Vertigo: Penyebab, Gejala dan Penanganan

vertigo

Vertigo adalah gejala yang ditandai dengan sensasi berputar yang berpusat pada diri sendiri atau lingkungan sekitar. Penyebabnya karena ketidakseimbangan pada tubuh yang fungsinya dijalankan pada telinga bagian dalam.

GoDok – Vertigo – Pernahkah Anda mengalami vertigo, alias sensasi kepala berputar, saat sedang melakukan sesuatu?Hati-hati! Hal ini mungkin saja merupakan gejala dari suatu penyakit yang lebih serius, meskipun sering pula ternyata hanya disebabkan kondisi lingkungan. Nah, agar dapat mewaspadainya sejak dini, mari simak penjelasan lengkapnya berikut ini.

Mengenal vertigo

Vertigo adalah gejala yang ditandai dengan sensasi berputar yang berpusat pada diri sendiri atau lingkungan sekitar. Sejatinya, setiap orang yang pernah mengalaminya,  menganggapnya sebagai pusing yang berlangsung sementara. Pada beberapa individu, sensasi berputar yang dirasakan berpusat terhadap gerakan sendiri, sedangkan yang lainnya merasa bahwa lingkungannya yang berputar.

Secara medis, penyakit ini digolongkan sebagai suatu gejala, bukan suatu diagnosis. Vertigo hanya merupakan satu gejala dari berbagai macam jenis pusing. karena sistem keseimbangan tubuh Anda tidak berfungsi dengan semestinya. Sebab hanya berupa suatu gejala, yang mengalami penyakit ini perlu diperiksa lebih lanjut agar penyebab yang ada dapat teridentifikasi dengan baik. Jenis pusing ini termasuk gejala yang cukup luas. karena sistem keseimbangan tubuh Anda tidak berfungsi dengan semestinya.

Berdasarkan statistik terbaru, angka kejadian penyakit ini di seluruh dunia mencapai 40% pada individu yang berusia lebih dari 40 tahun dan 25% pada individu yang berusia lebih dari 65 tahun. Di Amerika Serikat, sekitar  3,9 juta orang telah dilaporkan menderita penyakit ini.

Penyebab

Vertigo umumnya disebabkan oleh masalah ketidakseimbangan pada tubuh yang fungsinya dijalankan pada telinga bagian dalam. Namun, masalah pada otak pun dapat menimbulkan gejala ini. Untuk lebih jelasnya, berikut penjabaran mengenai berbagai macam penyebab penyakit ini :

1. Benign Paroxysmal Positional Vertigo(BPPV).

BPPV merupakan salah satu penyebab yang cukup sering dilaporkan sebagai penyebab penyakit ini, dan biasanya menyerang individu yang berusia lebih dari 50 tahun.  Kondisi ini ditandai dengan gerakan kepala tertentu saat berdiri atau membungkuk, atau gerakan berbalik pada tempat tidur yang memicu timbulnya penyakit ini. BPPV melibatkan serangan vertigo yang sifatnya sementara dan dapat berulang. Tak hanya itu, penderita biasanya juga akan sering mengalami rasa mual beberapa saat setelah kejadian ini. Gejala kehilangan keseimbangan tersebut dapat berlangsung beberapa menit hingga beberapa jam setelah serangan.

2. Migrain.

Pada tingkat keparahan tertentu, migrain -sakit kepala sebelah- dapat pula memiliki gejala berupa rasa pusing berputar. Gejala vertigo akan hadir di samping rasa sakit berdenyut pada satu sisi kepala secara berulang. Migrain cukup sering dialami pada orang muda.

Labirinitis merupakan infeksi telinga bagian dalam yang menyebabkan peradangan pada struktur pada bagian telinga dalam. Saat area tersebut meradang, sistem keseimbangan tubuh menjadi terganggu. Infeksi ini dapat disebabkan oleh virus dan jarang terjadi oleh bakteri. Gejala penyakti ini yang menyertai penyakit ini umumnya disertai dengan rasa mual, muntah, gangguan pendengaran, telinga berdenging, dan -tentu saja- nyeri pada telinga.

3. Neuronitis vestibular.

Neuronitis vestibular merupakan peradangan pada suatu sistem saraf yang mengatur keseimbangan. Peradangan tersebut membuat sistem keseimbangan seseorang  terganggu. Kondisi ini  biasanya disebabkan oleh infeksi virus. Vertigo yang disebabkan neuronitis vestibular umumnya menimbulkan gejala mual, muntah, dan ketidakseimbangan. Durasinya berlangsung dalam beberapa jam hingga beberapa hari.

5. Penyakit Ménière.

Vertigo pada penyakit ini biasanya timbul secara mendadak dan berlangsung dalam hitungan jam hingga beberapa hari. Walaupun jarang terjadi, namun gangguan pada telinga dalam dapat pula menyebabkan seseorang kehilangan sistem keseimbangan tubuh yang baik. Vertigo akibat penyakit ini umumnya disertai dengan keluhan gangguan pendengaran, telinga berdenging, perasaan penuh pada bagian dalam telinga. Penyebab penyakit ini belum diketahui secara pasti, namun gejala yang ditimbulkan dapat Anda kontrol dengan melakukan diet dan pengobatan secara teratur.

