Tes Urin; Bagaimana Proses dan Hasilnya?

tes urin

Tes urin merupakan salah satu cara terbaik yang digunakan untuk mengetahui kondisi kesehatan seseorang secara umum, seperti mengonfirmasi kehamilan, mendiagnosa ragam penyakit. Ada dua macam indikator yang dapat dihasilan dari tes urin yaitu nilai positif dan negatif.

Go Dok- Tes urin- Di Indonesia tes urin adalah salah satu tes yang sering dilakukan misalnya saja dalam membuktikan seseorang pemakai narkoba hingga keperluan administrasi di tempat kerja. Terlepas dari hal tersebut, ternyata tes ini juga memiliki manfaat lain, sehingga sangat disayangkan jika Anda tidak melakukannya.  Penasaran dengan kegunaan tes ini? Sebenarnya, tes urin merupakan salah satu cara terbaik yang digunakan untuk mengetahui kondisi kesehatan seseorang secara umum, seperti mengonfirmasi kehamilan, mendiagnosa sebuah infeksi seperti infeksi saluran air seni, memeriksa kondisi ginjal, mendeteksi ragam penyakit seperti diabetes, kanker kandung kemih hingga penyakit seksual.

Bagaimana proses melakukan tes urin?

Bagi Anda yang ingin melakukan tes urin, biasanya dokter akan menyarankan Anda untuk mengambil urin Anda sendiri yang selanjutnya diletakan ke dalam sebuah wadah yang dituliskan tanggal dan waktu. Selain itu ada juga tes urine dipstick. Sebenarnya, kegunannya sama namun caranya berbeda dan hasilnya bisa langsung didapatkan dengan instan yaitu dengan cara mencelupkan batangan kecil ke dalam urin Anda, misalnya jika warna pada batangan berubah, berarti adanya penyakit atau obat-obatan yang terdeteksi.

Seperti apa hasilnya?

Ada dua macam indikator yang dapat dihasilkan dari tes urin yaitu:

  1. Nilai positif yang menandakan adanya penyakit atau keadaan dalam tubuh. Selain itu, hasil positif juga dapat  mengindikasikan kondisi tertentu seperti kehamilan atau pengaruh narkoba.
  2. Nilai negatif yang artinya tubuh bebas dari penyakit atau kondisi tertentu seperti kehamilan atau pengaruh narkoba.

Selebihnya secara umum, urin atau air seni kita, biasanya berwarna kuning karena adanya pigmen urochrome atau yang disebut dengan urobilin. Warna tersebut biasanya bervariasi dari kuning pucat hingga kuning gelap bahkan hingga warna orens. Urin yang berwarna gelap biasanya merupakan tanda Anda menderita diabetes, sedangkan kuning pucat berarti kondisi tubuh Anda dapat dikatakan baik. Jadi, jika mengalami perubahan warna urin yang gelap, sebaiknya jadwalkan kunjungan menemui dokter untuk perlu atau tidaknya Anda di tes urin karena perubahan warna juga dapat terjadi akibat pengonsumsiaan makanan, vitamin atau obat-obatan tertentu.

Itu dia berbagai hal dasar yang dapat Anda ketahui tentang tes urin. Semoga bermanfaat!

Baca juga:

Konsultasi dokter kini bisa lewat fitur ‘Tanya Dokter’. Download aplikasinya Go Dok di sini.