Serba-Serbi Wasir yang Harus Anda Ketahui

wasir
Wasir yang dikenal dengan nama ambeien biasanya ditandai dengan timbulnya rasa panas serta munculnya darah ketika buang air besar. 

GoDokWasir, tentu banyak dari Anda yang telah mendengar tentang penyakit ini, bahkan mungkin mengalaminya. Sayangnya, gejala wasir yang berupa timbulnya rasa panas serta munculnya darah ketika buang air besar, sering Anda biarkan begitu saja. Sebab, selain dikira akan segera berlalu, gejala ini juga kerap membuat penderitanya malu.

Sehingga kemudian banyak dari Anda yang bersikap enggan untuk mengonsultasikannya pada tenaga medis. Padahal, kondisi ini tidak boleh dianggap remeh, lho. Karena itu, ada baiknya bagi Anda untuk mengenal kondisi ini lebih jauh. Yuk, simak ulasan berikut :

Kenalan yuk, dengan wasir!

Dikenal juga dengan nama ambeien, wasir merupakan kondisi pembengkakan  jaringan yang mengandung pembuluh vena pada dinding rektum dan anus. Penyakit ini biasanya timbul karena terjadinya peregangan berulang pada anus selama Anda buang air besar, sembelit, dan terlalu sering mengejan akibat kotoran yang terlalu keras. Gejala datangnya penyakit ini beragam, namun yang paling umum adalah keluarnya darah dan timbulnya rasa panas pada anus ketika sehabis buang air besar.

Bagaimana proses terjadinya?

Pada dasarnya, semua orang memiliki pembuluh darah seperti bantalan yang terletak paling bawah bagian rektum dan anus. Keberadaannya akan menjadi masalah saat mengalami kesulitan dalam buang air besar, maka pada akhirnya untuk mengeluarkan feses kita harus mengejan. Hal ini menyebabkan pembuluh darah di daerah anus, yakni pleksus hemorrhoidalis akan merenggang, lalu membesar akibat adanya tekanan yang tinggi dari dalam. Jika kondisi seperti ini terjadi secara terus-menerus, maka pembuluh darah itu tidak akan mampu kembali ke bentuk semula. Lama kelamaan, akan terjadi penonjolan wasir yang tidak dapat dimasukkan kembali ke dalam anus, sehingga harus dilakukan operasi.

(Baca: BAB Tidak Lancar? Mungkin Ini Penyebabnya)

Agus Suprijono, dosen patalogi anatomi Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sultan Agung dalam penelitiannya, yang dimuat Jurnal UNISSULA, membenarkan bahwa penyakit hemmorhoid atau wasir merupakan kondisi pelebaran vena secara fisiologis sebenarnya tidak begitu berbahaya.

Lalu, bagaimana cara mengatasinya?

Meskipun wasir tidak mengancam jiwa, namun pencegahan terhadap pelebaran pembuluh darah vena harus tetap dilakukan. Pencegahan dapat dilakukan dengan cara yang sederhana seperti berikut :

1. Perbanyak mengonsumsi makanan berserat tinggi dan air putih 

Sudah menjadi rahasia umum bahwa makanan kaya serat -seperti sayur dan buah-buahan- adalah obat yang ampuh untuk penyakit ambeien. Makanan yang tinggi serat, seperti brokoli, kacang-kacangan, makanan dari gandum, feses akan lebih lembut dan mudah dikeluarkan tanpa mengejan. Selain itu, Anda juga harus meminum banyak air putih (1 jam 1 gelas air putih). Sebab, dengan meminum air putih dan banyak mengonsumsi makanan berserat dapat memperlancar proses buang air besar Anda. Jika buang air besar lancar, maka wasir kemungkinan besar tidak akan terjadi.

(Baca: Sudah Cukupkah Konsumsi Air Anda Hari Ini?)

2. Lakukan olahraga secara teratur

Cara alami, sederhana dan mudah hindari wasir yaitu olahraga teratur, perbanyak jalan kaki, kurangi berdiri terlalu lama dan duduk terlalu lama, serta istirahat yang cukup. Berjalan cepat selama 20-30 menit sehari diyakini dapat membantu merangsang fungsi usus.

(Baca: Waktu yang Tepat untuk Berolahraga)

3. Jangan menunda-nunda buang air besar

Hayo ngaku, siapa dia antara Anda yang sering menahan-nahan buang air besar karena kerjaan sedang tanggung atau tidak ingin buang air di tempat asing? Sebaiknya, Anda hentikan kebiasaan ini dan langsunglah pergi ke kamar mandi ketika Anda merasakan dorongan untuk buang air besar. Sebab, menunda pembuangan feses dari tubuh dapat menyebabkan peningkatan tekanan sehinga otot menjadi tegang.

Bagaimana, cara-cara di atas mudah, bukan? Hal tersebut berlaku tentu jika Anda belum menderita wasir. Jika sudah, sebaiknya periksakan kondisi Anda ke dokter dan mulailah ikuti cara-cara di atas setelah Anda sembuh. Selamat bertransformasi!