Waspada! Di Sekitar Anda Banyak Bahaya Timbal

bahaya timbal

Bahaya timbal dapat menyebabkan kerusakan sistem saraf pusat, sistem reproduksi, kerusakan ginjal. Bahkan, berdasar penelitian di Amerika, pencemaran timbal dapat memengaruhi kemampuan anak dan kelainan psikologis, neuorologis, hingga IQ rendah.

Go Dok- Anda pasti pernah mendengar istilah timbal. Timbal, atau yang lebih dikenal dengan logam Pb merupakan salah satu jenis logam lunak yang ada di bumi. Sifat timbal sangatlah tahan korosi, oleh karena itu, manusia sering mencampurkan bahan tersebut dengan campuran yang bersifat korosif seperti asam sulfat.

Namun, banyak diantara Anda yang tidak menyadari keberadaan unsur tersebut di dalam kehidupan sehari-hari. Padahal, kandungan timbal cukup berbahaya jika mencemari tubuh manusia jika berakumulasi di dalam tubuh. Timbal dapat menyebabkan kerusakan sistem saraf pusat, sistem reproduksi, kerusakan ginjal. Bahkan, berdasar penelitian di Amerika, pencemaran timbal dapat memengaruhi kemampuan anak dan kelainan psikologis, neuorologis, hingga IQ rendah.

Untuk lebih lengkapnya, berikut Go Dok paparkan keberadaan timbal di lingkungan sekitar Anda:

1. Asap kendaraan bermotor

Timbal merupakan salah satu kandungan yang ada pada asap kendaraan bermotor. Bahan timbal tersebut bermanfaat untuk menurunkan nilai oktan pada bahan bakar kendaraan yang memiliki kualitas rendah. Dengan begitu, timbal dapat terbawa di udara dan terhirup oleh manusia. Oleh sebab itu, penting untuk menggunakan masker jika berada di daerah yang padat kendaraan demi meminimalisir kandungan timbal yang terhirup.

2. Cat dinding

Selain dari kendaraan bermotor, cat dinding juga mengandung logam berat timbal. Sama seperti asap, kandungan timbal tersebut dapat masuk ke tubuh manusia jika terbawa oleh udara. Bagaimana bisa? Cat dinding yang masih basah dan mengeluarkan bau yang kuat sehingga terhirup oleh manusia. Oleh karena itu, ruangan yang masih mengandung cat basah dan bau yang kuat sebaiknya tidak ditempati terlebih dahulu sampai cat benar-benar kering.

3. Air minum

Air minum yang berasal dari air sumur memiliki kemungkinan untuk tercemar oleh timbal. Timbal tersebut bisa berasal dari bahan pembuatan atau pematrian pipa. Selain itu, masuknya timbal juga bisa dari prosis penyerapan air tanah jika tanah tersebut mengandung timbal yang masuk melalui pori-pori tanah.

4. Sayuran berpestisida

Penggunaan timbal masih dapat ditemukan dalam proses produksi pertanian dalam pemberian pestisida atau herbisida. Unsur tersebut pun dapat menempel pada sayuran yang kemudian dimakan oleh manusia. Kadar yang terdapat dalam bahan makanan bisa jadi rendah, namun ketika masuk ke dalam tubuh manusia, kandungan timbal dapat berlipat ganda. Oleh sebab itu, penting untuk mencuci sayuran hingga bersih sebelum diolah menjadi makanan demi menghindari adanya kandungan timbal yang tertinggal.  Jika memungkinkan, Anda bisa mulai membiasakan diri untuk mengonsumsi sayuran organik yang tidak menggunakan pestisida dalam proses pengolahannya.

5. Perabotan rumah

Penggunaan timbal tidak hanya ditemukan dalam bahan makanan, tetapi juga alat makan seperti piring atau mangkok. Campuran timah putih dan hitam menjadi sumber timbal yang tidak dapat disadari. Pencemaran timbal ke dalam tubuh manusia melalui perabotan, terutama dari yang berbahan keramik, dapat bertambah parah jika catnya sudah luntur. Penting untuk diteliti terlebih dahulu sebelum membeli perabotan berbahan keramik untuk melihat kandungan dan kondisi perabotannya.

Itu tadi sumber-sumber pencemaran timbal yang dapat Anda temukan di sekitar. Ada baiknya Anda mewaspadai lingkungan sekitar agar meminimalisir kandungan timbal yang masuk ke tubuh Anda. Semoga bermanfaat!

Baca juga:

Gunakan fitur ‘Tanya Dokter’ untuk tanya dokter online yang siap 7×24 jam. Donwload aplikasi Go Dok di sini.