6. Cedera pada kepala.

Penyakit ini dapat pula terjadi pada tingkat keparahan tertentu dari cedera kepala. Pada kondisi ini, penderita akan membutuhkan pertolongan medis segera.

7. Obat-obatan.

Penyakit ini dapat terjadi akibat efek samping pada beberapa jenis obat.

Selain penyakit-penyakit di atas, vertigo dapat pula dipicu oleh faktor-faktor berikut :

  1. Perubahan posisi
  2. Kondisi keramaian
  3. Emosional, kecemasan
  4. Suara yang terlalu berisik
  5. Obat-obat tertentu
  6. Penyakit infeksi
Gejala

Serangan penyakit ini dapat berlangsung singkat, yaitu kurang dari 10 – 30 detik. Meski begitu, pada beberapa kasus dilaporkan bahwa serangan ini dapat pula berlangsung dalam hitungan menit, jam, bahkan berhari-hari. Tak hanya itu, penderita tidak hanya merasakan satu sensasi saja. Setelah sensasi berputar mereda, penderita bisa saja merasakan sensasi melayang-layang. Untuk lebih jelasnya, berikut gejala yang timbul bersama vertigo.

Terdapat dua tanda atau gejala utama  dari serangan vertigo, yaitu :

  1. Pusing berputar
  2. Rasa goyah atau melayang

Selain gejala utama, terdapat beberapa gejala lain yang dapat menyertainya, di antaranya:

  1. Mual
  2. Muntah
  3. Keringat dingin
  4. Penglihatan ganda
  5. Mati rasa pada bagian tertentu
  6. Sulit untuk menelan
Diagnosis

Dalam mendiagnosis penyakit ini, dokter biasanya akan menanyakan terlebih dahulu mengenai keluhan dan gejala yang ditimbulkan dari penyakit Anda. Pada beberapa kasus, sederet tes sederhana akan dilakukan guna menegakkan suatu diagnosis. Dalam pemeriksaan ini, Anda perlu mendiskusikan secara rinci dengan dokter mengenai :

  • Gejala yang timbul, seperti merasa pusing atau lingkungan sekitar Anda berputar
  • Gejala lainnya, seperti gangguan pendengaran, telinga berdenging, mual, muntah, atau rasa penuh pada telinga
  • Timbulnya serangan penyakit inidan durasinya.
  • Aktivitas sehari-hari
  • Pemicu munculnya gejala penyakit ini, serta
  • Hal-hal yang mengurangi gejala penyakit ini

Setelah Anda mendiskusikan hal-hal tersebut secara detail, dokter akan melakukan beberapa pemeriksaan terkait kecurigaan terhadap suatu penyakit tertentu. Pemeriksaan ini akan dilakukan sesuai dengan gejala yang Anda alami. Pemeriksaan penunjang lainnya dapat pula dokter laksanakan jika memang diperlukan.

Penanganan

Penanganan penyakit ini tergantung pada penyebab dan tingkat keparahannya. Berikut ini adalah beberapa tips yang dapat Anda terapkan jika sudah mengalami gejala penyakit ini :

  • Selama serangan berlangsung, sebaiknya Anda berbaring diam pada ruangan yang sunyi dan gelap.
  • Bangun dari tempat tidur secara perlahan.
  • Hindari kegiatan yang membuat Anda melihat kearah atas, seperti melukis atau mendekorasi.
  • Hentikan konsumsi alkohol, rokok, dan kopi.
  • Hindari situasi stres, sebab rasa cemas berlebihan dapatmenyebabkan gejala penyakit ini
  • Konsumsi obat yang telah diberikan oleh dokter sesuai petunjuk.
  • Hindari makanan yang asin, cepat saji, maupun makanan olahan.
  • Hindari mengemudi, karena penyakit ini dapat memengaruhi kemampuan berkendara Anda. Hal ini tentunya membahayakan diri Andadan orang lain.

Pengobatan pada penyakit ini akan dilakukan sesuai dengan penyebabnya, karena setiap penyebab yang berbeda membutuhkan penanganan yang berbeda pula. Pada beberapa kondisi tertentu, terdapat pula hal-hal yang dapat Anda lakukan guna megurangi gejala penyakit ini, yaitu:

  • Melakukan latihan brand-daroff , jika vertigo disebabkan oleh BPPV
  • Mengonsumsi obat-obat tertentu, seperti prochlorperazine, anti-histamin, ataupun difenhidraminpada tahap awal timbulnya vertigo. Obat-obat tersebut akan memiliki efek samping, seperti gemetar, gerakan tubuh atau wajah yang tidak normal, dan menimbulkan rasa kantuk (sebagian kecil).

Nah,  itu dia hal-hal yang harus Anda ketahui mengenai vertigo, termasuk penanganan serta pengobatannya. Semoga bermanfaat!

Baca juga:

Gunakan aplikasi Go Dok untuk dapatkan ragam layanan kesehatan gratis, langsung dari Smartphone. Download aplikasinya di sini.