Sudahkah Anda Menyikat Gigi dengan Benar Hari Ini?

www.go-dok.com

Ayo, ngaku, apakah Anda adalah salah satu orang yang tidak rajin menjaga kesehatan rongga mulut dengan menggosok gigi? Rasanya, pentingnya menggosok gigi secara rutin sudah tidak perlu dijelaskan lagi. Sebab, sejak kecil kita sudah diajari di rumah atau sekolah bahwa Anda harus rutin menyikat dan menggosok gigi setidaknya dua kali sehari atau bahkan setiap 30 menit setelah Anda makan berat. Jangan anggap remeh kegiatan menyikat gigi, karena, jika tidak dilakukan dengan benar dan rutin akan memicu timbulnya beberapa gangguan organ mulut, mulai dari sariawan, infeksi gigi dan gusi, timbulnya plak hingga karang gigi.

Namun, sudahkah Anda menggosok gigi dengan benar? Jangan-jangan, selama ini langkah atau cara menggosok gigi yang Anda lakukan kurang benar hingga hasilnya pun tidak maksimal. Lalu, seperti apa sih langkah-langkah menyikat gigi yang benar dan sesuai dengan standar kesehatan? Ini dia panduan lengkap menyikat gigi yang dapat Anda langsung praktikan:

  1. Langkah pertama, letakkan sikat gigi diujung gusi dengan sudut 45ᄋ dari gigi. Tekanlah sedikit, lalu gosokkan atau sikat lembut sebanyak dua sampai tiga kali dengan gerakan searah. Hal ini dilakukan agar bulu sikat tidak melukai gusi dan membuat gusi turun (melorot).
  2. Sikatlahgigi Anda dari arah gusi menuju ujung gigi. Untuk rahang atas, gerakkan sikat gigi dari atas ke bawah. Sedangkan untuk rahang bagian bawah, gerakkan sikat gigi dari bawah ke atas.
  3. Gerakkan sikat gigi dengan tekanan halus dari gigi belakang ke gigi depan mengikuti lengkung gigi. Gosokkan selama beberapa kali, ya!
  4. Gosoklah gigi dengan durasi minimal 3 menit.

Selain dengan mengikuti panduan di atas, terdapat beberapa hal yang harus Anda perhatikan demi mendapatkan kebersihan gigi yang optimal. Pertama, gantilah sikat gigi setiap tiga bulan sekali, menurut Melanie S. Djamil, seorang professor dan dokter gigi, mengatakan bahwa sikat gigi memang sebaiknya diganti tiga bulan sekali. Jika bulu sikat telah rusak, sebaiknya juga segera diganti. Bulu sikat yang telah rusak dapat melukai gusi, membuat gusi menjadi berdarah.

Dalam memilih sikat gigi, pilihlah sikat dengan bulu yang lembut. Selain itu, sesuaikan pula jenis sikat gigi dengan umur, karena ukuran serta ketebalan bulu sikat berbeda antara sikat gigi dewasa dengan anak. Hati-hati, lho! Karena jika si kecil diberi sikat gigi dewasa, maka kemungkinan besar ia akan mengalami luka sebab ukuran kepala sikat yang terlalu besar. Sebaliknya, orang dewasa tidak dianjurkan menggunakan sikat gigi anak-anak karena kegiatan menyikat gigi tidak akan memberikan hasil yang maksimal. Terakhir, bagi Anda pemakai kawat gigi atau behel, sebaiknya gunakanlah sikat gigi khusus ortodontis agar sisa makanan di sela-sela kawat dapat dibersihkan secara menyeluruh dan maksimal. Pastikan Anda juga rutin mengontrol gigi minimal satu bulan sekali.

Nah, sudah benarkah cara menyikat gigi Anda? Ayo, menyikat gigi dengan benar mulai hari ini!

Comments are closed.