)

Dari kelima teknik pengobatan tersebut, terapi hormon biasanya adalah pengobatan yang paling manjur untuk mengobati kanker payudara pada laki-laki. Meski begitu, Anda tidak boleh tenang dan tetap harus waspada terhadap kanker payudara. Sebab, pada dasarnya penyakit ini dapat bersifat mematikan jika sudah sampai pada stadium lanjut. Karena itu, segeralah berkonsultasi dengan dokter jika Anda mengalami gejala-gejala yang telah disebutkan sebelumnya.

Semoga bermanfaat!

Comments are closed.