Tubektomi Memengaruhi Gairah Seks Istri, Benarkah?

Tubektomi memengaruhi gairah seks Istri

Tubektomi memengaruhi gairah seks Istri, benarkah demikian? Dokter dan ahli mengungkapkan bahwa pemotongan atau pengikatan saluran tuba fallopi sama sekali tidak akan berpengaruh pada produksi hormon seksual.

Go Dok- Seperti yang telah Anda ketahui, tubektomi adalah salah satu alternatif kontrasepsi yang bersifat permanen. Ya, tubektomi yang pada dasarnya mengacu pada langkah pencegahan kehamilan dengan cara memotong atau mengikat saluran tuba falopi ini bertujuan untuk mencegah sperma agar tidak bisa membuahi sel telur karena tidak sampai ke tuba falopi. Dampaknya, proses pembuahan pun tidak akan terjadi.  Selain efisien –karena cukup dilakukan sekali seumur hidup saja- tubektomi juga banyak dipilh karena tingkat keberhasilannya yang mencapai 99,99%. Namun, tetap saja banyak pasangan yang ragu untuk mencoba langkah ini karena ketakutan kalau tubektomi memengaruhi gairah seks istri. Benarkah seperti itu? Cari tahu jawabnnya lewat penjelasan di bawah!

Benarkah tubektomi memengaruhi gairah seks istri?

Pertanyaan di atas sangat sering diajukan oleh pasangan yang sedang dalam proses menimang pro dan kontra keputuan untuk mencoba tubektomi. Jawabannya; TIDAK. Tubektomi sama sekali tidak berpengaruh pada gairah seks istri.

Tubektomi memengaruhi gairah seks istri- Dokter dan ahli mengungkapkan bahwa pemotongan atau pengikatan saluran tuba fallopi sama sekali tidak akan berpengaruh pada produksi hormon seksual. Karenanya, Anda tidak perlu khawatir lagi jika istri tiba-tiba ‘dingin’ pasca menjalani prosedur tubektomi. Tenang, hal tersebut tidak akan terjadi, kok! Malah sebaliknya, sebuah studi yang dilakukan oleh para peneliti dari La Trobe University mengungkapkan bahwa tubektomi justru membuat kehidupan seks pasangan suami-istri menjadi lebih menyenangkan. Ya, setidaknya 36% koresponden menyatakan bahwa pasca menjalani prosedur tubektomi, mereka merasakan bahwa kehidupan seks lebih bergairah dan bebas dari tekananan. Angka ini nyatanya lebih besar dibanding kepuasan seks yang dirasa oleh wanita yang mencoba prosedur kb lain –yaitu hanya berkisar di angka 30% saja.

Tubektomi memengaruhi gairah seks istri- Selain tidak memengaruhi gairah seks, tubektomi juga tidak akan memberikan dampak apa-apa bagi siklus haid istri. Tidak seperti prosedur kb lain yang terkadang membuat siklus haid menjadi tidak teratur, lebih panjang atau lebih pendek, bahkan memperparah gejala PMS; tubektomi sama sekali aman dan tidak berdampak apa-apa pada menstruasi. Tentunya, hal ini merupakan berita baik bagi istri yang biasanya merasa cemas duluan jikalau kb yang dipilh malah akan membuatnya kerepotan di kemudian hari.

Namun, seperti halnya setiap pilihan kontrasepsi, tubektomi tetap saja tidak terhindar dari sisi negatif. Selain memerlukan biaya yang tidak sedikit, tubektomi yang sejatinya melibatkan prosedur bedah ini mengharuskan istri untuk sabar merawat luka bekas prosedur bedah beberapa waktu setelah tubketomi dilakukan.

tubektomi memengaruhi gairah seks istri- Selain itu, sifat tubektomi yang permanen juga mengharuskan Anda dan pasangan untuk berdikusi dengan matang. Ingat! Sekali tubektomi dilakukan, maka Anda tidak bisa mengembalikan kondisi tuba fallopi seperti semula. Memang, ada prosedur penyambungan kembali tuba fallopi, namun tingkat keberhasilannya masih terhitung rendah. Jadi, jika belum yakin dengan keputusan untuk tidak memiliki momongan lagi, ada baiknya Anda menunda terlebih dahulu tubektomi dan memilih alternatif kontrasepsi yang lain.

Nah, itu tadi jawaban dari tubektomi memengaruhi gairah seks istri. Ternyata, tubektomi tidak berpengaruh terhadap gairah seks para istri. Semoga bermanfaat!

Baca juga:

Kini Anda bisa tanya dokter gratis lewat fitur ‘Tanya Dokter’. Download aplikasi Go Dok di sini.