Sering Berselancar di Dunia Maya? Kenali Dulu Bahayanya

GoDok – Dewasa ini, tidak bisa dipungkiri jika manusia sedang hidup di zaman internet. Sebab nyatanya, hampir semua penduduk di dunia saat ini menggunakan internet, baik itu dalam bekerja maupun hanya untuk hiburan semata. Belum lagi banyaknya media sosial bermunculan membuat individu semakin kecanduan internet. Tidak heran jika banyak orang yang kecanduan dengan internet atau yang biasa disebut dengan Internet Addiction Disorder (IAD).

 Saat ini internet diibaratkan sebagai dunia maya, sebuah dunia yang hanya tampaknya saja ada, padahal nyatanya tidak. Meski begitu, internet memiliki segala hal yang ada di dunia nyata, mulai dari pasar, loket tiket, sekolah hingga arena pertarungan. Namun, setiap kemajuan pasti memiliki dampak positif dan negatif. Kemajuan dunia maya memang memudahkan individu dalam mengembangkan usaha dan memudahkan pelajar untuk melakukan berbagai analisis. Akan tetapi, dampak negatifnya juga memiliki kuantitas yang hampir sama dengan manfaatnya. Berikut dampak negatif yang harus Anda ketahui jika terlalu sering berselancar di dunia maya :

1. Kecanduan internet

Jika Anda selalu lebih senang menghabiskan waktu dalam dunia maya dan mengabaikan kegiatan lainnya di dunia nyata, maka besar kemungkinan Anda sudah terkena Internet Addiction Disorder (IAD). Biasanya, jika sudah terlanjur kecanduan, Anda akan menemui beberapa masalah dalam kehidupan sosial, seperti munculnya konflik dengan orang terdekat, rekan kerja, bahkan keluarga. Dan jika sudah kelewatan, kesehatan Anda pun akan turut terganggu sebab umumnya Anda akan rela begadang demi berinternet ria. Akibatnya, lama kelamaan Anda akan menderita depresi dan mudah emosi jika tidak menemukan akses internet dan membuka media sosial dalam sehari saja. Wah, gawat juga ya?

2. Terancamnya hubungan sosial dengan sekitar

Jika dilihat dari penggunaan internet saat ini, sudah banyak anak-anak yang lebih memilih bermain dengan gadget daripada dengan teman di sekitar lingkungannya. Tidak hanya anak-anak, orang-orang dewasa pun kerap menyendiri dan asyik dengan gadget-nya masing-masing bahkan dalam pertemuan keluarga maupun reuni sekolah. Meskipun banyak orang yang sudah lama tidak ditemui, namun internet sudah membuat hal tersebut tak lagi terasa dengan media-media sosialnya yang memungkinkan setiap orang berbagi kehidupan di laman-lamannya.

3. Membahayakan kesehatan

Selain radiasi dari gadget yang membahayakan kesehatan, terlalu lama menyelami dunia maya ternyata juga dapat membuat seseorang menderita gangguan mental, seperti :

Gangguan kejiwaan Obsessive-Compulsive Personality Disorder (OCPD) merupakan gangguan yang menjadikan penderitanya sulit untuk berpikir secara rasional. Penderita menganggap bahwa dirinyalah orang yang paling pintar di dunia maya.

Gangguan kejiwaan Munchausen merupakan gangguan di mana penderita membuat kebohongan untuk menarik simpati pengguna dunia maya. Kebohongan yang diceritakan penderita pun bermacam-macam, mulai dari mengenai kondisi kesehatan, kesedihan hati, harta-benda, bahkan sanak keluarganya.

Gangguan kejiwaan Online Intermittent Explosive Disorder merupakan gangguan di mana penderita akan sering marah-marah hanya karena status temannya di dunia maya. Bahkan hal yang lucu dibuat jadi serius oleh penderita gangguan ini. Imbasnya, emosi penderita yang tidak stabil justru akan menjadi bahan olok-olok pengguna internet lainnya. Wah, makanya kontrol emosi sedikit ya, netizen sekalian.

Gangguan kejiwaan Internet Asperger Syndrome merupakan gangguan di mana penderita berani mengeluarkan opininya dalam dunia maya bahkan memarahi pengguna yang lain,  tetapi memiliki kepribadian yang pendiam jika sudah bertemu langsung.

4. Memancing tindak Kejahatan

Jika Anda perhatikan, banyak tindakan kejahatan yang telah terjadi akibat para pengguna terlalu banyak membagi kehidupannya di internet, seperti penipuan, penculikan, pemalsuan, bahkan penjualan bayi. Karenanya, Anda harus lebih hati-hati dalam mem-posting sesuatu di media sosial. Jangan menampilkan terlalu banyak informasi tentang anak, keluarga, alamat rumah, bahkan kegiatan rutin Anda sehari-hari. Ingatlah kata-kata Bang Napi, kejahatan terjadi bukan hanya karena niat, tapi juga karena ada kesempatan. Waspadalah!

Melihat bahaya yang ditimbulkan dunia maya, masihkah Anda ingin berkutat dengan dunia maya setiap harinya? Lebih baik, beri kesempatan pada tubuh dan pikiran Anda untuk tetap menikmati dunia nyata, ya!

Baca artikel terkait mengenai langkah hindari risiko penyakit akibat smartphone, klik di sini.

Comments are closed.