Syok Hipovolemik; Kenali Pengertian dan Gejalanya!

syok hipovolemik

Syok hipovolemik dapat dipahami sebagai kondisi di mana jantung tidak mampu memasok darah dalam jumlah yang cukup karena volume darah yang berkurang. Menurunnnya volume darah ini dapat dipicu oleh beberapa faktor.

Go Dok- Seperti yang telah Anda ketahui, darah merupakan elemen dalam tubuh yang sangat penting peranannya. Selain berfungsi sebagai ‘alat transportasi’ yang mengantarkan sari-sari makanan, darah juga mengandung oksigen yang dibutuhkan oleh organ tubuh agar dapat bekerja dengan optimal. Lalu, apa jadinya jika jumlah darah yang dipasok jantung kurang? Maka, yang terjadi kemudian adalah kondisi medis yang dikenal dengan istilah ‘syok hipovolemik’.

Apa itu syok hipovolemik?

Secara sederhana, syok hipovolemik dapat dipahami sebagai kondisi di mana jantung tidak mampu memasok darah dalam jumlah yang cukup karena volume darah yang berkurang. Menurunnnya volume darah ini dapat dipicu oleh beberapa faktor, seperti:

  • Perdarahan luar, biasanya disebabkan oleh cedera jatuh atau luka benda tajam.
  • Perdarahan dalam, umumnya disebabkan oleh infeksi yang menyerang saluran pencernaan.
  • Kekurangan cairan, yang disebabkan oleh adanya luka bakar, diare, produksi keringat berlebih, dan muntah-muntah.
  • Heat stroke, serangan panas yang membuat tubuh kelelahan.
  • Prosedur bedah yang invasif dan luas.
  • Leukemia.

Syok hipovolemik umunya ditandai oleh penurunan drastis tekanan darah dan suhu tubuh. Selain itu, kondisi medis ini juga bisa ditandai oleh gejala lain, seperti:

  1. Badan yang terasa lemas serta kulit tubuh dan wajah yang terlihat pucat.
  2. Kepala yang terasa pusing.
  3. Menurunnya frekuensi berkemih.
  4. Kuku dan bibir tampak membiru.
  5. Detak jantung menjadi cepat dan dada terasa nyeri.
  6. Denyut nadi yang teraba melemah.
  7. Napas menjadi dangkal dan cepat.
  8. Hilang kesadaran atau pingsan.

Jika tidak segera mendapatkan penanganan medis yang tepat, hal ini terbukti dapat menyebabkan komplikasi mengerikan seperti kerusakan pada organ penting dalam tubuh (jantung, ginjal, dan otak), bahkan kematian.

Bagaimanan penanganannya?

Lalu, apa yang harus dilakukan jika Anda menemui seseorang yang mengalami syok hipovolemik? Langkah pertama yang harus dilakukan adalah segera menelepon rumah sakit terdekat. Selagi menunggu datangnya bantuan medis, Anda dapat menerapkan langkah tanggap berkut ini:

  1. Pastikan bahwa pasien sedang dalam posisi berbaring dengan kaki yang lebih tinggi dari dada ( 12 inci)
  2. Selimuti pasien dengan kain yang agak tebal demi menghindari risiko ia mengalami hipotermia
  3. Jangan menggerakkan kepala atau leher pasien, karena Anda tidak bisa megetahui dengan pasti ada atau tidaknya cedera pada kepala, leher, atau punggung.
  4. Jika terlihat ada benda tajam di tubuh pasien, maka jangan mencoba untuk mencabutnya. Karena langkah ini ditakutkan malah akan membuat perdarahan bertambah hebat
  5. Jangan pernah memberikan minuman atau makanan apapun pada pasien, karena kesadaran yang semakin menurun malah akan meningkatkan risiko tersedak.

Itu tadi sekelumit penjelasan tentang syok hipovolemik yang harus Anda ketahui. Semoga bermanfaat!

Baca juga:

Atasi permasalahan kesehatan Anda dengan gunakan fitur ‘Tanya Dokter’ untuk tanya jawab seputar penanganannya dengan Tim Dokter Go Dok. Download aplikasi Go Dok di sini.